www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

AKP Wardjito, SH: Kunci Kedekatan Polri Adalah Komunikasi

TRENGGALEK (halopolisi.com) – Banyak jalan menuju Makkah. Mungkin inilah yang terlintas di kepala Kapolsek Pogalan. Untuk mendekatkan diri dengan masyarakat banyak cara yang bisa dilakukan. Menurutnya, kunci kedekatan adalah komunikasi. Tanpa komunikasi, kedekatan hanya sebuah retorika belaka.

“Bagaimana mungkin kita bisa merasa dekat dengan seseorang tanpa ada komunikasi? Dalam konteks organisasi Polri, dekat dengan masyarakat adalah adanya saling mengerti, memahami, hingga terjadi kesepahaman antara keinginan masyarakat dengan kebijakan Polri itu sendiri. Tentunya masih dalam batas koridor hukum,” kata Kapolsek Pogalan, AKP Wardjito, SH.

Untuk mewujudkan Polri yang dekat dengan masyarakat, perwira dengan tiga balok dipundak ini menerapkan prinsip komunikasi internal dan eksternal. Internal, digunakan untuk membangun jiwa kepedulian anggotanya, dan eksternal sebagai wadah menyerap aspirasi dari masyarakat.

Kepada seluruh anggotanya ia perintahkan lebih sering blusukan ke desa, berdialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi dan keinginan mereka. Demikian pula Bhabinkamtibmas jajarannya, wajib sambang dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di desa binaan masing-masing.

Tugas rutin sehari-hari seperti patroli pun juga Wardjito manfaatkan untuk sekedar ngobrol dengan masyarakat. Seperti yang ia lakukan pagi ini Selasa (10/01), bersama beberapa anggotanya, Wardjito melaksanakan patroli di wilayah Desa Kedunglurah dan menyempatkan diri berhenti sejenak menyapa para pedagang pasar.

“Nopo mawon ingkang mindak bu ? (apa saja yang harganya naik bu?),” tanya AKP Wardjito kepada salah seorang pedagang.

“Sedoyo mindak pak, utamine lombok ngantos 95 ewu (semua naik pak, utamanya lombok, mencapai 95 ribu),” jawab ibu pedagang itu.

Dengan berdialog secara langsung, ia bisa mengerti kondisi di lapangan sesungguhnya, termasuk soal harga sembako dan sebagainya. Dengan begitu, ia bisa mengkaji dampak dan pengaruhnya terhadap Kamtibmas, kemudian membuat strategi untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.(hp trenggalek/ziz)

FOTO: Kapolsek Pogalan, AKP Wardjito saat berbincang dengan pedagang.(hp trenggalek/ziz)


Baca juga:

  • Aiptu Agus: Kelurahan Adalah Kantor Sekaligus Rumah Kedua
  • Aiptu Ririn Nurfiah, Polwan Polres Banyuwangi Dirikan Musholla Plus TPQ
  • Kompol Sumilih, Polwan yang Bekerja dengan Hati Nurani
  • Aipda Arina, Srikandi Moge Satlantas Polrestabes Surabaya
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.