Polres Wonosobo Sosialisasi Operasi Simpatik ke Tukang Ojek

WONOSOBO (halopolisi.com) – Dalam melaksanakan Operasi Simpatik Candi 2017, Satlantas Polres Wonosobo berusaha menyentuh semua lapisan masyarakat. Setelah sejumlah ulama, pelajar, dan angkutan barang, aparat Satlantas juga memberikan penyuluhan kepada paguyuban ojek Wonosobo di Pangkalan Ojek Kota Wonosobo dan Pangkalan Ojek Kertek.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasatlantas AKP SS. Udiono menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti penting keselamatan berkendara.

“Salah satu komponen lalu lintas yang ada di wilayah Wonosobo adalah Paguyuban Ojek. Oleh karenanya, kami juga berupaya memberikan pemahaman agar mereka tidak hanya mengejar rejeki saja tapi juga mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Selanjutnya Kasatlantas berharap, melalui kegiatan ini, Paguyuban Ojek Kota Wonosobo dan Paguyuban Ojek Kertek dapat menjadi pelopor komunitas ojek dalam keselamatan berlalulintas.

“Dua Komunitas ini merupakan yang terbesar di wilayah Wonosobo. Oleh karenanya kami berharap peran serta mereka dalam turut serta menciptakan keselamatan dan ketertiban berlalulintas,” tutur Kasatlantas.

Semantara itu Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. menuturkan, dalam kegiatan Operasi Simpatik Candi 2017 ini, pihaknya memang masih mengedepankan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.

“Upaya ini terbukti lebih efektif dibandingkan kegiatan lain karena jumlah pesertanya relatif lebih banyak. Sehingga menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” katanya.

“Namun bukan bebrarti kami melupakan penindakan hukum. Dengan tetap bersikap humanis, kami tetap tidak melupakan aspek penegakan hukum untuk memberikan efek jera bagi pelanggar,” jelasnya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Satlantas Polres Wonosobo saat memberi arahan tukang ojek terkait operasi simpatik.(hp wonosobo/ziz)