Inovasi Polres Rembang, Bangun Bhayangkara Residence, Perumahan Murah Bagi Anggota

img-20161027-wa002BANDUNG (halopolisi.com) – Selain inovasi pelayanan publik, jajaran Polri juga menelurkan inovasi bagi kesejahteraan personilnya. Inovasi yang cukup menarik dilakukan jajaran Polres Rembang. Inovasi ini menjadi daya tarik tersendiri dalam ajang pameran ‘Replikasi Inovasi Pelayanan Publik’ yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (MenPAN-RB) di Aula Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Inovasi Polres Rembang ini sebagai bagian implementasikan Program Profesional, Modern, Terpercaya (Promoter) yang dicanangkan Kapolri untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan anggota Polri. Yakni membangun Bhayangkara Residence, sebuah perumahan murah bagi anggota Polres Rembang.

Perumahan khusus anggota Polres Rembang ini berada di Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori atau berjarak 4,1 KM dari Mapolres Rembang dengan waktu tempuh sekitar 8 menit.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto mengungkapkan, pembangunan Bhayangkara Residence merupakan upaya mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

“Pembangunan perumahan Bhayangkara Residence merupakan implementasi program Promoter, kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan anggota Polri dalam hal pemenuhan perumahan bagi anggota Polri,” kata AKBP Sugiarto.

Keuntungan bagi para anggota Polres Rembang dari segi harga. Pada umumnya harga rumah di Rembang dengan tipe 45 dan luas tanah 120 m2 yaitu sekitar Rp 270 juta, namun di Bhayangkara Residence harganya menjadi hanya Rp 125 juta yang pembiayaannya bisa melalui kredit reguler di BRI atau Bank Jateng.

“Kami bisa mengupayakan bersama pengembang demi kesejahteraan anggota Polres Rembang dengan rumah tersebut tipe 45 dan tanah 120 m2 seharga Rp 125 juta dengan spesifikasi bahan material yang tidak kalah dengan perumahan pada umumnya,” terangnya.

Kapolres Rembang menambahkan, rencananya pembangunan perumahan di lahan seluas 11.500 m2 itu akan rampung dalam 1 tahun sampai 2 tahun. Sudah ada 200 anggota yang mendaftar, namun baru ada 80 unit. Sehingga diutamakan untuk anggota yang belum memiliki rumah.

“Animo anggota yang sudah mendaftar kurang lebih 200 orang, sehingga selebihnya akan kita pikirkan lagi,” ujar mantan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang ini.(wis/dtc/ziz)

FOTO: Inovasi Polres Rembang dalam menyejahterakan anggotanaya.(wis)