Rilis Hasil Operasi Zebra Semeru 2018, Kapolres Situbondo: Pelanggaran Lalu Lintas Menurun

SITUBONDO (halopolisi.com) – Polres Situbondo merilis hasil Operasi Zebra Semeru 2018 yang dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 30 Okotober s/d 12 Nopember 2018, Polisi menindak 1.638 pelanggar lalu lintas.

Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan, hasil Operasi Zebra Semeru tahun mengalami penurunan jumlah pelanggaran sekitar 43 % dibanding tahun 2017 sebanyak 2.901 pelanggaran. Untuk pelanggaran terbanyak didominasi sepeda motor yaitu 1.562 kali dengan jenis pelanggaran tidak memakai helm, melawan arus, menggunakan hp saat berkendara dan tidak menggunakan sabuk pengaman.

Lebih lanjut Kapolres Situbondo menambahkan, operasi/razia kendaraan adalah untuk keselamatan dan kemaslahatan (kegunaan, kebaikan, manfaat, kepentingan) masyarakat Situbondo.

“Sebagian besar kasus kecelakaan lalu lintas diawali dari pelanggaran, diharapkan adanya kesadaran diri pribadi untuk tertib berlalulintas,“ jelasnya.

Hasil operasi Zebra yang masih cukup tinggi tingkat pelanggarannya sebagai bahan evaluasi bagi Polres Situbondo khususnya Satuan Lalu Lintas untuk menentukan langkah Kepolisian melakukan pencegahan dalam bentuk sosialisasi, penyuluhan, pembinaan kepada masyarakat tentang tertib berlalulintas.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Hendrix K. Wardana, S.H., S.I.K., M.H. berharap upaya Polri melalui Operasi Zebra Semeru 2018 dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas yang efeknya dapat megurangi resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan untuk kemanusiaan,“ kata AKP Hendrix.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Kapolres Situbondo saat membacakan hasil Operasi Zebra Semeru 2018.9hp situbondo)