www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Antisipasi Teror, Polres Banyuwangi Pertajam Kemampuan Menembak Anggota

Antisipasi Teror, Polres Banyuwangi Pertajam Kemampuan Menembak AnggotaBANYUWANGI (halopolisi.com) – Maraknya aksi teror terhadap anggota kepolisian membuat jajaran Polres Banyuwangi mempertajam kemampuan menembak anggotanya. Kemahiran membidik sasaran dan melepas tembakan digelar saat latihan menembak di Desa Kumendung, Kecamatan Muncar.

Asah kemampuan melepas timah panas ini tidak hanya khusus bagi para pejabat utama Polres maupun Kapolsek. Anggota biasa juga ikut serta dalam latihan ini. Anggota Reserse Kriminal dan Satuan Narkoba Polres Banyuwangi banyak mendominasi.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Bastoni Purnama juga mengikuti latihan ini. Para perwira sampai bintara mengolah kembali kemampuannya dalam melepas tembakan agar tepat sasaran.

“Belakangan ini polisi tengah menjadi target aksi teror kalangan radikal. Salah satu yang paling ramai menjadi perbincangan masyakarat adalah kasus peledakan bom di kawasan Sarinah Jakarta dan penggerebekan bandar narkoba yang menewaskan satu anggota,” ungkap AKBP Bastoni Purnama, Jumat (5/2/2016).

Belajar dari peristiwa itu, personil Polri di Banyuwangi harus meningkatkan kemampuannya dalam memainkan senjata. Latihan itu untuk meningkatkan kemahiran agar tepat sasaran dan tidak meleset mengenai warga sipil tak berdosa.

“Semakin rutin belajar menembak semoga akurasi tembakan aparat kian akurat. Sehingga pelaku kriminal yang melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan bisa dilumpuhkan dalam satu tembakan,” tegasnya.

Kapolres Banyuwangi menegaskan, wilayah Banyuwangi yang berbatasan dengan Bali merupakan salah satu pintu masuk di wilayah barat yang patut diamankan. Para pelaku teror bisa saja memanfaat semua celah untuk menyusup ke Pulau Dewata dan membuat ulah di sana.

“Selaku alat pengamanan negara kita punya kewajiban untuk mengamankan wilayah nusantara. Bali adalah bagian NKRI, bahkan menjadi pusat tujuan pariwisata dunia. Maka kita yang tinggal di Banyuwangi memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengamankan Negeri Seribu Pura dari ancaman pelaku teror,” tegasnya.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Anggota Polres Banyuwangi saat menjalani latihan menembak.(hp banyuwangi/ziz)


Baca juga:

  • Ditpolair Polda Jatim Gandeng Polres Banyuwangi Gelar Penertiban Paham Radikal di Pancer
  • Deklarasi Anti-Narkooba di Waduk Sidodadi Glenmore
  • Polres Banyuwangi Inisiasi Gerakan Banyuwangi Anti Narkoba
  • Satpolair Polres Banyuwangi Bersih-bersih Pantai
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.