Operasi Patuh di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Pelanggaran Didominasi R2

OPS PATUH1SURABAYA (halopolisi.com) – Kendaraan roda dua (R2) masih mendominasi pelanggaran dibandingkan kendaraan lainnya selama gelaran Operasi Patuh Semeru 2016. Memasuki sepekan Operasi Patuh Semeru, dari data yang ada di Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak tercatat 885 pelanggaran.

“Kenaikannya 25 persen,” kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Mas Arjaka Juniada, Jumat (27/5/2016).

AKP Arjaka menambahkan, untuk jumlah pelanggaran truk/trailer sebanyak 194 tilang; mobil pribadi (58 tilang); dan mpu/pikap (112 tilang).

“Seminggu ini total jumlah tilang ada 1.249 pelanggaran. Jumlah ini naik 93 persen dibanding sebelum operasi patuh, yaitu 647 tilang,” tambah mantan Kanit Lantas Polsek Gedangan ini.

Termasuk soal muatan yang tak dilengkapi dokumen juga naik dari 59 pelanggaran menjadi 264 pelanggaran. Lalu pelanggaran marka/rambu juga naik 123 persen (dari 97 pelanggaran menjadi 216 pelanggaran).

Pelanggaran helm naik dari 54 tilang menjadi 191 tilang; tanpa SIM (246 tilang menjadi 456 tilang); dan syarat perlengkapan/lampu (29 tilang menjadi 84 tilang).

Hanya pelanggaran tanpa STNK saja yang mengalami penurunan hingga 39 persen (62 tilang menjadi 38 tilang).

Sementara untuk jumlah korban tewas selama Operasi Patuh Semeru 2016 hingga kemarin tercatat ada tiga orang dari lima kejadian.(hp tanjung perak/ziz)

FOTO: Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat menggelar Operasi Patuh Semeru.(hp tanjung perak/ziz)