www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Bhayangkari Cabang Kediri Beri Tali Asih Warga Kurang Mampu

KEDIRI (halopolisi.com) – Peduli terhadap sesama dan berinteraksi satu sama lain adalah kewajiban dalam kehidupan ini. Berawal dari postingan di media sosial, Ketua Bhayangkari cabang Kediri, Ny. Ratih Sumaryono mendapat informasi  tentang salah satu warga di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri yang memerlukan uluran tangan.

Berbekal informasi tersebut, Ratih Sumaryono beserta rombongan Bhayangkari cabang Kediri mendatangi alamat warga tersebut guna memberikan tali asih untuk meringankan beban.

Kegiatan Bhayangkari Cabang Kediri ini sejalan dengan Program Polres Kediri yang sedang bergulir yaitu Program “Polres Kediri Peduli”. Untuk diketahui, setiap hari Jumat Polres Kediri menyiapkan beberapa kantong yang berisi sembako untuk dibagikan kepada warga kurang mampu. Pencarian sumberdana diambilkan dari infaq anggota Polres Kediri setiap hari saat apel pagi.

Ratih Sumaryono yang saat itu didampingi Lita Yakhob Silvana dan rombongan menerangkan, kegiatan Bhayangkari Cabang Kediri Peduli sebagai pendukung dari Program Polres Kediri.

“Kegiatan Bhayangkari cabang Kediri Peduli sejalan dengan program Polres Kediri Peduli untuk itu kami lakukan kegiatan sosial. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban warga,” ungkap Ratih Sumaryono.(hp kediri/ziz)

FOTO: Ketua Bhayangkari Cabang Kediri saat memberi tali asih pada warga kurang mampu.(hp kediri/ziz)

Polsek Rungkut Atur Lalu Lintas Depan Transmart

SURABAYA (halopolisi.com) – Sejak grand opening Mall Transmart Jalan Raya Kali Rungkut, pengunjung terus meluber sehingga berdampak timbulnya kepadatan. Untuk itu, Kanit Lantas Polsek Rungkut, AKP Hadi Waluyo bersama anggota melakukan pengaturan dan imbauan pada pengendara, Sabtu (25/2/2017).

Pengaturan dan imbauan dilakukan agar pengendara tidak berhenti menumpuk dan saling serobot ingin masuk Mall Transmart, sehingga menumpuk dan mempersempit jalan dan menimbulkan kepadatan.

Guna kelancaran arus lalu lintas dilakukan juga pola pengaturan. Hal itu dilakukan dengan harapan agar arus lalu lintas lancar dan tidak terjadi kepadatan.(eko/ziz)

FOTO: Anggota Polsek Rungkut saat mengatur lalu lintas depan transmart.(hp rungkut/ziz)

Kapolres Situbondo Gelar Muhibah Ummat ke Dusun Merak

SITUBONDO (halopolisi.com) – Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) bersama rombongan Muhibah Ummat menuju Dusun Merak menggunakan sampan/perahu mengingat sulitnya medan jalur darat, Sabtu (25/2/2017).

Melihat pemimpin seperti ini, yang mau ikut serta ke daerah terpencil, menyeberang laut dengan perahu untuk hadir di tengah masyarakat di dusun Merak menambah semangat para peserta karena jarang-jarang ada pemimpin yang mau turun langsung ke daerah terpencil apalagi harus melawan derasnya ombak untuk sampai tujuan.

Rombongan Muhibah Ummat sebanyak 70 orang berangkat dari pelabuhan Mimbo Kecamatan Banyuputih menggunakan 3 perahu dan menempuh 2 jam perjalanan atau menempuh jarak 50 km untuk sampai di Dusun Merak yang merupakan lokasi pelaksanaan Muhibah Ummat.

Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) bersama KHR Azzaim Ibrahimi dan KH. Abdullah Faqih Gufron (Gus Faqih) tampak santai menikmati perjalanan menggunakan perahu.

“Alhamdulillah, dalam kegiatan yang penuh rahmat Allah SWT ini, kita bersama-sama menuju Dusun Merak untuk menyapa masyarakat/warga mengunjungi masjid-masjid di sana sekaligus mendengarkan tausiyah dari para Kyai dalam rangka membentengi ummat dari paham radikalisme,” ucap Kapolres Situbondo sambil menikmati pisang rebus.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Rombongan Kapolres Situbondo menaiki perahu saat muhibah ummat ke Dusun Merak.(hp situbondo/ziz)

Kapolres Bondowoso Lakukan Penghijauan di Ijen

BONDOWOSO (halopolisi.com) – Bertempat di dataran tinggi Ijen, Kapolres Bondowoso, AKBP Afrisal SIK., bersama Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifudin, pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kapolsek Sempol AKP Murdjito dan segenap jajaran manager PTPN XII menggelar penanaman pohon dan penghijauan, Sabtu (25/2/ 2017).

Penanaman pohon dan penghijauan di kawasan Ijen sebagai wujud peduli lingkungan dan pemanfaatan lahan guna mencegah adanya kekeringan dan bencana alam. Dalam kesempatan tersebut jenis pohon yang ditanam adalah pohon Makadamia.

Dalam sambutannya, Kapolres Bondowoso menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Polsek Sempol, Muspika dan PTPN XII yang telah menyelanggarakan kegiatan penghijauan tersebut.

Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah kegiatan yang sangat positif karena dapat mempertahankan kelangsungan hidup di masa depan.

“Kegiatan ini tak hanya akan bermanfaat bagi kita, namun juga untuk anak cucu kita nanti,” ucap Kapolres Bondowoso.

Kapolres Bondowoso pun mengajak seluruh elemen masyrakat untuk menanam dan memelihara pohon untuk menjaga kelestarian alam dan keanekaragaman hayati.

“Peliharalah pohon yang ditanam, jaga dan rawatlah dengan baik agar nantinya menjadi hasil yang baik dan dapat dinikmati bersama,” tutup Kapolres Bondowoso.(hp bondowoso/ziz)

FOTO: Kapolres Bondowoso saat melakukan penghijauan.(hp bondowoso/ziz)

Bhayangkari  Polres Bojonegoro Gelar Aksi Menanam Tanaman Obat

BOJONEGORO (halopolisi.com) – Guna mendukung gerakan “Berseri” yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, Bhayangkari Polres Bojonegoro membuat aksi menanam tanaman obat-obatan di kebun toga (tanaman obat keluarga) komplek perumahan asrama polisi Mapolres.

Tanaman obat-obatan yang ditanam tersebut sebelumnya diperoleh dari swadaya para anggota Bhayangkari Cabang Bojonegoro melalui para ketua Ranting Bhayangkari.

Kapolres Bojonegoro bersama para pejabat utama lainnya juga ikut dalam aksi penanaman tanaman obat-obatan ini guna mendampingi para istrinya saat melakukan aksi penanaman pohon yang sering disebut jenis empon-empon tersebut.

Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro, Ny. Sistri Wahyu Bintoro mengungkapkan, tujuan dilakukannya penanaman pohon jenis obat-obatan ini selain mendukung program gerakan “Berseri” yang dicanangkan oleh Pemerintah juga untuk melesatarikan tradisi nenek moyang yang pada jaman dahulu sebelum adanya ilmu kedokteran yang modern sudah menggunakan tanaman obat-obatan sebagai obat pada saat sakit.

“Gerakan ini juga sebagai pelestarian budaya dari nenek moyang, dimana pda jaman dahulu para leluhur kita mengandalkan tanaman obat-obatan sebagai media untuk menyembuhkan sakit,” ungkap istri Kapolres Bojonegoro ini.(hp bojonegoro/ziz)

FOTO: Bhayangkari Polres Bojonegoro saat menanam tanaman obat.(hp bojonegoro/ziz)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kunker ke Polsek Jajaran

SURABAYA (halopolisi.com) – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ronny Suseno, S.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanjung Perak, Ny. Novie Chintya Ronny dan rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) di lima Polsek di jajaran.

Pada Kunker tersebut masing-masing Polsek yang dikunjungi menyampaikan situasi wilayahnya masing-masing, baik situasi kamtibmas maupun keanggotaannya.

“Saya melaksanakan kunjungan kerja ini agar antara pimpinan dengan anggota tidak ada kesenjangan dan kunjungan ini bisa menambah tali silaturahmi,” tegas AKBP Ronny Suseno.

Kunker ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan dan situasi di wilayah Polsek dan memberikan arahan kepada para anggota Polsek sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Diharapkan dengan kunker ini maka masing-masing anggota Polsek jajaran dapat lebih mengenal sosok pimpinan dan mengetahui visi dan misi Polres Pelabuhan Tanjung Perak ke depan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak menekankan kepada anggota di lapangan terutama Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan instansi samping dan seluruh elemen masyarakat dalam menekan angka kriminalitas seperti bahaya narkoba, miras dan kemaksiatan.

Dalam kesempatan kunker ini, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga memaparkan agar setiap permasalahan kecil di masyarakat tidak harus selalu dilaporkan ke ranah hukum karena sekarang sudah ada tiga pilar di desa yaitu kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Saya berharap dengan adanya Tiga Pilar ini Bisa menyelesaikan setiap permasalahan di desa dengan musyawarah dan secara kekeluargaan,” ujarnya.(hp tanjung perak/ziz)

FOTO: Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak saat Kunker ke Polsek jajaran.(hp tanjung perak/ziz)

Polres Madiun Tingkatkan Sinergi Menuju Kabupaten Kondusif

MADIUN (halopolisi.com) – Program unggulan Polres Madiun “Brem Kamtibmas” (Bhayangkara Respon Masalah Kamtibmas) kembali digelar. Kali ini acara yang merupakan dialog interaktif antara Polres Madiun dan masyarakat sengaja digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun.

Dalam acara yang diikuti oleh 3 pilar Kecamatan Balerejo, plus tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda maupun tokoh silat tersebut, Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya, SIK, M.Hum menyampaikan tentang kondisi bangsa saat ini sangat rentan dipecah belah. Berbagai berita bohong atau hoax banyak bertebaran melalui media sosial. Masyarakat harus cerdas memilah informasi dan mengecek kebenarannya dan tidak ikut menyebarkan berita yang belum jelas asal usulnya.

 

“Sinergi yang sudah ada terus ditingkatkan dan terima kasih dedikasinya menjaga Kamtibmas kondusif di Kecamatan Balerejo. Serta terkait proyek nasional pembangunan jalan tol agar setiap ada permasalahan diselesaikan dengan musyawarah mufakat,” kata AKBP I Made Agus.

Pada sesi tanya jawab, para tokoh masyarakat yang hadir berkesempatan mengajukan pertanyaan kepada Kapolres Madiun, diantaranya tentang perjudian, peredaran miras, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya serta peran Polisi pada generasi muda.

Dengan gaya bicara yang santai namun serius, Kapolres Madiun memaparkan bahwa dirinya telah menyatakan perang terhadap Judi, Miras, Narkoba dan Prostitusi.

“Tak ada tempat untuk Judi, Narkoba dan Miras di Madiun, seluruh Kapolsek telah saya perintahkan menyikat habis Judi, Miras dan Narkoba. Bantu Polri dengan menginformasikan pelaku, mari bersama-sama jadikan Madiun bebas Judi, Miras dan Narkoba maupun penyakit masyarakat lainnya,” jawab AKBP I Made Agus.

Masalah generasi muda, Kapolres Madiun menuturkan, pihaknya melalui Satbinmas dan Satlantas secara simultan terus berinteraksi dengan pihak sekolah-sekolah.

“Ada Program Polisi Sahabat AnakPolice goes To school dan P3B (Polantas Peduli Pelajar Bermotor), Bhabinkamtibmas Polres Madiun juga demikian, masuk ke sekolah-sekolah melaksanakan Binluh membangun karakter kebangsaan generasi muda,” ujarnya.

 

Rangkaian kegiatan Brem Kamtibmas, Kapolres Madiun juga memberikan bantuan kemanusiaan pada masyarakat yang tidak mampu, kemudian ditutup dengan foto bersama Kapolres Madiun dengan 3 pilar plus Kecamatan Balerejo.(hp madiun/ziz)

FOTO: Kapolres Madiun saat berdialog dengan warga Balerejo.(hp madiun/ziz)

Polsek Rungkut Kawal Grand Opening Transmart

SURABAYA (halopolisi.com) – Untuk memastikan kelancaran dan keamanan grand opening Transmart di Jalan Raya Kali Rungkut, Kapolsek Rungkut, Kompol Dwi Heri Sukiswanto SH mengerahkan personil pengamanan maupun pengaturan arus lalu lintas dengan Kanit maupun Panit gabungan fungsi sebagai Padal.

Grand Opening Transmart dihadiri Presdir Transmart Choirul Tanjung (CT Corp) dan undangan yang penandatanganan prasatinya dilakukan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personil menyebar di simpul jalan rawan kepadatan secara terbuka menggunakan pakaian dinas maupun membaur bersama pengunjung menggunakan pakaian preman.

Anggota Polsek Rungkut juga ditempatkan di lokasi parkir, baik roda dua maupun roda empat mengantisipasi timbulnya gangguan kamtibmas.

Pengamanan dan pengaturan dilakukan bersama tiga pilar Kamtibmas yang diback-up pula dari Polrestabes Surabaya, Dishub maupun petugas Satpam.(eko/ziz)

FOTO: Grand Opening Transmart yang mendapat pengawalan dari Polsek Rungkut.(hp rungkut/ziz)

Polres Bojonegoro Kawal Napak Tilas Mensesneg ke Sekolahannya

BOJONEGORO (halopolisi.com) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Dr. Pratikno, M.Sos., Sc pulang kampung di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo. Kedatangan Mensesneg tersebut menggunakan pesawat terbang dari Jakarta menuju Jogjakarta dan selanjutnya menggunakan mobil menuju Kabupaten Bojonegoro.

Agenda kepulangan Menteri yang pernah menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Gudeg Jogjakarta tersebut ke kampung halaman, selain rindu kampung halaman juga mengadakan napak tilas ke SMPN 1 Padangan sekaligus bersilaturahmi kepada guru, staf serta murid SMPN 1 Padangan, karena Dr. Pratikno, M.Sos., Sc alumni SMPN 1 Padangan tahun 1976.

Kedatangan menteri yang merupakan putra asli Kabupaten Bojonegoro tersebut menyedot perhatian banyak masyarakat yang berkeinginan menyalami serta berfoto dengan Mensesneg Pratikno beserta Ibu.

Guna memberikan pengamanan fasilitas setinggkat pejabat negara atau VIP, Polsek Padangan yang dipimpin langsung Kapolsek Padangan, Kompol Eko Dhani Rinawan, SH menyiapkan sebanyak 15 personil.

“Karena ini merupakan pejabat negara, kami memberikan pengamanan VIP,” ungkap Kapolsek Padangan.

Saat bersilaturrahmi di SMPN 1 Padangan, Mensesneg memberikan bimbingan dan motivasi kepada seluruh siswa agar para siswa giat belajar, sehingga apa yang akan di cita-citakan dapat diraih.

Setelah memberikan bimbingan dan motivasi kepada seluruh murid SMP N 1 Padangan, Mensesneg pulang ke rumahnya di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo menggunakan pengawalan dari Satlantas Polres Bojonegoro, sebelum minggalkan SMPN 1 Padangan, Mensesneg diberikan cinderamata.(hp bojonegoro/ziz)

FOTO: Polsek Padangan jajaran Polres Bojonegoro saat mengawal napak tilas Mensesneg ke sekolahannya.(hp bojonegoro/ziz)

Polres Banyuwangi Geber Gerakan Ngonthel ke Sekolah

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Jajaran Polres Banyuwangi terus menggeber gerakan berangkat ke sekolah sambil ngonthel. Seperti misalnya di Srono ada istilah Gerakan Anak Sekolah Pakai Sepeda Onthel (Gaspol). Untuk wilayah Genteng istilah yang dipakai beda lagi. Aparat Polsek Genteng bersama pihak SMPN 4 Genteng sepakat menelurkan istilah Gasega yang memiliki kepanjangan Gerakan Sekolah Naik Sepeda Gayung.

Secara resmi, program ini digulirkan kemarin. Launching kegiatannya dipimpin Kapolsek Genteng, Kompol Sumartono dan melibatkan 671 siswa SMPN 4 Genteng dari semua jenjang kelas. Meskipun beda istilah, inti dari program ini sama-sama ingin mendidik anak usia dini agar mematuhi aturan lalu lintas.

Baik Gaspol maupun Gasega sama-sama melarang anak SMP naik sepeda motor sendiri ke sekolah. Apabila orang tua tak bisa mengantar jemput, maka pihak sekolah mengarahkan agar para wali menyuruh orang lain untuk melakukannya. Misalnya dengan menyewa tukang ojek khusus  atau angkutan carteran yang disokong beberapa siswa yang tinggal satu jalur.

Jika langkah itu tak bisa dijalani, sebaiknya anak didik diarahkan untuk naik sepeda gayung ke sekolah.

Menurut Kompol Sumartono, selain sehat, program yang digulirkan Pemda Banyuwangi dan didukung unsur kepolisian ini sangat membantu para wali murid.

“Naik sepeda gayung kan tidak bayar. Itu berarti ongkos naik angkot atau anggaran untuk membeli bahan bakar selama antar jemput  bisa ditabung dan dialihkan untuk keperluan lain,” ulasnya.

Kompol Sumartono meminta inovasi ini jangan dipandang para orang tua maupun siswa memberatkan. Di kota besar seperti Jakarta, Surabaya maupun Bali para pekerja kantoran juga memilih moda transportasi ramah lingkungan ini dalam bekerja. Mereka tidak segan apalagi malu mengayuh sepeda di tengah jalan raya yang padat kendaraan.

“Budaya hidup sehat menjadi pilihan bagi pekerja kantor di kota besar sehingga memilih Bike to Work yang berarti bekerja menggunakan sepeda. Bagi kalangan pelajar budaya seperti itu perlu sebagai pendidikan ekonomi dan kesehatan kelak ketika dewasa,” ulas Kompol Sumartono memberikan gambaran tentang Gasega.

Di institusi kepolisian juga ada. Yakni Pasukan Sabhara Bersepeda. Tugasnya adalah melakukan patroli di lingkungan permukiman padat penduduk serta kawasan rawan macet. Alat transportasi seperti ini menjadi pilihan supaya tidak mengganggu ketenangan masyakarat ketika melintas di gang-gang kecil.

Makanya, dia meminta para siswa maupun wali murid untuk mendukung penuh Gasega. Faktor keselamatan anak usia dini di jalan raya juga menjadi pertimbangan. Mengingat data di Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi jumlah pengendara usia dini yang belum mengantongi SIM cukup dominan mengalami kecelakaan.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Polsek Genteng jajaran Polres Banyuwangi saat launching gerakan ke sekolah menggunakan sepeda kayuh bersama siswa SMPN 4.(hp banyuwangi/ziz)

Halaman 1 dari 2208 1 2 3 4 5 6 2,208
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.