Fisip Ubhara Gandeng KSB Kembangkan Urban Farming di Areal Kampus

SURABAYA (halopolisi.com) – Sebagai kota metropolitan, Surabaya memiliki ruang hijau terbatas. Namun bukan berarti tidak bisa menciptakan lahan pertanian. Melalui pola pikir kreatif dan modern, hal itu bisa diwujudkan.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Sahabat Bumi (KSB) membuktikannya dan berhasil bertani di lahan bekas parkir Fisip dengan metode urban farming.

Di lahan seluas 100 meter persegi, tim yang digawangi Wadek Fisip, Fadeli dan Ketua KSB, Wulansary telah menanam berbagai tanaman seperti okra, kangkung, terong, sawi, lombok, bawang merah, bawang putih, kedele dan kacang hijau.

“Berbagai tanaman tersebut kami tanam secara organik dengan metode polybag dan verticultur,” papar Wulansary di sela-sela panen perdana, Jumat (9/2/2018).

Dalam panen perdana tersebut yang dipanen adalah sayur terong dan sayur kangkung yang memiliki masa panen sekitar 21 hari.

Fadeli, Wakil Dekan Fisip Ubhara yang juga menjadi inisiator urban farming mengaku bersyukur pihak fakultas turut mensupport dengan memberikan lahan yang cukup luas.

“Bahkan melihat hasilnya pihak rektorat akan memberikan lahan tambahan untuk kami jadikan urban farming,” papar Fadeli yang melibatkan mahasiswanya dalam proses penanaman dan perawatan sayuran tersebut.(den/ziz)

FOTO: Panen perdana urban farming yang dikembangkan Fisip Ubhara.(den)

Tag: