www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Cara Mengurus Pembuatan SIM A dan C

sim kelilingUntuk mengenal lebih jauh mengenai kegunaan Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan (Pasal 77 ayat (1) UU No.22 Tahun 2009).

Jenis-jenis Surat Ijin Mengemudi (SIM)

Di Indonesia Surat Izin Mengemudi terdiri dari dua jenis yaitu :
1.Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor perseorangan
2.Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Umum

Pada postingan ini yang kami share adalah SIM Kendaraan Bermotor untuk PERSEORANGAN

Golongan SIM

• SIM A, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg.
• SIM B1, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg
• SIM B2, untuk mengemudikan Kendaraan alat berat, Kendaraan penarik, atau Kendaraan Bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.
• SIM C, untuk mengemudikan Sepeda Motor.
• SIM D, untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang cacat.

Persyaratan

Persyaratan pemohon SIM perseorangan berdasarkan Pasal 81 UU Nomor 22 Tahun 2009

1.Usia
– 17 tahun untuk SIM C dan D
– 18 tahun untuk SIM A
– 21 tahun untuk SIM B1
– 21 tahun untuk SIM B2

2.Administratif
– memiliki Kartu Tanda Penduduk
– mengisi formulir permohonan
– rumusan sidik jari

3.Kesehatan
– sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter
– sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis

4.Lulus ujian
– ujian teori
– ujian praktek dan/atau
– ujian ketrampilan melalui simulator

5.Biaya pembuatan SIM baru
– Biaya Pembuatan SIM A Rp 120.000
– SIM C Rp. 100.000
– Biaya asuransi: Rp 30.000


Baca juga:

  • Jadwal SIM Keliling Wilayah Polda Jatim Rabu 4 Mei 2016
  • Jadwal SIM Keliling Wilayah Polda Jatim, Kamis 19 Maret 2015
  • Jadwal SIM Keliling Wilayah Polda Jatim Rabu 16 Desember 2015
  • Jadwal SIM Keliling Wilayah Polda Jatim, Senin 8 Mei 2017
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.