BKKBN Jatim Dorong IMP Jadi Pioner Sukseskan Program KKBPK

SURABAYA (halopolisi.com) – Kegiatan temu kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) di Kabupaten Tuban menjadi momentum bagi Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim untuk memperkuat komitmen mengawal dan mensukseskan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga KKBPK di Jatim.

Kepala Perawakilan BKKBN Jatim, Yenrizal Makmur SP MM mengatakan, temu kader IMP ini tidak hanyak sebagai sarana meningkatkan pengetahuan para kader, melainkan pada peningkatan motivasi dan semangat para kader dalam mensukseskan program KKBPK. Dengan berbekal semangat dan kemauan yang kuat, dapat dipastikan program KKBPK akan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Kita bersyukur dapat bertemu kader IMP ini secara langsung, hal ini akan memberikan semangat bagi BKKBN dan tenaga Petugas Lapangan Keluarga Berencana PLKB untuk mengawal keberhasilan program KKBPK bersama-sama,” ucapnya, Selasa (9/4/2019).

Lebih lanjut Yerizal menyatakan, saat ini jumlah tenaga PKB/PLKB di Jatim jumlahnya tidak ideal. Dari data yang ada menyebutkan bahwa jumlah tenaga PKB/PLKB di Jatim hanya berjumlah 2188 orang, dimana jumlah tersebut harus membina di 8513 desa. Jadi dapat disimpukan bahwa 1 tenaga PKB/PLKB harus membina 4 desa binaan, padahal idealnya 1 tenaga PKB/PLKB maksimal hanya membina 2 desa. Sementara itu untuk Kabupaten Tuban, dengan jumlah 328 desa hanya dibina oleh 68 tenaga PKB/PLKB. Sehingga 1 tenaga PKB/PLKB di Kabupaten Tuban harus membina 4-5 desa binaan.

“Untuk itu minimnya jumlah tenaga PKB/PLKB diharapkan ada peran pemerintah daerah dalam memperdayakan tenaga PKB/PLKB,” kata orang nomor wahid di lingkungan Perwakilan BKKBN Jatim ini.

Menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang RI Nomer 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah beserta dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomer 120/sj Tanggal 16 Januari 2015 diharapkan menjadi regulasi hukum yang kuat bagi Pemerintah Daerah dalam pendayagunaan tenaga lini lapangan baik PKB maupun PLKB.

“Jadi kedepan keberadaan tenaga PKB/PLKB harus difokuskan pada kegiatan pemberdayaan program-program KKBPK, bukan pada program di luar KKBPK,” tegasnya.

Perlu dikatahui sampai saat ini jumlah kader KB Kabupaten Tuban yang membantu tugas PKB/PLKB mencapai 2181 orang yang terdiri dari (PPKBD dab Sub PPKBD).(rls/ziz)