Polres Jember Ikut Kemah Inklusi Bersama Anak-anak Lereng Pebukitan Sumber Candik

kemah inklusiJEMBER (halopolisi.com) – Pendidikan masih saja dianggap barang mahal oleh sebagian masyarakat, terutama warga yang tinggal dipedesaan. Banyak anak anak putus sekolah karena alasan biaya. Anak-anak desa ini harus berhenti sekolah, karena membantu orang tuanya bekerja mencari nafkah.

Fenomena ini seperti telah menjadi hal yang biasa bagi warga yang bermukim di daerah terpencil, lereng perbukitan di Dusun Sumber Candik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember

Pos Pantas (Polisi Peduli Anak Putus Sekolah) yang digagas Kapolres Jember AKBP M Sabilul Alif SH SIK MSi, mendorong kepedulian sosial Bhabinkamtibmas Desa Panduman dan Bhabinsa untuk menjalin sinergi dengan kelompok mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Jember, menggelar acara yang bertajuk kemah inklusi bersama anak anak gunung, yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 25-27 Desember 2015.

“Di sini banyak anak putus sekolah dan terpaksa bekerja ikut orang tua. Bapak Kapolres telah memberikan contoh seperti kegiatan Pos Pantas sebagai wujud kepedulian anggota polisi kepada dunia pendidikan, kami minimal juga berupaya yang sama seperti yang dilakukan Bapak Kapolres meskipun hanya sebatas memberikan pembinaan wawasan kesadaran pada warga disini akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak anak yang dikemas dalam bentuk acara kemah bareng anak-anak, orang tua mereka dan teman-teman mahasiswa dari IAIN, Unmuh dan Unej, ” ujar Bhabinkamtibmas Brigpol Fajar yang ditemui di lokasi perkemahan, Sabtu siang (26/12/2015),

Tampak suasana belajar ceria, sambil menyanyi, menari, dan diwarnai trik permainan permainan yang mendidik dan menggugah semangat anak anak anak. Sesekali Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut membagi ceria kepada anak-anak sembari memancing reaksi mereka.(hp jember/abi)

FOTO: Anak-anak bergembira dalam kemah inklusi.(hp jember)