Kadispotmar Resmikan Monumen Pelayaran Lingkar Nusantara VI

img_4085KAYONG UTARA (halopolisi.com) – Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Kadispotmar), Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara yang mewakili Bupati, Dra. Hilaria Yusnani meresmikan Monumen Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) VI di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kayong Utara sebagai rangkaian kegiatan Sail Selat Karimata 2016, kemarin.

Peresmian monumen tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kadispotmar yang juga sebagai Ketua Pimpinan Pramuka Saka Bahari Tingkat Nasional (Kapin Saka Bahari). Monumen tersebut diresmikan sebagai tanda bahwa Pelantara pernah singgah dan berkemah di daerah tersebut.

Peresmian monumen dihadiri oleh Bapak Mafiagu dari Kwarda Kalbar dan Komandan Satgas Pelantara ke-VI (Dansatgas Pelantara VI), Kolonel Laut (P) R. Eko Suyatno, serta 200 peserta yang terdiri dari anggota Pramuka Saka Bahari dari berbagai daerah serta Satgas Pelantara TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Monumen yang diresmikan di Kayong Utara tersebut merupakan monumen keenam yang diresmikan setelah sebelumnya diresmikan monumen serupa di Pulau Sebatik, Lombok, Gorontalo, Raja Ampat, dan Tomini.

Pada kesempatan tersebut, Kadispotmar menyampaikan pesan-pesan kepada peserta Pelantara bahwa keikutsertaan mereka dalam Pelantara Pramuka Saka Bahari membuat mereka dapat mengunjungi tempat-tempat di daerah di seluruh penjuru Indonesia, sehingga hal tersebut patut disyukuri.

Kadispotmar menambahkan, ketika mereka bergabung dengan teman-teman lainnya sesama peserta Pelantara dari berbagai daerah lain, pada saat itu sudah tidak ada lagi kedaerahan, hanya ada satu kata: Merah Putih. Sehingga kegiatan ini merupakan ajang pemersatu yang efektif yang harus diambil faedahnya oleh para peserta pelantara.

Satgas Pelantara VI, berlayar dengan KRI Surabaya–591 merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh TNI Angkatan Laut bersama dengan Pramuka Saka Bahari Tingkat Nasional. Tujuan Penyelenggaraan Pelantara sendiri adalah untuk membentuk karakter generasi muda Saka Bahari serta memberikan pemahaman tentang pentingnya pengamanan pulau terluar bagi keutuhan NKRI, mengenalkan kehidupan masyarakat yang beraneka ragam baik budaya maupun kehidupan sosialnya juga untuk memperkenalkan lingkar luar wilayah perbatasan Indonesia, sehingga kegiatan ini disebut dengan Pelayaran Lingkar Nusantara.(puspen tni/ziz)

FOTO: Peresmian Monumen Pelayaran Lingkar Nusantara VI.(puspen tni/ziz)

Tag: