Pasukan Perdamaian TNI Gelar Pengobatan Massal Gratis di Afrika

Pasukan Perdamaian TNI Gelar Pengobatan Massal Gratis di AfrikaAFRIKA (halopolisi.com) – Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015, prajurit TNI Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang tengah bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di bawah bendera United Nations Mission In Darfur, menggelar pengobatan massal gratis bagi masyarakat lokal di wilayah El Riyad, Darfur Barat, Sudan-Afrika.

Wilayah El Riyad merupakan sebuah desa yang berjarak 17 kilometer dari Garuda Camp, Supercamp, Darfur Barat, Markas Pasukan TNI Konga XXXV-A/Unamid. Kegiatan pengobatan gratis ini merupakan agenda tetap kegiatan Cimic (Civilian Military Coordination) Satgas Indobatt dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menurut Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo dalam surat elektroniknya pada halopolisi.com, Kamis (23/7/2015), wilayah tersebut memang menjadi salah satu tujuan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid.

“Selain melaksanakan pengobatan di wilayah tersebut, saat ini Satgas Indobatt juga sedang dalam proses pembangunan dan perbaikan sumber air bersih yang dapat digunakan sebagai penunjang kehidupan masyarakat, dimana hal tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di wilayah Darfur Barat,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan kemanusian tersebut, sebanyak dua Tim Kesehatan dan satu unit Mobil Ambulance diterjunkan oleh Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid, dan tidak kurang lebih 70 pasien dari berbagai usia datang untuk mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan gratis dari Tim Kesehatan Indonesian Battalion.

“Semaksimal mungkin Kontingen Indonesia akan memberdayakan tenaga dan obat-obatan yang kami bawa dari Indonesia, yang kita miliki untuk membantu kesehatan masyarakat disini,” kata Dansatgas Indobatt.

Sebagian besar penyakit yang dikeluhkan oleh masyarakat sekitar adalah penyakit-penyakit ringan, seperti Rheumatic (keluhan persendian), gatal-gatal dan Hipertensi, karena sebagian besar pasien yang berobat sudah lanjut usia.

Kebanyakan dari mereka mengalami sakit karena usia tua, selain itu sulitnya pasokan air bersih membuat wilayah ini rentan terhadap penyakit.

“Kegiatan Cimic seperti yang kita laksanakan sekarang ini akan sering kita lakukan, tidak hanya kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan saja, namun banyak kegiatan lain terutama yang menyentuh langsung pada kebutuhan hidup masyarakat setempat, baik yang dilaksanakan sendiri oleh Satgas Indobatt maupun bekerja sama dengan Unamid,” tutup Dansatgas Indobatt.(pupen tni/ziz)

FOTO: Prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB saat menggelar pengobatan gratis di Sudan-Afrika.(pupen tni/ziz)

Tag: