Meriahkan Hari Bhayangkara ke-72, Polda Kalsel Pecahkan Rekor Muri Jukung Terbanyak

BANJARMASIN (halopolisi.com) – Perayaan Hari Bhayangkara ke-72 dimeriahkan secara berbeda oleh jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Yakni, dengan memecahkan rekor Muri berupa jukung (perahu dayung) terbanyak.

Pemecahan rekor Muri ini digelar di Pasar Terapung Sungai Martapura, Banjarmasin. Terdapat sedikitnya 338 acil atau pedagang pasar terapung yang terlibat dalam konfigurasi membentuk bendera merah putih ini.

“Polda Kalsel memiliki inisiatif untuk mengumpulkan jukung yang berada di setiap daerah sebagai bukti kepedulian kami kepada budaya di Banjarmasin. Saya ucapkan juga terima kasih kepada asosiasi jukung yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Perlu diketahui, jumlah jukung yang kami targetkan adalah sekitar 300 jukung. Namun ternyata terjadi penambahan menjadi 338 jukung,” kata Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana kepada halopolisi.com, Senin (2/7/2018).

Kapolda Kalsel berharap, melalui pencatatan rekor Dunia-Indonesia ini, perahu jukung sebagai ikon Kota Banjarmasin tetap lestari di tengah era globalisasi. Konfigurasi jukung terbanyak ini merupakan yang pertama di Kalimantan bahkan di dunia.

“Konfigurasi jukung sebanyak ini merupakan hal pertama yang terlaksana di Kalimantan Selatan, bahkan Indonesia. Tak hanya itu, Rekor Dunia-Indonesia juga mencatat hal ini sebagai rekor dunia karena belum pernah ada sebelumnya,”ungkapnya.

Persiapannya sendiri terbilang cukup singkat, yakni hanya tiga hari. Para acil sempat mengungkapkan kesulitannya saat proses persiapan mulai dari pengumpulan acil-acil lain, kekompakan, hingga kondisi arus sungai yang tidak bisa ditebak.

Selain pemecahan rekor Muri, perayaan Hari Bhayangkara ke-72 juga di lingkup Polda Kalsel juga dimeriahkan dengan beragam kegiatan. Di antaranya olahraga bersama TNI, Polri, dan masyarakat di kawasan Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel menambahkan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan menjalin kebersamaan Polri, TNI, dan masyarakat.

“Selama 72 tahun, Polri terus berupaya melakukan pembenahan baik eksternal maupun internal melalui program promoter, yaitu profesional, modern, dan terpercaya. Program promoter tersebut telah menunjukkan hasil positif yang ditunjukan oleh hasil survey lembaga-lembaga terpercaya di mana kepercayaan publik makin meningkat dengan harapan tentunya Polri makin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut tidaklah mudah dicapai sehingga membutuhkan dukungan dari TNI dan masyarakat agar Polri dapat menjadi lebih baik lagi.

“Maka melalui kegiatan olahraga bersama TNI dan Polri kali ini, kami menunjukkan anggota Polri dan personel TNI yang ada di Kalimantan Selatan memiliki simpul yang terjalin dengan kuat. Ini merupakan bukti bahwa TNI, Polri, dan masyarakat bisa bersatu. Tidak perlu ada rasa canggung antara aparat dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-72 ini dimulai dengan acara gerak jalan santai mengitari kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Kota Banjarmasin. Setelah itu, acara berlanjut ke area parkir Menara Pandang untuk kegiatan senam bersama.

Acara ini turut dihadiri oleh beberapa pejabat TNI di daerah Kalimantan Selatan seperti Danrem, Dan Rindam, Dan Lanal, Dan Lanud, serta beberapa pejabat TNI lainnya.(hp kalsel/ziz)

FOTO: Kapolda Kalsel saat jalan sehat memperingati Hari Bhayangkara ke-72 sekaligus melihat pemecahan rekor Muri jukung terbanyak.(hp kalsel)