Polres Banyuwangi Imbau Perbankan Lengkapi Sistem Pengamanan Berbasis IT

cctvBANYUWANGI (halopolisi.com) – 19 pimpinan perbankan swasta dan BUMN yang berkantor di Bumi Blambangan berkumpul di Ruang Rupatama Mapolres Banyuwangi, Selasa (20/9/2016). Para pimpinan bank ini diminta memasang alarm dan CCTV di kantornya masing-masing.

“Sekarang merupakan era digital. Pengamanan obyek vital yang semula dilakukan hanya secara manual harus dilakukan inovasi berbasis teknologi informasi. Maka kita minta seluruh perbankan yang ada di Banyuwangi melengkapi fasilitas pengamanan kantornya dengan panic bottom atau alarm serta CCTV,” pinta Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto saat memberikan arahan dalam pertemuan yang digandeng dengan coffee morning ini.

Kapolres Banyuwangi menambahkan, pengamanan berbasis IT itu sangat membantu pihak perbankan maupun aparat kepolisian jika terjadi musibah kebakaran dan tindak kejahatan. Alarm yang dipasang di kantor bank bisa memberi peringatan dini kepada karyawan maupun nasabah apabila terjadi kebakaran agar segera menyelamatkan diri.

“Peringatan dini yang muncul dari alarm bisa menekan jatuhnya korban. Bunyi alarm bisa memberi peringatan kepada karyawan maupun nasabah untuk menyelamatkan diri lebih awal sehingga tidak terjebak dalam kobaran api,” beber AKBP Budi Mulyanto.

Sementara itu, pemasangan CCTV juga berperan penting dalam mengungkap praktek kejahatan yang mungkin muncul di area perbankan. Penyelidik kepolisian bisa melakukan penyelidikkan awal dari rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku kriminal yang telah merugikan pihak bank maupun nasabah.

“CCTV bank supaya terintegrasi dengan Posdal Polres Banyuwangi. Sehingga pemantauan aktivitas pada obyek vital semisal perbankan bisa dipantau dari Mapolres,” sambungnya.

Pengamanan berbasis IT ini tidak akan menghilangkan pengamanan manual yang melibatkan anggota kepolisian. Menurut Kasatsabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi, justru pemasangan CCTV dan alarm membuat pola pengamanan berlapis.

“Patroli dan pengamanan obyek vital tetap dilakukan anggota Sabhara. Kehadiran CCTV dan alarm justru memperkuat fungsi pengamanan. Satuan Reskrim juga diuntungkan dengan kehadiran CCTV karena mempermudah dalam melakukan penelusuran aksi kejahatan yang mungkin menyasar perbankan,” jelasnya usai ngopi.

Inovasi ini merupakan bagian dari promoter Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Promoter merupakan kependekan dari profesional, modern dan terpercaya. Diharapkan kinerja polisi dengan pemasangan CCTV bank yang terintegrasi dengan polres bisa lebih mudah dan tuntas.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Kapolres Banyuwangi saat bertemu dengan pihak perbankan.(hp banyuwangi/ziz)