Polda Kalsel Jadi Tipe A

Tidak ada komentar 112 views

BANJARMASIN (halopolisi.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi dikukuhkan menjadi Polda tipe A. Kenaikan tipologi institusi ini diraih lantaran kinerja Kapolda dan jajarannya yang telah memenuhi kriteria.

Kriteria yang diukur terkait peningkatan prestasi dan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas dalam tugas. Kriteria yang ditetapkan oleh KemenPAN-RB ini dikonkretkan dengan status penerapan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Target saya yang pertama adalah mengajukan pada Mabes Polri untuk perpindahan lokasi Mapolda yang tadinya di Banjarmasin ke Banjarbaru karena sudah terlalu sempit. Kalau di Banjarbaru kan luas, 10 hektare bisa untuk fasilitas kantor dan rumah dinas,” kata Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana usai upacara pengukuhan tipe A di Lapangan Mako Satuan Brimob Banjarbaru, kemarin.

Kapolda Kalsel menambahkan, dengan dikukuhkannya Polda Kalsel menjadi Polda tipe A, ia bersama jajarannya akan berusaha untuk terus melayani masyarakat dengan baik.

“Walaupun memang kami (Polda Kalsel) masih kekurangan personel sebanyak 9.000 orang lagi, ini bukan menjadi masalah. Kami tidak mengejar kuantitas, tapi kualitas. Di era sekarang ini kita bisa dibantu dengan IT. Sudah ada aplikasi Sasirangan yang mana dua foldernya yang sudah diadopsi menjadi aplikasi nasional,” lanjutnya.

Dengan kenaikan tipe A, kinerja personel jajaran Polda Kalsel diharapkan lebih profesional.

“Saya selalu katakan kurangi pelanggaran, tingkatkan profesionalitas dalam kinerja. Jangan sampai masyarakat tidak terlindungi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Syarifuddin yang turut hadir pada upacara pengukuhan Polda Kalsel menjadi tipe A meyakini Polda Kalsel bisa meningkatkan kinerjanya lewat IT.

“Memang seharusnya peningkatan kualitas personel dibarengi dengan IT. Penting adanya keseimbangan antara SDM dengan IPTEK. Seperti Kalsel yang telah memanfaatkan teknologi sehingga bisa menjaga situasi kamtibmas dan pelayanan publik menjadi semakin baik,” kata Wakapolri.

Hingga kini Polda Kalsel memiliki 56 pelayanan publik berbasis IT, seperti SKCK online dan RTMC. Ada juga aplikasi Sasirangan yang mendukung salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dinamakan Promoter (profesional, modern, dan terpercaya).(den/ziz)

FOTO: Kapolda Kalsel dan Wakapolri saat pengukuhan tipe A.(den)