Anggota Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya Jalani Uji Beladiri Polri

SURABAYA (halopolisi.com) – Kapolsub Sektor Gununganyar Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya, Iptu HM Rejeki bersama anggota gabungan fungsi secara bergilir mengikuti ujian beladiri Polri berkala semester I tahun 2018 di Polrestabes Surabaya.
Ujian beladiri Polri semester I tahun 2018 di Polrestabes Surabaya sesuai jadwal kegiatan sudah berlangsung sejak tanggal 17 Juli 2018 dan akan berakhir s/d tanggal 28 Juli 2018 mendatang di gedung Bhara Dhaksa Polrestabes Surabaya.
Kegiatan beladiri Polri semester I tahun 2018 diikuti juga personil Polsek Jajaran maupun personil Polrestabes Surabaya, pangkat Bripda sampai AKP.
Kapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya, Kompol Esti Setija Oetami SH mengirimkan anggota secara bertahap, sebagaimana pembagian yang sudah terjadwal bergilir setiap hari, mulai pangkat Bripda sampai pangkat AKP guna mengikuti ujian beladiri Polri yang berlangsung di Polrestabes Surabaya.
Ujian beladiri Polri yang diujikan secara berkala semester I tahun 2018 di Polrestabes Surabaya meliputi teknik dasar beladiri Polri hingga tentang cara membawa tahanan yang benar.
Beladiri Polri yang diujikan merupakan teknik beladiri Polri dalam menghadapi serangan lawan, baik dengan menggunakan tangan kosong tanpa menggunakan alat maupun teknik beladiri Polri dalam menghadapi adanya serangan hingga melumpuhkan lawan dengan menggunakan alat.
“Ujian beladiri Polri selain sebagai sarana untuk menjadikan insan Polri yang handal dan selalu siap siaga dan memiliki rasa percaya diri dalam melaksanakan tugas, apabila dihadapkan dengan berbagai bentuk kekerasan, sekaligus juga untuk mengingat kembali teknik dan cara-cara dalam membela diri melalui beladiri Polri, selain itu juga untuk menjadikan anggota dengan melalui olah raga beladiri agar juga tetap sehat, tetap semangat terutama dalam melaksanakan tugas sehari-hari, karena melalui kegiatan beladiri Polri yang diujikan, diharapkan sekaligus juga dapat menjadi bekal bagi anggota dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat,” beber Kompol Esti.
“Jika sewaktu-waktu menghadapi aksi pelaku kejahatan, maka teknik maupun cara dan kemampuan masing-masing personil dalam beladiri Polri yang pernah didapatkan dan dimiliki anggota Polri perlu diuji kembali secara bertahap, terutama fisik dan teknik-teknik melumpuhkan lawan,” pungkasnya.(eko/ziz)
FOTO: Anggota Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya saat menjalani ujian beladiri Polri.(hp rungkut)