www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Pangdam V/Brawijaya Tutup TMMD ke-98 di Jember

JEMBER (halopolisi.com) – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A bersama Ny. Santi Kustanto Widiatmoko didampingi para Asisten Kodam V/Brw, Danrem 083/Bdj Kol Arm Budi Eko Mulyono, Dandim 0824 Letkol Inf Rudianto selaku Dansatgas TMMD, Bupati Jember dr Faida MMR dan Jajaran Forkopimda Jember menutup TMMD ke-98. Rombongan tiba di Balai Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, kemarin.

Rombongan langsung menyaksikan sidang Isbat Nikah on the spot yang meresmikan pernikahan bagi 8 pasang pengantin yang sudah nikah siri tetapi belum melalu proses nikah KUA sehingga belum memiliki akta nikah di Balai Desa Karangbayat.

Usai kegiatan tersebut rombongan langsung menuju lapangan upacara untuk melaksanakan prosesi penutupan dengan Inspektur Upacara Pangdam V/Brawijaya, Komandan Upacara dijabat Kasi Teritorial Rem 083/Bdj Letkol Inf Bambang H,  sekaligus menerima laporan serah terima dan menyaksikan penandatanganan naskah pekerjaan TMMD dari Dandim 0824 selaku Dansatgas TMMD kepada Bupati Jember.

Hadir sebagai tamu undangan para Dandim Jajaran Korem 083/Bdj, Jajaran Forkopimda Jember, Kepala Dinas Jajaran Pemkab Jember, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam upacara tersebut Pangdam V/Brawijaya membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku Penanggung Jawab Operasi (PJO) TMMD yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada SSK TMMD, OPD dan masyarakat yang telah melaksanakan kegiatan bersama-sama.

“Semoga pembangunan fisik maupun non fisik yang telah dilaksanakan dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dengan senantiasa menjaga keberagaman serta mempersempit adanya kesenjangan sosial masyarakat, untuk itu dengan TMMD yang dilaksanakan diharapkan mempu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selanjutnya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A didampingi Bupati dan Komandan Kodim 0824 beserta tamu undangan melasanakan kunjungan ke display Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kab Jember yang membuka stand-stand dikanan tenda undangan, kemudian melaksanakan pemeriksaan lokasi bangunan hasil kegiatan TMMD 98.

Pangdam V/Brawijaya juga menyatakan kepuasannya dan ucapan terima kasih kepada prajurit yang telah melaksanakan kegiatan TMMD ini dengan baik.(pendam5/ziz)

FOTO: Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan saat menutup TMMD ke-98 di Jember.(pendam5/ziz)

 

Panglima TNI Resmikan Pembuatan Film Merah Putih Memanggil

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meresmikan produksi film TNI yang berjudul “Merah Putih Memanggil” dan secara langsung menyaksikan kesiapan sampai dengan pelaksanaan pengambilan gambar penerjunan pasukan untuk film tersebut yang dilaksanakan di landasan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kemarin.

Panglima TNI mengatakan, pembuatan film Merah Putih Memanggil terselanggara atas kerja sama TNI dengan TB. Silalahi Picture dengan tujuan untuk memberikan gambaran bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik Angkatan Darat, Laut dan Udara setiap saat siap melaksanakan tugas untuk menghadapi ancaman apapun serta selalu menyiapkan kemampuannya, dimanapun rakyat Indonesia memanggil dari ancaman apapun, baik teroris dalam negeri maupun internasional.

Panglima TNI mengatakan, TNI merasa bangga kalau mendapatkan tugas one way ticket, artinya lebih baik pulang nama daripada gagal dalam tugas, adegan ini ditampilkan dengan maksud agar  seluruh rakyat Indonesia mengetahui kalau Indonesia mempunyai Prajurit TNI yang tangguh dan siap menjalankan tugas demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik  Indonesia.

“Film ini dibuat untuk meyakinkan rakyat agar mengetahui bahwa TNI selalu siap setiap saat melaksanakan panggilan tugas guna melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, dalam pembuatan film Merah Putih Memanggil melibatkan pasukan Kopassus, Denjaka, Kopaska, Penerbal, KRI Diponegoro dan Kapal Selam KRI Nanggala dari TNI AL serta Skuadron pesawat tempur Sukhoi SU-30 dari TNI AU.

“Saya berpesan kepada seluruh  masyarakat Indonesia, rugi apabila tidak menonton film ini,” katanya.

Produksi film Merah Putih Memanggil dilaksanakan shooting mulai dari tanggal 29 Maret 2017 s.d. 30 April 2017 di daerah Gunung Bundar Selatan, Kota Bogor dan akan dilanjutkan tanggal 2 s.d. 15 Mei 2017 di Pantai Anyer, Banten dan sekitarnya. Rencana pertunjukan perdana akan ditayangkan pada tanggal 5 Oktober 2017 bersamaan dengan HUT TNI.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya: Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Gadang Pambudi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar Hutagaol, Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna, Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat melihat proses shooting film Merah Putih Memanggil.(puspen tni/ziz)

Kodam V/Brawijaya Perkuat Kerjasama dengan Pemprov Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Seusai menyerahkan tongkat Komando Garnisunnya ke Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko M. D. A., mantan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana, S. Ip melanjutkan acara pisah sambut di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, tadi malam.

Dalam acara itu, Mayjen TNI I Made Sukadana menilai jika kerjasama yang diberikan oleh Pemprov Jatim selama dirinya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya sangatlah baik.

“Kurang lebih selama 9 bulan saya menjabat disini, kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim sangat baik,” kata mantan Pangdam V/Brawijaya itu.

Rencananya, kata Mayjen TNI I Made Sukadana, mendekati masa purnanya. Ia berencana akan tinggal dan menetap di Kota Malang.

“Kalau sudah pensiun, saya berencana akan menetap di Kota Malang. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh prajurit di bawah kendali Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Suhardi,” tuturnya.

Dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko menambahkan, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban oleh Mayjen TNI I Made Sukadana.

“Saya akan melanjutkan kerjasama dan sinergitas dengan Polri dan Pemerintah setempat yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” tutur Pangdam.

Selain itu, kata Mayjen Kustanto, sebelum menjabat sebagai Pangdam, beberapa pengalaman sudah didapatkannya selama mengemban tugas sebagai prajurit di Kodam V/Brawijaya.

“Dengan adanya pengalaman saya selama menjadi prajurit di Jawa Timur, saya akan terus berupaya dengan sebaik mungkin dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di wilayah ini,” bebernya.

Perlu diketahui, saat ini, Pemprov Jatim berupaya untuk terus meningkatkan pembangunan maupun pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bahkan, kata Gus Ipul, ia menilai, saat ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) Pemprov Jatim yang belum terselesaikan dengan baik.

“Dengan adanya PR itu, saya harap nanti semua instansi akan bekerjasama dengan sebaik mungkin” kata Gus Ipul.

Wagub Jatim itu menuturkan, untuk saat ini, beberapa program telah diselesaikan TNI dengan baik. Hal itu, kata dia, merupakan penilaian bagi Pemprov Jatim sekaligus Pemerintah Pusat.

“TNI sudah menjalankan program RTLH dan TMMD dengan sangat baik. Apresiasi itupun juga dilontarkan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Berkenaan dengan hal itu, ia berharap kerjasama antara Pemprov Jatim dan TNI di jajaran Kodam V/Brawijaya dapat terjaga dengan sebaik-baiknya.

“Saya harap, kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim akan membuahkan hasil terutama bisa mewujudkan Jawa Timur yang aman dan sejahtera,” tutupnya.(pendam5/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat menghadiri pisah sambut Pangdam V/Brawijaya.(pendam5/ziz)

Mabes TNI Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H

JAKARTA (halopolisi.com) – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H dengan penceramah K.H. Jazuli zaini M.A., (Ketua Pembina Yayasan Al Minna) di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).
 
Dalam ceramahnya K.H. Jazuli zaini M.A. menyampaikan, peringatan Isra’ dapat diartikan bahwa hubungan antara manusia dengan manusia seperti hubungan TNI dengan masyarakat harus semakin erat untuk memperkuat TNI agar tetap kuat. Sedangkan Mi’raj yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang hakiki.
 
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya;  Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus TNI dan segenap Prajurit serta PNS TNI yang beragama Islam di lingkungan Mabes TNI.(puspen tni/ziz)
FOTO: Peringatan Isra’ Mi’raj di Mabes TNI.(puspen tni/ziz)

Lantamal V-Premprov Jatim Perbaiki 1.825 Rumah Tidak Layak Huni

JEMBER (halopolisi.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal V) merenovasi sebanyak 1.825 unit rumah tidak layak huni di wilayah Pesisir Jawa Timur dalam program Operasi Bakti Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2017 yang diresmikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs.H.Saifullah Yusuf di Alun-Alun Kecamanatan Kencong, Kabupaten Jember, Selasa (25/4/2017).

Hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Lantamal V, Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M, Para Kepala Dinas Terkait Pemprov Jatim, Wakil Bupati Drs. KH. Muqit Arief beserta jajarannya, Camat Kencong, Camat Puger, para Kepala Desa di wilayah Kencong dan para tohkoh agama lainnya.

Menurut Wagub Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf saat menjadi Irup mengatakan bahwa yang menjadi sasaran renovasi RTLH adalah masyarakat dalam kategori rumah tangga miskin yang berpedoman pada enam indikator kemiskinan, yaitu lantai rumah masih berupa tanah, dinding rumah terbuat dari bilik bambu/sisik/gedek, tidak memiliki jendela dan ventilasi udara, tanah milik pribadi dan tidak bermasalah, tidak memiliki aset lain selain rumah, penghasilan tidak tetap (buruh serabutan/di bawah UMP/Janda/Jompo).

Wagub Jatim berharap setelah dilaksanakan renovasi RTLH ini, masyarakat miskin Jawa Timur semakin berkurang dan dapat menikmati rumah layak huni yang memenuhi kriteria seperti persyaratan keselamatan bangunan, yaitu struktur bawah pondasi dan struktur kolom-balok. Memenuhi persyaratan kesehatan, yaitu pencahayaan cukup, penghawaan, dan sanitasi yang baik. Kemudian persyaratan kecukupan luas minimum 7,2 m2 sampai dengan 12 m2.

“Kami sangat bersyukur atas pelaksanaan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni untuk masyarakat pesisir ini. di Kabupaten Jember ini, khususnya di Kecamantan Kencong terdapat beberapa rumaha yang direnovasi. Program ini merupakan salah satu upaya dalam rangka partisipasi dan sumbangsih TNI AL dalam hal ini Lantamal V bersama Pemerintah provinsi Jawa timur dalam memperbaiki tingkat kehidupan masyarakat pesisir,” terang orang nomor dua di Provinsi Jatim ini.

Sementara itu Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. mengatakan mengatakan bahwa program RTLH Pemprov Jatim ini sangat sejalan dengan program Lantamal V dalam Tupoksinya yaitu melakukan pembinaan potensi nasional dibidang maritim yang berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai komponen pendukung kekuatan pertahanan keamanan negara. Hal tersebut di atas juga menjadi satu bentuk penyelenggaraan pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla). Pembinaan masyarakat maritim khususnya masyarakat nelayan sebagai salah satu sasaran tugas pokok dan fungsi TNI AL.

Untuk pelaksanaan program RTLH tahun 2017 ini, sebanyak 1.825 unit rumah sejak awal tahun hingga Desember 2017 mendatang secara berkesinambungan oleh Dinas Potensi Maritim Lantamal V meliputi wilayah desa pesisir Probolinggo, Pasuruan Lamongan dan Tuban, sebanyak 350 unit, Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang sebanyak 500 unit, Lanal Banyuwangi termasuk didalamya wilayah Jember sebenyak 650 unit dan Lanal Batuporon, Madura sebanyak 325 unit meliputi beberapa kabupaten di wilayah Madura.

Kegiatan Bindesir dan Binpotmar TNI AL terangnya, akan selalu bersinergi dengan Instansi terkait seperti Pemerintah Daerah Kabupaten, Kota maupun Propinsi.(lantamal5/ziz)

FOTO: Peluncuran program perbaikan rumah kerjasama Lantamal V dengan Pemprov Jatim.(lantamal5/ziz)

Wanita TNI-Polri Kogartap III/Surabaya Peringati Hari Kartini

SURABAYA (halopolisi.com) – Wanita TNI Garnizun Tetap III/Surabaya memperingati Hari Kartini sekaligus melaksanakan syukuran dalam rangka pembinaan Korps Wanita TNI (Kowad, Kowal dan Wara) yang juga dihadiri Polwan, Satpol PP, ASN dan Perwakilan Dharma Pertiwi di Gedung R. Mulyadi Kodiklat TNI AL Bumimoro Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud ungkapan terima kasih dari Korps Wanita TNI atas perjuangan R.A Kartini yang telah menggagas perjuangan gerakan emansipasi bagi  wanita Indonesia.

Sehingga  momentum ini dijadikan sebagai tonggak pelaksanaan pembinaan Korps Wanita TNI secara serentak, baik di tingkat pusat maupun daerah.

 

Pada kesempatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi berkesempatan hadir dan membacakan Amanat Dangartap III/Surabaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA selaku Pembina Wanita TNI.

Ia menyampaikan, wanita harus mampu menjadi pencerah peradaban di suatu negara. Oleh karena itu, wanita jangan terlalu bergulat dalam menghadapi tantangan internal keluarga semata, lebih jauh lagi bahwa wanita harus mampu memasuki era modern dengan segala kekuatan jati diri.

“Untuk itu saya berharap peran itu akan semakin nyata, ketika  wanita TNI-Polri mampu menjaga spirit profesionalitas dan moralitas dalam kehidupan sesuai kodratnya namun tetap profesional dan militant. Sekaligus menjadi pembimbing generasi penerus masa depan yang berkualitas dalam realitas kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” ungkapnya.

Selain Kasdam, kegiatan ini turut dihadiri sejumlah TNI dan Polri seperti Pangarmatim, Dankodikal, Gubernur AAL, Pejabat Polda Jatim, Kasgartap III/Surabaya, Para Asisten dan Kabalak Kodam V/Brawijaya wilayah Surabaya besera para pimpinan TNI lainnya dan undangan.(pendam5/ziz)

FOTO: Peringatan Hari Kartini yang digelar wanita TNI-Polri se-Surabaya.(pendam5/ziz)

TNI-USPACOM Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan US Pasific Command (USPACOM) menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional yang diikuti oleh 30 negara kawasan Asia Pasifik, mulai tanggal 20-28 April 2017 di Jakarta. 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diwakili olehPerwira Tinggi Staf Ahli (Pa Sahli) Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntaksaat membuka Multinational Planning Augmentation Team (MPAT) Tempest Express-30 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (20/4/2017) mengatakan, kegiatanMPAT Tempest Express-30 adalah suatu kegiatan penanggulangan bencana multinasional.
 
Lebih lanjut Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyampaikan, pada kegiatan Tempest Express-30 ini akan didiskusikan tentang bagaimana memberikan bantuan yang cepat dan luas kepada negara yang sedang tertimpa bencana di kawasan Asia-Pasifik.  
“Dalam rangkaian kegiatannya nanti, kita juga akan berkoordinasi bagaimana bekerja dengan instansi terkait dan berbagai negara multinasional,” ucapnya.
 
Latma Tempest Express-30 menggabungkan kerja sama berbagai organisasi yang berbeda antara militer, komunitas kemanusiaan, instansi pemerintah dan instansi sipil lainnya, yang bersama-sama untuk merencanakan terhadap skenario tindakan penanganan yang dapat terjadi kapan saja di Asia Tenggara,” jelas Brigjen TNI Edison Simanjuntak.
 
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyatakan, peristiwa bencana alam dalam suatu negara bukan hanya tanggung jawab pihak sipil atau komunitas kemanusiaan semata.
Keberhasilan misi-misi penanganan bencana alam, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri sangat bergantung pada kerja sama sipil, militer, komunitas kemanusiaan, pemerintah, LSM dan organisasi terkait lainnya,” terangnya.
 
Menurut Pa Sahli Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak, pasukan militer sering kali dilibatkan dalam penanganan bencana di beberapa Negara,seperti Indonesia.  
TNI merupakan pihak pertama dan pendukung utama, bahkan terkadang sebagai pelaku utama dalam menangani kondisi bencana alam, katanya.
 
Pada kesempatan yang sama, Paban 7 Latma Sops TNI Kolonel Inf A. Budi Handoyoselaku Direktur Latma Tempest Express-30mengatakan bahwa, latihan ini diikuti oleh 30negara yaitu Australia, Cambodia, France, India, Japan, Maldives, New Zealand, Philippines, Sri Lanka, Tuvalu, Vanuatu, Bangladesh, Canada, Fiji,  Indonesia, Korea,Mongolia, Brunei, East Timor, Germany, Italy, Malaysia, Nepal, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, United Kingdom,Vietnam, Solomon Island, Tonga, danUnited States.
 
Menurut Direktur Latma Tempest Express-30, Materi Latma Tempest Express-30yang disampaikan diantaranya HumanitarianStakeholders, Humanitarian Principles,International  Disaster  Response Operations, CM Coord & Hu MOCC,Humanitarian Logistics,IDN Disaster Response Mechanisms, MNF SOP Introduction and MNF SOP HA/DR Annex.
 
Dalam Latma Tempest Express-30, terdapat pula instansi pemerintah yang terlibat yaitu Kemensos, Kemenkes, Pemprov Yogyakarta, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, BNPB, BPBD Yogyakarta, BATAN Yogyakarta, Kantor SAR Yogyakarta (Basarnas/SAR), Polda Yogyakarta (District Police),” tambah Kolonel Inf A. Budi Handoyo.
 
Turut hadir dalam upacara pembukaan diantaranya, Kapusinfolahta TNI Marsma TNI Dadang Hermawan M.Sc, Kolonel Mark Railey, Kepala Kantor Kerjasama Pertahanan Amerika Serikat di Jakarta, Mr. Scoot A. Weidie dan  Kepala Bagian Kerjasama Latihan dan Program Multinasional (USPACOM J712).(puspen tni/ziz)
FOTO: TNI saat menggelar latihan penanganan bencana multinasional bersama Uspacom.(puspen tni/ziz)

TNI-Polri Jamin Keamanan Pilkada Putaran Kedua DKI Jakarta

JAKARTA (halopolisi.com) – Personel TNI dan Polri yang bertugas pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017 harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat mulai dari rumah menuju TPS, saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.
 
Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Apel Gabungan Pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta yang diikuti sekitar 24.000 personel TNI dan Polri di Gedung Enconvention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).
 
Panglima TNI menyatakan, tugas yang diemban oleh personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas mulia, karena bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tentram dan damai tanpa tekanan saat melaksanakan pesta demokrasi.  
“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tegasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan kepada seluruh  personel TNI dan Polri agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.  
“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai.  Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” tegasnya.
 
Mengakhiri pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengharapkan agar pelaksanaan pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Selamat bertugas dan selamat berjuang, saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” ucapnya.
 
Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan, hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin oleh konstitusi. Oleh karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta.
“Bentuk hadirnya negara yaitu adanya personel TNI dan Polri dimasing-masing TPS untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran jalannya Pilkada putaran kedua DKI Jakarta,” katanya.
 
Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017, diterjunkan  62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas, termasuk di Tempat Pemungutan Suara.
 
Turut hadir dalam Apel Gabungan Pengamanan Pilkada antara lain, Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, Pangkoopsau 1 Marsda TNI Imran Baidirus dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi M. Iriawan.(puspen tni/ziz)
 
FOTO: Panglima TNI, Kapolri, bersama Menkopolhukam saat mengikuti apel pengamanan Pilkada DKI Jakarta.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Minta Jajarannya Tak Mudah Percaya Hoax

SURABAYA (halopolisi.com) – Penyebaran informasi dan berita-berita bohong (hoax) melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-Bhineka Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme. Guna membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan menyebar berita bohong (hoax) tersebut maka kata kunci bagi prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap berita bohong, percayalah kepada komandan satuan.
“Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat,” terang Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantanal V) Laksaman TNI Edi Sucipto,  S.E.,M.M. pada upacata Tujuhbelasan bulan April di Lapangan Yos Sudarso,  Mako Lantamal V,  Surabaya, Senin (17/4/2017).
Pada upacara rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin di Lantamal V Surabaya terasa berbeda karena seluruh panitia upacara adalah Wanita TNI (Kowal), termasuk komandan upacara yang dijabat Mayor Laut (K/W) dr. Erfrinsi (Rumkital dr. Oepomo). Hal ini dimaksudkan untuk memperingati hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April mendatang.
Menurut Panglima TNI, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, kini telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.
“Saya ingatkan, kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia,” terang Gatot -sapaan akrab Panglima TNI ini.
Kelompok “Cyber Narcoterorism” lanjutnya, menggunakan beragam situs terkemuka untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi. Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya.
Gerakan “Cyber Narcoterorism” menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh  bangsa-bangsa  di dunia. Untuk itu, kepada seluruh jajaran TNI, komando kewilayahan, khususnya aparat intelijen harus terus memantau, mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini.
 
Selanjutnya, kepada seluruh prajurit dan PNS TNI agar membentengi diri untuk tidak terlibat dalam kejahatan Narkoba, serta bangun terus kerjasama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi radikalisme.
 
Tantangan ke depan akan sangat kompleks, salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi “medan pertempuran baru” oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya.
Penggunaan media sosial di kalangan prajurit dan PNS TNI bahkan keluarga besar TNI sudah tidak terbendung lagi.
“Terkait dengan hal itu, saya memerintahkan agar tidak mengunggah gambar, foto dan video yang   tidak pantas untuk ditonton, karena hal ini dapat merugikan citra TNI di masyarakat,” tegasnya.
Selain itu,  orang nomor satu di jajaran TNI ini juga  mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kinerja yang tidak pernah surut hingga saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa para Prajurit dan PNS TNI adalah insan-insan yang bertakwa, setia dan rela berkorban dengan tulus ikhlas bagi bangsa dan negara.
“Saya berharap kesetiaan dan kerelaan berkorban ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi harus melekat sepanjang hayat dalam sanubari kita semua,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam upacara 17-an dilapangan upacara Yos Sudarso yaitu Wakil Komandan Lantamal V Kolonel Marinir Nana Rukmana, S. E., para Asisten Danlantamal V, para Kasatker, Kadis dan para perwira staf Labtamal V lainnya.(lantamal5/ziz)
FOTO: Danlantamal V Surabaya saat membacakan amanat Panglima TNI.(lantamal5/ziz)

Jabat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko Fokuskan Dua Program

SURABAYA (halopolisi.com) – Rotasi jabatan di lingkungan TNI merupakan suatu hal yang lumrah. Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, mutasi juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme keprajuritan di masing-masing satuan militer.

Saat ini, gerbong mutasi tersebut berlaku di Makodam V/Brawijaya, jabatan Pangdam V/Brawijaya yang sebelumnya diisi oleh Mayjen TNI I Made Sukadana, S. Ip, telah digantikan oleh Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D. A.

Hal itu ditandai dengan adanya acara penyambutan yang diiringi dengan tari remo yang berlangsung di Aula Makodam V/Brawijaya, kemarin.

Berkenaan dengan posisi barunya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko mengatakan jika dirinya akan melanjutkan program yang sebelumnya sudah berjalan.

“Sebagai Komando kewilayahan TNI-AD, maka program yang akan saya laksanakan tentu melanjutkan program yang sudah berjalan pada tahun ini,” kata pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah itu.

Namun, kata mantan Kasdam V/Brawijaya itu, dirinya akan memfokuskan diri terhadap dua program yang nantinya akan digencarkan di satuan Kodam V/Brawijaya.

“Dua program itu berkaitan dengan pembinaan satuan dan pembinaan teritorial. Kami akan fokus terhadap dua program ini sambil menyiapkan kesiapan satuan dan memastikan pembinaan territorial yang kita lakukan nantinya bisa bermanfaat,” tegasnya.

Selain itu, imbuh Pangdam, dalam menghadapi setiap isu yang berkembangan di kalangan masyarakat, ia mengimbau seluruh prajuritnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan di setiap lingkungan maupun wilayah di jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Ini merupakan tantangan kita di kedepannya. Saya himbau kepada semua prajurit untuk terus meningkatkan kewaspadaannya,” tutupnya.

Perlu diketahui, seusai menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana, S.Ip, rencananya akan menjabat sebagai Perwira Tinggi (Pati) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).(pendam5/ziz)

FOTO: Prosesi pergantian Pangdam V/Brawijaya.(pendam5/ziz)

Halaman 4 dari 165 1 2 3 4 5 6 7 8 9 165
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.