Polda Jatim Terbitkan Surat Pengganti SIM Akibat Stok Material Menipis

Polda Jatim Terbitkan Surat Pengganti SIM Akibat Stok Material MenipisSURABAYA (halopolisi.com) – Stok material SIM (Surat Izin Mengemudi) di jajaran Polda Jatim masih dalam kondisi aman. Walaupun beberapa Polres jajaran sudah mengalami penipisan stok material, bahkan ada yang kehabisan stok.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Argo saat dikonfirmasi membenarkan terkait dengan kondisi ini.

Menurut alumni Akpol ’91 ini, hingga saat ini kondisi secara umum stok material SIM yang tersedia sekira 70 persen.

“Polda hanya menunggu dropping dari Korlantas Mabes dan kemungkinan keterlambatan ini karena masih ada proses atau tahapan di Mabes seperti proses lelang. Namun stok yang ada masih bisa memenuhi untuk pelayanan masyarakat,” kata Kombes Pol Raden Argo, Selasa (4/8/2015).

Pamen kelahiran Jawa Tengah ini menambahkan, untuk Polres yang sudah kehabisan stok yaitu Tulungagung dan Ngawi, namun pelayanan masih tetap terus berjalan.

“Untuk sementara, daerah yang kehabisan material SIM tersebut kita terbitkan surat keterangan penganti SIM sementara yang nantinya bisa ditukar jika material SIM sudah tersedia sekitar bulan Oktober,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kasubid Regident Ditlantas Polda Jatim, AKBP Budi Mulyatno. Menurutnya, untuk stok material SIM yang tersedia saat ini adalah stok pengadaan pada tahun 2014. Sedangkan untuk tahun 2015 masih menunggu proses di Korlantas Mabes Polri.

“Masyarakat tidak perlu risau, karena untuk pelayanan perpanjangan SIM dan penerbitan SIM baru masih tetap berjalan seperti biasanya, khusus daerah yang kehabisan akan diberikan surat keterangan sementara pengganti SIM,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Fadly Munzir Ismail juga membenarkan jika stok material SIM di wilayah Surabaya dalam kondisi menipis. Agar pelayanan tetap bisa berjalan dengan prima, untuk sementara pihaknya mengeluarkan kebijakan alternatif.

“Untuk sementara bagi masyarakat yang memerlukan SIM baru bisa langsung kita berikan, tetapi untuk masyarakat yang melakukan perpanjangan SIM, sementara kita berikan surat keterangan pengganti SIM. Hal ini dikarenakan disesuaikan dengan stok kondisi material yang tersedia. Alhamdulillah semua masih bisa berjalan dengan baik,” ujar AKBP Fadly Munzir Ismail.(wis/ziz)

FOTO: Ilustrasi pengurusan SIM.

Tag: