www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Ombudsman Jatim Ajak Perguruan Tinggi Tingkatkan Pengaduan

SURABAYA (halopolisi.com) – Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Timur kembali menggelar pertemuan bersama beberapa Perguruan Tinggi di Surabaya dan Sidoarjo. Pertemuan ini bertajuk sosialisasi dan edukasi pelayanan publik dalam peningkatan pengaduan masyarakat.

Perguruan Tinggi adalah elemen masyarakat yang memiliki peranan penting. Aspek akademis yang menjunjung tinggi semangat agen perubahan diharapkan bisa mendorong peningkatan aduan masyarakat terkait dengan pelayanan publik.

Sosialisasi ini selain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar berkenan melapor atas pelayanan publik yang mengecewakan, namun juga memiliki tujuan yang lain.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur, Agus Widiyarta menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan Ombudsman ke tengah masyarakat kampus, melainkan mendorong mereka untuk membentuk unit pengaduan di perguruan tinggi masing-masing.

“Output yang diharapkan dari sosialisasi dan edukasi ini bisa menggerakkan komponen civitas akademis dengan membentuk unit pengaduan di tingkatan kampus,” ujar Kang Agus, sapaan akrab Agus Widiyarta.

Mengundang sekitar 30 Perguruan Tinggi dan bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur juga menyusun Standar Pelayanan Publik dalam mengelola pengaduan masyarakat, serta memberikan cetak biru tentang standar alur pelayananan pengaduan dan prosedur penyampaian pengaduan.

“Ke depan, Universitas harus menjadi instansi terbuka, dan memberikan kesempatan bagi civitas akademika-nya untuk turut memperbaiki kualitas layanan publik mereka,” pungkas Agus.

Selain menggandeng perguruan tinggi, Ombudsman juga telah menggandeng pesantren untuk menigkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi kualitas pelayanan publik di Jawa Timur. kedepan Ombudsman juga akan merambah di level komunitas nelayan dan perempuan.(rls/ziz)

FOTO: Ombudsman Jatim saat berdialog dengan kalangan kampus.(rls)


Baca juga:

  • Ombudsman Jatim Kampanye Ajak Warga Berani Melapor
  • Ombudsman Gelar Tadarus Pelayanan Publik di Surabaya
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.