Polres Jember Vidon Bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian

DSC_0193 (800x531)JEMBER (halopolisi.com) – Setelah dilantik di Istana Negera oleh Presiden RI Joko Widodo Selasa, 12 Juli 2016, Jenderal Tito Carnavian hari ini, Jumat (15/7/2016) mengadakan commander wish perdana lewat Vidcon (video conference) kepada seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Dalam Vidcon yang dilangsungkan dari Rupatama Mabes Polri itu, Kapolri Jenderal Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D menyampaikan beberapa point penting yang akan menjadi visi dan misi serta menjadi program kerja ke depan untuk kemajuan polri serta pemeliharan kamtibmas secara nasional, di antaranya perlunya revolusi mental di setiap anggota Polri serta perlunya kewaspadaan dan kehati-hatian kepada awak media dikarenakan belakangan ini ruang keterbukaan informasi memberi media mengekpose yang seharusnya tidak diekspose.

Diingatkan pula agar tingkatkan kewaspdaan terhadap gerakan radikalisme yang semakin meningkat. Sementara terkait penanganan korupsi oleh penegakan hukum masih dinilai kurang profesional sehingga diperlukan perubahan.

Lalu, pentingnya media disampaikan oleh Kapolri agar upaya public trust perlu ditingkatkan. Hal ini penting, karena publikasi media sangat berpengaruh, ini dapat dilihat dari keberhasilan Polri sampai puncaknya pun tidak lepas dari publikasi media. Sehingga Kapolri menekankan agar keberhasilan Polri supaya diekspose terus menerus, karena banyaknya kesalahan bisa ditutup dengan satu kebaikan.

Sementara public trust oleh Kapolri akan melalui Reformasi Kultural, Perbaikan layanan publik, Peningkatan profesional dalam Gakkum, Peningkatan stabilitas kamtibmas, dan Manajemen media.

Reformasi kultural menekan budaya koruptif dengan membuat sistem pencegahan, hilangkan budaya hedonis dan kompetisi (pamer kekayaan) dengan perlunya pemberian reward kepada anggota yang bekerja sungguh-sungguh melayani masyarakat dan ini perlu diekspose juga.

Ditekankan pula perlunya kehadiran polisi berseragam di tengah-tengah masyarakat sebagai wujud repersentasi negara dalam pelayanan publik. Lebih bagus menggunakan tongkat, dan peluit sebagai kelengkapannya.

Anggota Polri diingatkan pula agar memperhatikan aturan bisnis anggota Polri dan berpegang penuh pada prinsip kerja. Jangan berlomba-lomba ingin kaya, tetapi lakukan terobosan-terobosan kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Polri (melalui APBD dan CSR).

Kapolri juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kinerja Bhabinkamtibmas yang telah menjadi pioner (salah satu contoh) terobosan kreatif.

Kemudian hubungan antara atasan dan bahwan juga disampaikan dalam Vidcon ini. Agar pimpinan juga harus bisa terjun ke lapangan (Comanderwish dan Comander Call).

Kepada seluruh anggota agar budayakan 3S (senyum,sapa,salam), memperkuat Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri, perkuat jaringan ke daerah, dan jalin komunikasi yang baik dengan pihak samping.

Diminta pula sebulan atau seminggu sekali Kapolda dan Kapolres berikan reward kepada anggota yang berprestasi. Sehingga timbul komunikasi dua arah dan membentuk kedekatan dengan anggota.

Dalam kesempatan ini juga Kapolri meminta peningkatkan pelayanan publik berbasis IT sebagai contoh Polres Jember dan Malang dengan basis teknologi kreatifnya

Di samping itu, Kapolri menekankan perbaikan layanan publik, perbaikan sistem pelaporan masyarakat kepada polri, dorong satuan satuan untuk memperbaiki sistem laporan publik masing-masing, perbaikan ruang SPKT yang lebih bersahabat, perbaikan kualitas dan sikap penampilan petugas pelayanan publik, pemenuhan standart personel berseragam (pluit, borgol, tongkat polisi, senter), quick respons dan integrated call center.

Penekan lain dalam vidcon ini, agar setiap Polda melakukan pendataan daerah potensi konflik dan lakukan dialog dengan pihak terkait dengan deteksi intelegen dan juga mengdepankan fungsi binmas. Perlunya peningkatan Profesionalisme dengan menghilangkan pungutan liar, pemerasan, dan makelar kasus dalam proses penyidikan. Menghilangkan kecenderungan rekayasa dalam penanganan kasus, peningkatan kemampuan penyidikan dan sertifikasi penyidik, peningkatan anggaran penyidikan, modernisasi teknologi peralatan penyidikan. Terakhiri Kapolri mengatensi kasus Narkoba dan Korupsi agar benar-benar ditindak dengan tegas.(hp jember/ziz)

FOTO: Kapolres Jember saat Vidcon bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(hp jember/ziz)