www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Seluruh Rumah Sakit Polri Layani Rehabilitasi Pecandu Narkoba Secara Gratis

rs bhayangkara polda jatimSURABAYA (halopolisi.com) – Seluruh rumah sakit milik Polri di Indonesia bakal melayani rehabilitasi pecandu Narkoba secara gratis. Syaratnya, pecandu bersedia melapor dan mau direhabilitasi agar sembuh dari ketergantungannya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anas Yusuf, Jumat (26/12/2014) membeberkan, program tersebut merupakan program Polri yang sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan. Program ini selaras dengan rencana pemerintah dalam upaya menyelamatkan korban Narkoba.

“Jadi, seluruh rumah sakit Bhayangkara bisa melayani pecandu Narkoba untuk direhab. Termasuk rumah sakit Bhayangkara Surabaya dan rumah sakit bhayangkara lain di seluruh Jawa Timur. Gratis, karena sudah dibiayai pemerintah,” kata Kapolda Jatim.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Andi Loedianto menambahkan, para pecandu Narkoba yang ingin mendapatkan layanan ini caranya mudah. Bisa langsung melapor sendiri, bisa juga pihak keluarga yang meminta.

“Yang penting, bersedia direhabilitasi dan statusnya adalah pengguna, bukan pengedar atau bandar,” kata Kombes Pol Andi Loedianto.

Sedangkan untuk menangkal pengedar dan bandar Narkoba, jajaran olda Jatim sudah merancang berbagai strategi. Di antaranya, pengawasan ketat di pelabuhan dan bandara yang merupakan pintu masuk utama peredaran Narkoba.

Selama ini, Jawa Timur khususnya Surabaya menjadi sasaran peredaran Narkoba kelas nasional dan bahkan internasional. Terbukti, kerap terungkap pengiriman Narkoba dari luar negeri saat masuk ke Surabaya.
“Termasuk pengiriman jalur darat juga menjadi perhatian serius kita,” tandas Kombes Pol Andi Loedianto.

Berdasar data Polda Jatim, sepanjang tahun 2014 tercatat ada 2.142 kasus Narkoba dengan tersangka sebanyak 2.692 orang yang berhasil diungkap. Rinciannya, 13 orang bandar dan 2.345 pengedar Narkoba yang tertangkap.

“Dari jumlah tersangka itu, empat di antaranya adalah warga negara asing. Satu pria dan tiga wanita. Mereka tertangkap saat membawa barang dari luar negeri masuk ke Indonesia lewat Jawa Timur,” pungkasnya.(wis/ziz)

FOTO: Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.(dok)


Baca juga:

  • Dit Lantas Polda Jatim Launching Program Menuju Indonesia Tertib, Bersatu Keselamatan Nomor 1
  • Polda Jatim Catat 6.258 Pelanggaran Lalin Selama Kampanye Pileg
  • Kurator Mangkir Dua Kali, Polda Kirim Surat Cekal
  • Tingkatkan Kebersamaan, TNI-Polri Nggowes Bareng di Mapolda Jatim
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.