Polres Jember Minta Warga Intensifkan Aturan Tamu Wajib Lapor

Polres Jember Minta Warga Intensifkan Aturan Tamu Wajib LaporJEMBER (halopolisi.com) – Jajaran Polres Jember kembali memperkuat sinergi dengan aparat pemerintahan terkait untuk terus konsisten melakukan pendataan warga, khususnya pendatang baru yang tinggal di kos-kosan maupun kontrakan.

Upaya mengingatkan kembali aturan “Tamu Wajib Lapor” tampak semakin intens dilakukan Polres Jember dan jajarannya dengan melaksanakan berbagai penyuluhan dan kegiatan door to door langsung ke masyarakat.

Salah satunya digelar di Balai Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Kamis (21/1/2016).

Antusiasme warga cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Petugas Polres Jember meminta warga dan aparat desa tingkat RT/RW agar senantiasa memeriksa identitas penghuni baru. Aparat desa juga diminta memantau kegiatan pendatang tersebut di tempat tinggalnya.

“Setiap pemilik rumah wajib melaporkan bila ada pendatang baru, petugas RT dan RW setempat juga harus melakukan pengecekan KTP-nya, pekerjaannya, dan siapa saja yang sering berkunjung serta apa saja kegiatan di luar pekerjaan utamanya,” kata Kapolsek Jenggawah, AKP Tulus Dwi Sutarta di hadapan ratusan warga.

“Aparat desa atau keamanan di lingkungan warga juga harus saling mengingatkan warga setempat untuk melapor bila mendapat tamu yang akan menginap. Jika ada orang bertamu lebih dari 1 kali 24 jam, tentunya kewajiban untuk melapor ke RT/RW, sehingga nanti bisa diketahui ada siapa saja di rumah kos atau kontrakan tersebut,” paparnya.

“Keamanan itu bukan tanggung jawab polisi saja, tapi keamanan itu menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat harus membantu polisi bila ada informasi yang ditemukan tentang adanya orang yang dicurigai sebagai pelaku teror atau menyebarkan paham radikal dan kekerasan. Begitu melihat hal yang mencurigakan segera laporkan ke petugas Bhabinkamtibmas kami agar bisa segera diantisipasi,” pungkasnya.(hp jember/ziz)

FOTO: Polres Jember saat mengingatkan warga agar menggalakkan kembali sistem “Tamu Wajib Lapor”.(hp jember/ziz)