Jabat Danlantamal V, Kolonel Edwin Berikan Entry Breafing Asisten dan Kasatker

 

SURABAYA (halopolisi.com) – Di hari pertamanya menjabat Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V), Kolonel Laut (P) Edwin, S.H. Edwin langsung mengumpulkan para Asisten Danlantamal V dan para Kepala Satuan Kerja dan delapan Komandan Pangkalan di jajaran Lantamal V dalam entry briefing Danlantamal V.

Entry briefing digelar di Rupat Utama Gedung Yos Sudarso, Mako Lantamal V yang dihadiri Wakil Komandan Lantamal V Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E. para Asisten Danlantamal V, para kepala dinas dan para komandan pangkalan dijajaran Lantamal V lainnya.

Pada entry briefing, pria kelahiran Padang, 2 Agustus 1969 ini, bercerita tentang perjalan karienya di TNI AL sejak menamatkan pendidikan militernya di AAL angkatan ke-37 tahun 1991, hingga menjabat sebagai Danlantamal V menggantikan Laksma TNi Edi Sucipto, S.E., M.M.

Menurut Danlantamal V, dari perjalan tersebut banyak hikmah yang ia peroleh dan hal itu seluruhnya atas kehendak Yang Maha Kuasa.

“Apa yang menurut kita baik belum tentu baik menurut Allah, namun apa yang menurut Allah baik, maka itu adalah yang terbaik, tinggal kita sabar, tawakal dan bersunguh-sungguh menjalaninya,” terangnya.

Menurutnya, jabatan terbatas waktu dan tempat, namun ada jabatan yang tidak lekang waktu dan tempat yakni jabatan sebagai orang tua, sebagai ayah atau ibu. Membina keluarga sebagai organisasi terkecil ini harus benar-benar menjadi fokus. Karena dari organisasi kecil ini akan melahirkan dan menciptakan pemimpin pemimpin besar.

Bila dalam pembinaan keluarga berjalan baik, maka diyakini akan berdampak positif terhadap kinerja dalam organisasi di manapun ditempatkan dan dalam jabatan apapun. Dalam entry briefing tersebut, memberikan arah dan kebijakan baik di bidang perencanaan, pengamanan, logistik, personel dan pemberdayaan potensi maritim.

Dalam pelaksanaan tugas, lanjutnya, diperlukan kerjasama. Kerjasama merupakan kata kunci dalam organisasi dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Setiap bagian dalam organisasi telah dibagi habis dalam tugas, fungsi dan tanggungjawab.

“Sekecil apapun bagian, sangat berperan, bermanfaat  dan  berpengaruh terhadap keberhasilan organisasi,” imbuhnya.

Jabatan adalah titipan dari generasi yang akan datang,  sehingga harus betul-betul amanah dan tidak meninggalkan masalah bagi generasi selanjutnya. Sebagai fungsi Pangkalan, kita dituntut memberikan layanan yang terbaik sesuai tugas dan fungsinya.  Misalnya pelayanan terhadap unsur unsur KRI baik untuk sarana dan prasarana perbaikan maupun dukungan administrasi logistik.

“Alutsista TNI AL merupakan barang yang mahal, sehingga sangat diperlukan layanan yang baik sesuai SOP yang berlaku,” terangnya.

Di bidang pengamanan, Danlantamal V lebih mengarah ke preventif, terutama penanganan masalah personel. Penangan preventif akan lebih baik sebelum masalah tersebut menjadi besar dan rumit.

Kegiatan perawatan personel harus betul-betul terlaksana, mulai dari pelaksanaan urikes, kesamaptaan jasmani, penyiapan saran perumahan bagi anggota hingga pemisahannya.(lantamal5/ziz)

FOTO: Danlantamal V Surabaya saat memberikan entry briefing.(lantamal5)