Korem 082/CPYJ Gelar Latihan Penaggulangan Bencana Alam

Korem 082CPYJ Gelar Latihan Penaggulangan Bencana AlamMOJOKERTO (halopolisi.com) – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit, Korem 082/CPYJ menggelar latihan Pos Komando I yang bermaterikan bagaimana melaksanakan tugas bantuan kepada Pemda dalam rangka menanggulangi terjadinya bencana alam.

Secara teknis, dalam latihan tersebut dititikberatkan pada bagaimana prosedur hubungan komandan dan staf dalam menjalankan mekanisme pemberian bantuan.

Latihan yang bersifat kewilayahan ini dilaksanakan secara sinergis antara TNI AD di wilayah dengan unsur–unsur pemerintah daerah seperti BPBD, Kesbangpollinmas, Satpol PP dan unsur kemasyarakatan lainnya.

Latihan yang diawali pada Selasa (25/8/2015) di Makorem 082/CPYJ ini dijadwalkan berlangsung selama 3 hari hingga Kamis (27/8/2015).

Dalam latihan ini disimulasikan bahwa Korem 082 sebagai Satgas PRCPB mengatasi terjadinya banjir luapan Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro, Lamongan dan Tuban yang terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Menurut Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf Irham Waroihan SSos selaku Dansatgas PRCPB tingkat Korem 082, banjir luapan Bengawan Solo terjadi melalui proses yang panjang, sehingga dapat dibaca melalui prediksi perkembangan cuaca, terutama peningkatan volume curah hujan di sekitar dan sepanjang DAS Bengawan Solo.

“Sehingga dalam penanggulan bencana alam banjir dapat dibagi dalam beberapa tahapan di antaranya tahap mitigasi yang diarahkan pada berbagai upaya sebelum banjir terjadi untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan. tahap kesiapsiagaan yang merespon apabila banjir terjadi dan secara sistematis serta terencana mengantisipasi kemungkinan dan mencegah jatuhnya korban jiwa dan harta benda. Tahap rehabilitasi yang merupakan upaya membangun kembali sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana hingga dapat berfungsi dan yang terakhir adalah tahap rekonstruksi yang merupakan segala upaya yang dilakukan agar para korban secara psikologis, kerusakan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum dapat berfungsi kembali seperti sedia kala,” beber Kolonel Inf Irham Waroihan.

Latihan ini melibatkan banyak perwira menengah organik Kodam dan Rindam sebagai tim penyelenggara, pengawas dan penilai. Sehingga pengendalian dan pengawasan dapat dilaksanakan secara cermat guna menjamin agar latihan berjalan sesuai skenario yang disiapkan dan mendapatkan hasil latihan yang dapat memantapkan profesionalisme prajurit Korem 082/CPYJ.(penrem 082/ziz)

FOTO: Prajurit Korem 082/CPYJ saat melakukan latihan penaggulangan bencana alam.(penrem 082/ziz)