www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Ratusan Personil Polres Pasuruan Amankan Sidang di PN Bangil

Ratusan Personil Polres Pasuruan Amankan Sidang di PN BangilPASURUAN (halopolisi.com) – Sedikitnya 120 personil dari Polres Pasuruan diturunkan di gedung Pengadilan Negeri (PN) Bangil, Kamis (13/8/2015).

Ratusan petugas dari semua unsur Polri ini diterjunkan untuk mengawal dan mengamankan jalannya persidangan terhadap 11 karyawan PT. Delta Surya Textil Purwodadi dan seorang warga Purwodadi yang didakwa kasus perbuatan tidak menyenangkan.

Kapoksek Bangil, Kompol H. Abdul Hadi kepada halopolisi.com mengungkapkan, selain mengamankan proses persidangan, petugas juga disiagakan di jalur Pantura lintas Jawa-Bali. Mengingat, banyak para pendukung terdakwa yang menghadiri persidangan dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Diperkirakan, ada sekira 300 pendukung yang berasal dari berbagai serikat pekerja dan buruh di Pasuruan yang memberikan dukungan kepada para terdakwa.

“Banar mas, ada sekitar 300 karyawan yang ikut hadir di pengadilan,” kata Kompol Hadi.(ryn/ziz)

FOTO: Personil Polres Pasuruan saat mengawal dan mengamankan sidang di PN Bangil.(ryn)


Baca juga:

  • Polres Kota Pasuruan Terima Berkas Gratifikasi Caleg
  • Sepeda Motoran Tanpa Helm, 2 Siswa SMKN 1 Gempol Hantam Pembatas Jalan
  • Sertijab Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan Kota
  • Uji Coba Tol Gempol-Kejapanan, Polres Pasuruan Catat Masih Banyak Kekurangan
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.