www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Brigadir Futo, Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek Sang Pembasmi Buta Huruf

Brigadir Futo, Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek Sang Pembasmi Buta HurufTRENGGALEK (halopolisi.com) – Berprofesi sebagai seorang polisi tak harus berkutat untuk menangani kasus-kasus kriminal ataupun berpatroli menjaga keamanan masyarakat layaknya aparat penegak hukum yang berseragam khas warna cokelat ini pada umumnya.

Dedikasi dan pengabdian Brigadir Futo yang sehari-harinya berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak ini memang patut dijadikan teladan bagi rekan seprofesinya.

Bagaimana tidak, Brigadir Futo yang juga anggota Polsek Kampak, Polres Trenggalek ini merelakan waktu senggangnya yang seharusnya dimanfaatkan bersama keluarga hanya untuk fokus terhadap penderitaan yang dialami warganya.

Brigadir Futo yang menyandang predikat sebagai Bhabinkamtibmas terbaik Polres Trenggalek tersebut tampaknya tak rela ada warganya yang tidak bisa baca tulis alias buta huruf. Berangkat dari kesadaran itu, Brigadir Futo pun menggagas pembentukan kelompok belajar yang khusus menangani masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani untuk diajak belajar bersama tanpa memungut biaya sepeserpun kepada mereka.

“Kami harus benar-benar telaten dan sabar, karena rata-rata para peserta kelompok belajar ini berumur lima puluhan ke atas. Pelaksanaannya dua kali seminggu dimulai pukul 14.00 sampai 15.00 WIB,” kata Brigadir Futo, Jumat (30/10/2015).

Menurut Bintara Polri lulusan gelombang I tahun 2004 ini, metode pengajaran yang dilakukannya pun bertahap. Mulai pembelajaran paling dasar meliputi pengenalan bentuk-bentuk garis, pengenalan angka hingga sampai mereka mampu membaca tulisan.

“Sampai hari ini sudah diajarkan pengenalan tentang angka. Kalau untuk menulis, tangan mereka masih kaku. Pelan-pelan dulu hingga mereka mampu melakukannya,” tambahnya.

Agar pembelajaran yang diterapkan semakin optimal, Brigadir Futo menggandeng salah seorang warganya bernama Pranti Handayani (37), yang juga berprofesi sebagai guru TK untuk sama-sama mendukung upaya pengentasan buta huruf kepada para Lansia tersebut.

Ditanya tentang motivasinya melakukan kegiatan tersebut, Brigadir Futo menjawab dengan sederhana. Anggota Polri yang dikenal ringan tangan terhadap warganya ini mengaku dirinya hanya ingin menjadi insan yang bermanfaat bagi siapapun, terlebih Kapolres Trenggalek pun juga sangat sering turun dan membantu masyarakat.(hp trenggalek/ziz)

FOTO: Bhabinkamtibmas Polsek Kampak, Polres Trenggalek, Brigadir Futo saat mengajar baca tulis pada warga Lansia.(hp trenggalek/ziz)


Baca juga:

  • Kapolres Batu Menyapa Rakyat, Menciptakan Kota Aman dan Nyaman
  • Bripda Terresya Errine Rahmayanty, Polwan Polsek Rungkut Penghobi Moge dan Travelling
  • Aiptu Robingin, Dai Kamtibmas Polsek Kedewan
  • Kompol Sumilih, Polwan yang Bekerja dengan Hati Nurani
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.