Polres Banyuwangi Inisiasi Gerakan Banyuwangi Anti Narkoba

Polres Banyuwangi Inisiasi Gerakan Banyuwangi Anti NarkobaBANYUWANGI (halopolisi.com) – Polres Banyuwangi bersama PT Bumi Suksesindo (BSI) menginisiasi Gerakan Banyuwangi Anti Narkoba (GBAN). Deklarasi yang dihelat di Gesibu Blambangan, Sabtu (27/2/2016) ini sebagai langkah perlawanan terhadap bahaya Napza di ujung timur Pulau Jawa.

Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) plus mengikuti gerakan yang digagas kepolisian. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Danlanal Letkol Wahyu P Indrawan, Dandim 0825 Letkol Robby Bulan, Kejari Banyuwangi Anak Agung Sayang Adnyana, Senior Manager Eksternal Affair PT BSI Bambang Wijanarko, serta sejumlah tokoh Bumi Blambangan sepakat mengikuti ajakan ini.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Bastoni Purnama selaku pengagas acara meminta para pelajar tidak terpengaruh Narkoba.

“Narkotika boleh dipakai, asal untuk kepentingan medis. Bisa dibayangkan rasa sakitnya saat operasi tidak memakai obat bius. Narkoba dilarang jika disalahgunakan untuk pribadi, misalnya ngeplai,” kata AKBP Bastoni Purnama saat membuka deklarasi di hadapan para pelajar, guru, plus para tokoh Bumi Penyu.

Di Banyuwangi, pengguna Narkoba ada kecenderungan meningkat meski angkanya kecil. Tahun 2015 jumlah pelaku yang tertangkap ada sekitar 100-an orang. Dari angka itu sekitar 20 persen atau 20 orang dari kalangan pelajar.

“Rata-rata yang diamankan pengguna dan pengedar. Untuk produsen dan distributor belum. Banyuwangi merupakan daerah transit sehingga banyak narkoba dari daerah lain masuk,” sambung AKBP Bastoni Purnama.

Perang terhadap narkoba dilakukan dengan preventif, seperti membagi brosur, ceramah dan penyuluhan tentang narkoba. Tujuannya agar para siswa mengerti tentang ciri-ciri, bahaya, serta apa yang mesti dijalankan bila mengetahui transaksi narkoba.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sangat mendukung langkah kepolisian dalam mengatasi bahaya narkoba.

“Mari kita pertebal niat untuk memberantas peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Narkoba adalah petusak mental anak bangsa,” tukasnya.

Deklarasi GBAN ini juga menukil janji para pelajar untuk tidak terpengaruh narkoba. Mereka juga akan bekerjasama dengan penegak hukum jika mengetahui transaksi narkoba. Janji itu dibacakan perwakilan pelajar diikuti para tamu undangan yang didominasi kalangan siswa.

Serimonial gerakan ini dipertegas dengan penandatanganan nota kesepahaman untuk melawan narkotika dari kalangan forpimda yang dilanjutkan pelepasan balon ke udara.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Launching Gerakan Banyuwangi Anti Narkoba (GBAN) yang diinisiasi Polres Banyuwangi.(hp banyuwangi/ziz)