1 SSK Korem dan Kodim Mojokerto Dikerahkan Bantu Evakuasi Kebakaran Swalayan Sanrio

Foto - 4 Kebakaran Swalayan Sanrio MjktMOJOKERTO (halopolisi.com) – Korem 082/CPYJ dan Kodim 0815/Mojokerto mengerahkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) untuk membantu evakuasi barang dan mencegah terjadinya penjarahan oleh oknum yang sengaja mencari keuntungan di tengah musibah kebakaran Swalayan Sanrio di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto, Senin (21/9/2015) sejak pukul 14.30 WIB.

“Di lokasi kebakaran diperoleh keterangan dari sejumlah saksi bahwa api muncul dari lantai dua, yakni stand permainan anak–anak, namun yang menjadi sumber utama munculnya api belum dapat diketahui dan masih menunggu pengembangan penyelidikan dari kepolisian,” kata Dandim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Djohan Darmawan pada halopolisi.com, Selasa (22/9/2015).

Menurut Dandim Mojokerto, pihaknya bersama prajurit Korem dan Kodim membantu mengamankan ratusan tabung LPG ukuran 3 kg dan 12 kg dari gudang. Pengerahan prajurit Korem dan Kodim juga dilaksanakan dalam rangka membantu tugas jajaran Kepolisian Kota Mojokerto, terutama dalam mengatisipasi terjadinya penjarahan.

“Untuk itulah sebagian prajurit memagar betis di depan Swalayan Sanrio guna menghalau masyarakat atau pengunjung yang ingin menonton kejadian kebakaran,” tambah Letkol Inf Djohan Darmawan.

Sementara itu, untuk memadamkan kobaran api, dikerahkan sedikitnya 9 unit mobil pemadam kebakaran (PMK), termasuk dua unit dari Pemkab Jombang.

“Memerlukan waktu sekitar satu jam untuk memadamkannya,” ujar Letkol Djohan.

Di sisi lain, Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf Irham Waroihan, SSos juga tampak berada di lokasi kebakaran bersama para prajuritnya.

“Apa yang terjadi di Swalayan Sanrio adalah termasuk bencana, dimana dalam penanganan bencana, baik diminta atau tidak, maka Korem 082/CPYJ dan Kodim 0815 langsung menerjunkan prajuritnya guna turut membantu mengamankan lokasi kebakaran bersama teman–teman dari kepolisian, terutama dalam pelaksanaan evakuasi barang–barang, pemagaran/isolasi lokasi kebakaran guna menghalau masyarakat yang mendekat, sehingga dapat meminimalisir kerugian terutama dari penjarahan,” tegas Kolonel Inf Irham Waroihan.

Akibat kebakaran tersebut, pihak kepolisian belum menghitung berapa kerugian materiil yang dialami pemilik swalayan.

“Belum kita ketahui berapa kerugian materiil, sementara anggota unit identifikasi masih melakukan penyelidikan dan olah TKP,” pungkas Kapolsek Magersari, Kompol Siswoyo.(penrem082/ziz)

FOTO: Prajurit Korem dan Kodim Mojokerto saat membantu mengvakuasi barang saat kebakaran melanda swalayan Sanrio.(penrem082/ziz)