www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Danlanal Yogyakarta Sambut Kedatangan Kasal Belanda

YOGYAKARTA (halopolisi.com) – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Laut (S) Kartoli, S. E. menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Kerajaan Belanda  Lieutenant General (RNMC) Rob Verkerk dan rombongan di bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Kedatangan Kasal Kerajaan Belanda ke Yogyakarta ini dalam rangka rangkaian memperingati untuk mengenang peristiwa yang terjadi lebih dari 70 tahun lalu sekaligus untuk melihat kemegahan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Candi Borobudur.
Dengan menumpang pesawat Wings Air IW-1813 Kasal Kerajaan Belanda Capt Navy Schot (Komandan Zr MS Karel Doorman), Capt Navy de Bruijn (Aspers Kasal Belanda), Lt Cdr Keveling (PSO Kasal Belanda), Kolonel Laut (P) Azwan Yusuf,  Athan Balanda (Pendamping), Letkol Laut (P) Khasan Syukur disambut oleh Komandan Lanal Yogyakarta yang didampingi oleh Pasintel, Pasops, Dandenpomal dan Kaakun Lanal Yogyakarta.
Selanjutnya Kasal Belanda dan rombongan meninggalkan Bandara Adisucipto Yogyakarta menuju Villa Borobudur,  dusun Pete, Majaksingi,  Borobudur,  Magelang  dengan pengawalan mobil Pomal Lanal Yogyakarta dipimpin  Lettu Laut (PM)  Catur S.
Selama berada di Yogyakarta Kasal Belanda direncanakan akan melaksanakan kunjungan  ke Kraton D.I. Yogyakarta Benteng Vredeburg Yogyakarta, Candi Borobudur Magelang Magelang dan Candi Pramabanan Klaten.(lantamalv/ziz)
FOTO: Danlanal Yogyakarta saat menerima kunjungan Kasal Belanda.(lantamalv/ziz)

Pangdam V/Brawijaya Beri Arahan Mahasiswa STTP Malang

MALANG (halopolisi.com) – Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana. S.Ip memberikan pengarahan pada acara Kuliah Umum dan Pelepasan Mahasiswa STPP (Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian) Malang Pendampingan Upsus Panjale  (Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai) dan Siwab (Sapi Induk Wajib Bunting) Propensi Jawa Timur Tahun 2017 sebanyak 320 mahasiswa di Sasana Giri Sabha Ir.H.Syamsuddin Abbas STPP Malang Ds.Randuagung Kec.Singosari Kab.Malang.

STPP yang mempunya putra-putri terbaik dari seluruh propinsi di Indoneaia yang siapa bekerja di lapangan dan siap menjadi pendamping dalam mendukung program pemerintah guna peningkatan swasembada pangan yang bekerja sama dengan pihak TNI serta siap mendampingi para Babinsa kini dilepas oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal I Made Sukadana S.ip, ikut mendampingi selain Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono. S.sos.,MM juga Kepala Staf Kodim 0818 wilayah Kab.Malang dan Kota Batu Mayor Inf Bambang.

Dalam pengarahannya Pangdam V/Brawijaya menyampaikan tentang perlunya mendukung dalam peningkatan swasembada pangan di terkait tugas para Taruna bahwa pertumbuhan penduduk dunia dalam 6 tahun bertambah 1 Milyar dan pada 2011 menemui titik kritis sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan pangan. Prediksi Tahun 2039 bahwa 11,6 Milyar penduduk dunia dengan rincian 9,2 Milyar jiwa di daerah Non equator sehingga menimbulkan konflik terhadap pangan,  air dan energi,

Secara geografis dan kesuburan tanah Indonesia adalah berkah dan semua Negara ingin menguasai Sumber Daya Alam Indonesia.

Selain memberikan wawasan tantang peningkatan ketahanan pangan, Pangdam V/Brawijaya juga memberikan Wawasan kebangsaan tentang NKRI.(pendam5/ziz)

FOTO: Pangdam V/Brawijaya saat bercengkerama dengan mahasiswa STPP.(pendam5/ziz)

Fasilitasi Prajruit, TNI AL Bangun Perumahan Non Dinas

SIDOARJO (halopolisi.com) – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan prajurit dan PNS TNI AL, terutama untuk memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat, TNI Angkatan Laut melalui yayasan sosial Bhumiyamca (Yasbhum) bekerjasama dengan pengembang perumahan membangun sedikitnya 130 unit rumah non dinas di Perum Jala Griya, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (2/3/2017).
 
Peletakan batu pertama pembangunan rumah non dinas TNI AL di Jala Griya, Candi, Sidoarjo ini dilakukan Ketua Yasyasan Bhumiyamca, Mayjen TNI Mar (Purn) I Wayan Mendra.
 
Peletakan batu pertama ini sebagai tanda dimulainya pembangunan perumahan bagi prajurit dan PNS TNI AL non dinas di komplek Jala Griya.
Pembangunan kali ini merupakan  tahap X sebanyak 130 unit type 36 dengan luas tanah 90 m²  yang berada di desa Kedung Kendo kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo.
 
Menurut Ketua Panitia peletakan batu pertama pembangunan rumah non dinas TNI AL di Jala Griya Tahap X, Letkol Laut (KH) Muryanto, pembangunan perumahan non dinas kali ini diutamakan untuk prajurit dan PNS TNI AL, selain itu juga akan dilokasikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
 
Perumahan Jala Griya tahap X ini lanjutnya, dibangun dilahan seluas 1,9 Ha. PT. Karya Singasari Abadi sebagai pengembvang, telah melaksanakan pengurukan atau pemerataan tanah untuk pembangunan perumahan yang dilakukan sejak tanggal 10 Januari sampai dengan 21 Februari 2017 lalu.
 
Sementara itu Ketua Yasbhum dalam sambutannya menyampaikan, peletakan batu pertama pembangunan perumahan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar serta menjadi perumahan yang nyaman, ndah dan asri bagi prajurit .
 
Kepada pengembang  yang telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Ketua Yasbhum berpesan untuk segera melaksanakan sosialisasi ke seluruh personel TNI AL melalui Kotama-Kotama, Lantamal atau Lanal. 
 
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, S. H., pejabat TNI AL wilayah Surabaya seta tamu undangan lainnya.(lantamal/ziz)
FOTO: Peletakan batu pertama pembangunan rumah non dinas bagi prajurit TNI AL.(lantamal/ziz)

Pangdam V/Brawijaya Inspeksi Pasukan Penjaga Perbatasan

MALANG (halopolisi.com) – Inspeksi kesiapan pasukan SSY (Satuan Setingkat Batalyon) pengamanan perbatasan digelar Rabu hari ini (1/3/2017) di lapangan rampal, Kota Malang oleh Pangdam V/Brawijaya.

Batalyon Mekanis 512/Quratara Yudha menerima kunjungan Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan yang didampingi oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Arm. Budi Eko Mulyono.

Kunjungan ini memfokuskan pada kesiapan satuan yang dipimpin oleh Mayor Inf. Budi Handoko untuk mengganti penugasan batalyon 516 di wilayah Papua.

Seluruh perlengkapan perorangan maupun satuan tidak terkecuali kesiapan dari prajurit sendiri telah tergelar dilapangan Rampal sejak pagi tadi. Tenda-tenda peleton yang tersamar dengan jaring samaran digunakan sebagai tempat untuk menggelar perlengkapan mulai dari perlengkapan memasak, kesehatan hingga komunikasi dan persenjataan.

Danrem 083 yang mengikuti kegiatan tersebut tiba di mako batalyon pukul 08.00. Jajar kehormatan menyambut kedatangan Mayjen TNI I Made Sukadana yang selanjutnya menerima paparan singkat dari komansan batalyon ini.

Di hadapan personel penugasan tersebut mengingatkan agar senantiasa menjaga keharmonisan wilayah dengan saling mengingatkan untuk tidak menyakiti hati rakyat.

“Terkait dengan keberhasilan tugas pokok maka setiap pribadi hendaknya menjaga kesehatan agar penyakit malaria yang menjadi endemi di wilayah Papua tidak menjangkiti personel. Menghindari kejenuhan agar kondisi fisik tidak menurun dengan cara merencanakan kegiatan yang bermanfaat juga penting dilakukan,” lanjut Mayjen TNI I Made Sukadana.(pendam5/ziz)

 

FOTO: Pangdam V/Brawijaya saat melakukan inspeksi pasukan pengawal perbatasan.(pendam5/ziz

TNI Gelar Apel Pasukan Pam VVIP Kunjungan Raja Salman dan KTT IORA

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person(VVIP)  kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Pengamanan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT)Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 di Indonesia.
 
“Rekatkan sinergitas dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan dan keikhlasan,demi mewujudkan rasa aman dan tenteram di masyarakat, serta mampu menjaga kredibilitas nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di dunia Internasional,” kata Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) Pengamanan VVIP di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017).
 
Dalam amanatnya Pangkostrad menenkankan agar seluruh prajurit TNI-Polri harus memegang teguh semua ketentuan yang berlaku dan pedomani perintah operasi serta laksanakan Prosedur Tetap (Protap) pengamanan yang telah diatur oleh Undang-Undang.
“Laksanakan perintah pimpinan yang ada di lapangan dalam setiap tindakan dan selalu berkoordinasi seketat-ketatnya dengan satuan tugas maupun instansi terkait demi kelancaran operasional tugas kita bersama,” katanya. 
 
“Apabila terjadi gangguan danhambatan yang mempengaruhi kelancaran kunjungan kenegaraan dan pelaksanaan KTT IORA, tetap memprioritaskan keamanan dan perlindungan terhadap rakyat Indonesia dengan mengedepankan profesionalitas dan soliditas,” ucap Letjen TNI Edy Rahmayadi.
 
Dalam kesempatan tersebut Letjen TNI Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa, TNI-Polri tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin mengacau dan mencoba mempermalukan kewibawaan pemerintahan Republik Indonesia dengan memprovokasi maupun aksi-aksi yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan pengamanan VVIP.
“Saya ingatkan lagi, keamanan dan keselamatan tamu negara Raja Arab Saudi beserta rombongan dan pelaksanaan KTT IORA dibebankan negara kepada kita semua.Jangan pernah ragu dalam melaksanakan tugas, kita adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia,” tegasnya.
 
Di akhir amanatnya Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa, dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP seluruh prajurit TNI-Polri tidak boleh ragudalam pelaksanaan tugas.
“Selamat bertugas dan selamat berjuang, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing, memberi kekuatan, petunjuk, rahmat dan hidayah Nya kepada kita semua,” pungkasnya. 
 
Adapun negara anggota IORA yaitu : Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Kenya, Komoros, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Persatuan Emirat Arab, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania,Thailand dan Yaman.
 
Pasukan TNI-Polri yang terlibat dalam Pengamanan VVIP kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi dengan kekuatan 5.384 prajurit yang terdiri dari Koopspam 20 personel, Satgaspam VVIP 222 personel, Satgaspam Wilayah I 1.289 personel, Satgaspam Wilayah II 515 personel, Satgas Pam Wilayah III 3.308 personel serta Polri dan intelijen sebanyak 1.700 personel.
 
Sedangkan Pengamanan VVIP KTT IORA ke-20 pasukan TNI-Polri yang terlibat dengan kekuatan 12.000 prajurit terdiri  dari: Kogabpam 400 personel, Kostrad  2.000 personel,  Kosatgaspam TNI  550 personel, Kohanudnas 700 personel, Kodam Jaya 1.700 personel, Koarmabar 800 personel, Koopsau-1 (Soetta)  650 personel, Koopsau-1(Halim)  400 personel, Kopassus 700 personel, Kormar  1.000 personel, Korpaskhas  700 personel,  Kodam II/Swj  300 personel, Kodam III/Slw  400 personel, Satkomlek TNI 100 personel, Satgas lainnya 1.700 personel.
 
Alutsista TNI yang dikerahkan pada pelaksanaan pengamanan VVIP tamu kenegaraan dan KTT IORA terdiri dari, TNI AD : 3 unit Heli Bell 412, 20 unit Rantis Anoa, 6 unit Ransus Jihandak, 3 unit Detektor/Radiasi, 2 unit Mine Detektor, 1 unit Drone dan 1 unit Rantis Komodo. TNI AL : 4 unsur KRI, 2 unit Heli Bell NV 412 dan 2 unit Sea Raider serta TNI AU : 1 unit BBJ, 1 unit Pesawat Boing 737- 400, 1 unit C-130 VIP, 1 unit C-295, 3 unit Heli NA S-332 VIP, 1 unit Heli NA S-332, 1 unit Heli SA-330 dan 1 unit Heli EC-120B.(puspen tni/ziz)
FOTO: Pangkostrad saat memimpin apel pengamanan kunjungan Raja Salman.(puspen tni/ziz)

Panglima Nyatakan Tahun Ini TNI Konsentrasi Bersih-Bersih Korupsi

JAKARTA (halopolisi.com) – TNI terus berkomitmen melaksanakan program Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan tindak pidana korupsi di dalam lingkungan TNI yang bekerja sama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan Kepolisian RI, karena TNI tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan tindak pidana kejahatan korupsi yang semakin canggih.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat jumpa pers bersama Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto dan Ketua KPK Agus Rahardjo usai menghadiri pembukaanPelatihan Bersama Aparat Penegak Hukum 2017 di Hotel Santika Premiere Bintaro, CBD Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, kemarin.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI juga memberi contoh tentang komitmen TNI dalam pemberantasan korupsi, seperti kasus tertangkapnya prajurit TNI yang berdinas di Bakamla RI yang saat ini masih dalam proses hukum. Kemudian Brigjen TNI Teddy Hernayadi yang berdinas di Kemhan RI sudah dihukum seumur hidup.

“Ini semua merupakan proses yang panjang dalam koordinasi, pengumpulan data, pertukaran informasi yang terwujud dalam kerja sama antara TNI, KPK, BPK, PPATK dan Kepolisian RI dalam pemberantasan korupsi,” ujarnya.

“Tahun lalu TNI melaksanakan bersih-bersih terhadap narkoba, sekarang masih terus berlanjut dan tahun ini TNI berkonsentrasi bersih-bersih terhadap korupsi,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengingatkan kepada prajurit TNI yang masih aktif agar tidak melakukan tindak pidana korupsi selama menjabat dan berdinas di lingkungan TNI.

“Saya ingatkan ke prajurit TNI jangan melakukan hal-hal yang melanggar hukum, apalagi korupsi  selama menjadi anggota TNI aktif, karena setelah pensiun pun apabila terlibat korupsi akan ditangkap oleh KPK maupun Kepolisian karena korupsi tidak mengenal waktu,” tegasnya.

Panglima TNI menjelaskan, program Nawacita yang canangkan Presiden Joko Widodo, tujuan utamanya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia dibidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi, tetapi semuanya itu akan menjadi tidak berjalan baik apabila korupsi masih ada.

“Sulit tercapai tujuan mensejahterakan rakyat, karena korupsi sudah sangat masif dan tahun ini TNI berkonsentrasi bersih-bersih terhadap korupsi,” jelasnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terimakasih kepada KPK yang telah memberikan kesempatan kepada prajurit TNI untuk mengikuti penataran dan pelatihan.

“Tahun lalu TNI hanya mengirimkan dua personel, sekarang mengirim 50 personel dari 172 peserta latihan dan ini menunjukan keseriusan TNI dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Panglima TNI juga menyampaikan, tidak mungkin korupsi di TNI itu hanya antar TNI, tetapi antar TNI dengan sipil.

“Saya harapkan Auditor dari POM TNI AD, AL dan AU perlu banyak belajar dengan mengikuti penataran dan pelatihan aparat penegak hukum yang diselenggarakan oleh KPK tahun 2017,” tuturnya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari mulai dari 27 Februari s.d. 3 Maret 2017, yang diikuti 50 pemeriksa atau penyidik Polisi Militer TNI,  40 penyidik Polda Banten, 40 penyidik dan penuntut umum Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten, 11 auditor perwakilan BPKP Provinsi Banten, 10 auditor Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Banten dan 12 penyidik Badan Reserse Kriminal Polri serta2 (dua) Jaksa dari Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, 2 (dua) fungsional penyidik Otoritas Jasa Keuangan, 3 (tiga) penyidik KPK dan 2 (dua) pemeriksa PPATK.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat menyatakan komitmennya memberantas korupsi.(puspen tni/ziz)

Mayjen Jaswandi Jabat Pangdam Jaya

JAKARTA (halopolisi.com) – Serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan TNI AD digelar, Jumat (24/2/2017) pagi ini. Sejumlah perwira tinggi mengemban jabatan baru, salah satunya Mayjen Jaswandi yang kini resmi menjadi Panglima Kodam Jaya.
lanjut…

Panglima TNI Terima Kunjungan Commanding General USARPAC

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan resmi Commanding General US Army Pasific (USARPAC) General Robert Brown dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama antara militer Indonesia dan Amerika Serikat, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta, kemarin.
lanjut…

TNI Terima Bantuan 6 Unit Mobil Ambulan dari PT Asabri

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima bantuan 6 unit mobil Ambulan dari PT Asabri yang diserahkan oleh  Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja selaku Direktur Utama (Dirut) PT Asabri (Persero) dan diterima oleh Brigjen TNI Heri Wiranto S.E., M.M., Wakil Asisten Personel (Waaspers) Panglima TNI didampingi Laksma TNI drg. Andriani Sp.ort., Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI di lapangan Apel Kantor Pusat PT Asabri Jl. Mayjen Sutoyo No.11, Jakarta Timur.

Pemberian bantuan mobil ambulan kepada Mabes TNI sebagai peserta Asabri untuk mendukung tugas pokok TNI yang penuh risiko dalam melaksanakan tugasnya.

Bantuan tersebut sebagai jaminan kecelakaan kerja, kematian dan pensiun bagi prajurit TNI di lingkungan Kemhan RI, sehingga tidak terdapat program yang ditransformasi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.(puspen tni/ziz)

FOTO: Mabes TNI saat menerima bantuan ambulan dari Asabri.(puspen tni/ziz)

Jaga Soliditas, Danlantamal V Kunjungi Kapolda Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Untuk menjaga soliditas antar satuan, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya, Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, SE., MM., melakukan kunjungan kehormatan ke Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, SH., Senin (13/2/2017).
lanjut…

Halaman 2 dari 224 1 2 3 4 5 6 7 224
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.