www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Ombudsman Gelar Tadarus Pelayanan Publik di Surabaya

SURABAYA (halopolisi.com) – Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Timur kembali membentuk Santri Ombudsman di Kota Surabaya. Pertemuan ini bertajuk Tadarus Pelayanan Publik serta pembentukan Santri Ombudsman Kota Surabaya dilakukan di Hotel Santika Premiere, Surabaya.

Santri Ombudsman adalah terobosan sosialisasi baru dari Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Timur dengan menggandeng Pesantren dan Ulama muda yang berada di Jawa Timur agar masyarakat berani melapor apabila menemukan, mengalami, dan mendapatkan pelayanan buruk dari layanan publik pemerintah.

“Output dari tadarus pelayanan publik ini adalah agar pak kyai, ustadz, dan pengurus pesantren tahu bahwa ada lembaga ombudsman dan akhirnya mereka mau menyebarkan informasi ini dan melaporkan saat ada pelayanan buruk dari layanan publik,” kata Kepala Ombudsman perwakilan Jawa Timur, Agus Widyarto dalam rilis yang diterima halopolisi.com, Jumat (18/8/2017).

Agus mengharapkan, pembentukan Santri Ombudsman menjadi program yang mampu mendongkrak tingkat pelapor layanan publik.

“Santri Ombudsman yang kita bentuk semoga mendongkrak angka pelapor dari 400 laporan pertahun menjadi 1000,” kata Agus.

Acara dibuka dengan pembacaan sholawat dilanjutkan pengenalan tentang Ombudsman, bersambung dengan pengenalan layanan publik, serta tata cara pelaporan kepada Ombudsman dan berakhir dengan tanya jawab. Acara berlangsung gayeng dan seru.

Selanjutnya, Santri Ombudsman tidak akan berhenti di Kota Surabaya. Kota Mojokerto adalah kota terdekat yang akan dibentuk Santri Ombudsman, serta kota-kota lain, Bojonegoro, Ponogoro, Ngawi.

“Pesantren adalah potensi besar di Jawa Timur yang harus dilibatkan, kami akan terus menggangdeng mereka sebagai mitra ombudsman,” simpul Agus.(rls/ziz)

FOTO: Kegiatan tadarus pelayanan publik yang digelar Ombudsman.(rls)


Baca juga:

  • Ombudsman Jatim Kampanye Ajak Warga Berani Melapor
  • Ombudsman Jatim Ajak Perguruan Tinggi Tingkatkan Pengaduan
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.