Prajurit Lantamal V Harus Netral dalam Pemilu 2019

 

SURABAYA (halopolisi.com) – Kepala Dinas Pemeliharaan dan Perbaikan Pangkalan Utama TNI AL (Kadisharkan Lantamal) V Surabaya Letkol Laut (T) Dadang Agus Dwijahyono mengingatkan prajurit Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) harus menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi Inspektur Upacara mewakili Konandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin,  S.H. dalam upacara pengibaran bendera Senin pagi di Lapangan Yos Sudarso Mako Lantamal V Surabaya Jl. Laksda M. Nasir no 56 Tanjung Perak, Surabaya, Senin (24/9/2018).

Upacara tersebut dihadiri oleh para perwira staf, bintara, tamtama dan PNS Lantamal V. Menurut Kadisharkan Lantamal V mulai tanggal 23 September 2019 kemarin, pelaksanaan kampanye untuk pemilu dan pemilihan legislatif sudah dimulai, sesuai dengan arahan Panglima TNI bahwa prajurit TNI harus netral.

Politik TNI adalah politik negara, sampai kapan pun TNI akan setia pada NKRI. Bagi TNI, kecintaan pada NKRI yang berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila adalah sendi utama, yang melekat erat pada setiap jiwa dan wajah prajurit.

“Politik diabdikan bagi tegaknya kesatuan Indonesia, yang di dalamnya terangkum ketaatan hukum, untuk kepentingan rakyat di atas kepentingan manapun,” ujarnya.

Selanjutnya Dadang sapaan Kadisharkan Lantamal V Surabaya ini juga mengingatkan seluruh anggota yang belum melaksanakan Urikes dan melaksanakan tes Garjas, agar segera melaksanakan.

 “Bagi seluruh anggota yang belum melaksanakan Urikes, agar seluruhnya segera melaksanakan. Urikes merupakan kesejahteraan bagi seluruh prajurit dan PNS. Selain itu hasil urikes juga bisa digunakan untuk usulan kenaikan pangkat (UKP).

Sedangkan hasil tes Garjas juga bisa digunakan untuk usulan kenaikan pangkat (UKP), karena salah satu persyaratan dalam UKP yaitu hasil Urikes dan hasil tes Garjas’.(lantamal5/ziz)

FOTO: Prajurit Lantamal V saat diimbau netral dalam pemilu.(lantamal5)