www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Polres Wonosobo Intensifkan Razia Jelang Ramadan

WONOSOBO (halopolisi.com) – Menjelang datangnya bulan puasa, Polres Wonosobo terus melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Berbagai razia yang dilakukan dengan sasaran premanisme, miras hingga curanmor rutin dilaksanakan setiap malam di berbagai tempat dengan potensi kejahatan tinggi.

Mulai tanggal 5 sampai 19 Mei Polres Wonosobo melaksanakan razia di tempat-tempat hiburan malam. Selain itu, razia kendaraan bermotor juga turut dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres Wonosobo. Sasaran razia meliputi pelanggran kasat mata hingga kelengkapan surat kendaraan bermotor.

Kegiatan yang terus dilaksanakan oleh Polres Wonosobo ini merupakan langkah awal untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang datangnya bulan Ramadhan.

 

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhamad Ridwan, S.I.K., melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono S.H., menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas menjelang bulan puasa.

Selain operasi dengan sasaran premanisme, perjudian, miras, prostitusi, curas, curat, curanmor juga dilaksanakn operasi Kepolisian Patuh Candi 2017.

“Jadi jangan heran kalau Kepolisian Resor Wonosobo sering melakukan razia kepolisian. Razia Kepolisian selain menindak pelanggar undang-undang lalu lintas juga untuk mencegah/mempersempit ruang gerak para pelaku pencurian (Curanmor),” kata Kasubag Humas.

“Selain berbagai razia yang dilaksanakan, Polres Wonosobo juga membentuk suatu tim untuk memantau kenaikan harga bahan kebutuhan pokok untuk mencegah terjadinya penimbunan oleh makelar-makelar serta kenaikan harga sembako yang tidak sesuai kewajaran. Dari hasil pantauan tim di lapangan diperoleh hasil bahwa tetap kenaikan harga bahan pokok, namun kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” tutup Kasubbag Humas.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Jajaran Polres Wonosobo saat mengintensifkan razia pangan jelang Ramadan.(hp wonosobo/ziz)

Kompol Umi Mariati Resmi Jabat Wakapolres Wonosobo

WONOSOBO (halopolisi.com) – Pergantian pejabat utama kembali terjadi di Polres Wonosobo. Kompol Christian Aer, S.H., S.I.K resmi berpindah tugas ke Polres Kebumen dengan jabatan yang sama setelah kurang lebih lima bulan menduduki jabatan sebagai Wakapolres Wonosobo. Penggantinya adalah Kompol Umi Mariati, S.I.K. yang sebelumnya merupakan Wakapolres Kebumen sebelum bertukar tempat dinas dengan Kompol Christian.

Bertempat di lapangan olahraga Polres Wonsoobo telah dilaksanakan upacara serah terima jabatan Wakapolres Wonosobo. Serah terima dipimpin langsung oleh Kapolres Wonsoobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.H., S.I.K., dan diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo serta polsek jajaran.

Kapolres dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hal seperti ini merupakan hal yang biasa dan wajar dalam kepolisian. Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada Kompol Christian yang telah bertugas dengan baik.

“Terima kasih kepada Kompol Christian atas pelaksanaan tugas yang baik selama kurang lebih 5 bulan di Wonosobo. Selamat dan sukses dalam tugas di tempat yang baru,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Wonosobo juga menyampaikan harapan untuk pejabat Wakapolres Wonosobo yang baru agar bisa segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

“Saya juga minta kepada Kompol Umi untuk terus berinovasi dan berkarya,” lanjutnya.

Kompol Umi Mariati, S.I.K., merupakan seorang polisi wanita dengan karir yang patut diperhitungkan. Tiga kali menjabat sebagai Kapolsek dan tiga kali menjabat sebagai Wakapolres di 3 Polres yang berbeda di Polda Jateng membuktikan bahwa gender tidak mempengaruhi karir dan kesempatan seorang wanita untuk menduduki jabatan tertentu.

Kompol Umi Mariati, S.I.K., memulai karir di kepolisian sejak tahun 1993. Lulusan SEBA Polwan tahun 1993 hanya menyandang pangkat bintara selama lima tahun kemudian meniti karir sebagai perwira Polri dengan menempuh pendidikan CAPAREG 1998 (Calon Perwira Reguler). Setelah lulus dari pendidikan Capareg beliau langsung mendapatkan tugas di Akademi Kepolisian sampai tahun 2003.

Selama lima tahun bertugas di AKPOL Kompol Umi telah mengantar lima angkatan perwira polisi yang siap memimpin kepolisian.

Kemudian pada tahun 2005 Kompol Umi berdinas di kesatuan diawali dari Pama (Perwira pertama) Polda Jateng masih ditahun yang sama, Kompol Umi bertugas sebagai Kapolsek Kalibanteng Polres Semarang Barat. Satu tahun kemudian Kompol Umi dipindah tugaskan menjadi Kapolsek KPPP Polres Semarang Timur selama kurang lebih satu tahun. Pada tahun 2007 Kompol umi ditugakan kembali menjadi Kapolsek di Semarang Genuk Polres Semarang Timur.

Di tahun 2012, Kompol umi dipercaya menduduki jabatan sebagai Wakapolres Pekalongan selama kurang lebih 3 tahun kemudian ditugaskan di Biro Sarana Prasarana Polda Jawa Tengah.

Selama satu tahun bertugas di Polda Jateng, Kompol umi kembali ditugaskan menjadi Wakapolres Kebumen. Pada tahun 2017 Kompol Umi ditugaskan sebagai Wakapolres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Sertijab Wakapolres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

Awali Operasi Patuh, Kapolres Wonosobo Cek Kelengkapan Anggota

WONOSOBO (halopolisi.com) – Operasi Patuh Candi 2017 Polres Wonosobo resmi dimulai, 14 hari kedepan Satlantas Polres Wonosobo yang didukung satuan operasional Polres Wonosobo lain akan memulai lagi mengajak masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk bangga Tertib Berlalu lintas.

Diawali dengan Latihan Pra Operasi yang telah dilaksanakan pada Senin tanggal 8 Mei 2017. Kegiatan ini untuk menyamakan presepsi cara bertindak serta penentuan target operasi. Maka hari ini, Selasa tanggal 9 Mei 2017 dilaksanakan Gelar Pasukan Ops Patuh Candi 2017 dengan mengundang Dinas Instansi Samping di Lapangan Mapolres Wonosobo.

Selesai pelaksanan Gelar Pasukan, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K., memerintahkan seluruh peserta gelar pasukan untuk menunjukkan kelengkapan berkendaraa seperti SIM dan STNK.

“Sebelum kita melaksanakan pengecekan kepada masyarakat, selaku petugas, baik TNI, Polri, Disperkimhub dan Sat Pol PP harus bisa menjadi contoh masyarakat. Untuk itu, silakan tunjukkan surat-surat kelengkapan berkendaranya masing-masing,” kata Kapolres Wonosobo.

Didampingi Kasatlantas Polres Wonosobo AKP SS. Udiyono, S.H., dan Unit P3D, Kapolres mulai pengecekan kepada peserta gelar pasukan. Baik Bintara, Perwira, ASN Polri dan para tamu undangan pun tak luput dari pemeriksaan oleh Kapolres Wonosobo. Hasilnya, seluruh anggota sudah memiliki SIM, bahkan ada yang memiliki Sim B2. Padahal rata-rata hasil pemeriksaan anggota hanya menggunakan Sim A dan Sim C.

Saat disinggung terkait pemeriksaan anggota TNI di Lapangan Mapolres Wonosobo dalam pelaksanan Gelar Pasukan Ops Patuh Candi 2017, Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono menjelaskan bahwa itu adalah bentuk nyata bahwa TNI siap mendukung Kabupaten Wonosobo sebagai kabupaten tertib berlalulintas.

“TNI juga taat undang-undang berlalu lintas. Kami siap diperiksa saat ada razia dijalan. Bahkan kami siap memberikan dukungan pasukan dalam backup pemeriksaan di jalan,” ungkapnya.

“Ini juga sebagai wujud soliditas TNI, Polri serta Dinas Instansi lain dalam mendukung tertib berlalulintas. dengan solidnya unsur pemerintahan maka akan terjaga keutuhan NKRI,” tutup Dandim.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Kapolres Wonosobo saat mengecek kelengkapan anggota.(hp wonosobo/ziz)

Satlantas Polres Wonosobo Gelar Operasi Patuh Candi 2017

WONOSOBO (halopolisi.com) – Polres Wonosobo mulai Selasa (9/5/2017) besok melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Patuh Candi 2017. Operasi Patuh ini bersifat terbuka dalam bentuk pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas yang dilaksanakan dengan mengedepankan Satlantas dengan didukung satuan kepolisian lainnya dan dilaksanakan secara profesional, bermoral dan humanis.
lanjut…

Kapolri ke-7 Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo Tutup Usia

JAKARTA (halopolisi.com) – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ke-7, Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo meninggal dunia pada Jumat (5/5/2017) sekitar pukul 02.41 WIB pada usia 89 tahun. Pagi ini, jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Hang Tuah VI Nomor 2, Jakarta Selatan.
lanjut…

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana Siap Sinergis Beri Layanan Prima

BANJARMASIN (halopolisi.com) – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda dari Brigjen Pol Erwin Triwanto kepada Brigjen Pol Rachmat Mulyana, Sabtu (29/4/2017).

Kapolda Kalsel yang baru, Brigjen Rachmat Mulyana dalam kesempatan ini meminta seluruh anggota Polda Kalsel untuk terus memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan masyarakat harus terus diwujudkan, kita harus melayani masyarakat, bukan dilayani,” kata Brigjen Pol Rachmat Mulyana.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana juga mengapresiasi kinerja Polda di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang merupakan sosok pemimpin yang kuat dan kinerjanya optimal.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana juga menyatakan siap melanjutkan program Kapolda sebelumnya dan berharap dukungan baik dari anggota Polri danPNS dan jalin sinergitas dan komunikasi yang aktif.

“Salah satu program prioritas kita memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan semangat Promoter. Kita harapkan segenap komponen masyarakat Kalsel bisa bersinergi dengan kepolisian dalam rangka menciptkaan situasi kamtibmas kondusif,” pungkasnya.(wis/ziz)

FOTO: Prosesi Sertijab Kapolda Kalsel.(wis/ziz)

Kapolri Lantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana Jadi Kapolda Kalsel

JAKARTA (halopolisi.com) – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Rupatama Mabes Polri, Jumat (28/4/2017).

 

Pelantikan ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang kini menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Kalimantan Barat yang sebelumnya diemban Irjen Musyafak.

Selain itu, Kapolri juga melantik Kadiv Humas Polri yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Boy Rafli Amar, kini resmi dijabat oleh Irjen Setyo Wasisto. Sementara Irjen Pol Boy Ragil dimutasi menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Selanjutnya, jabatan Kapolda Bengkulu yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Yovianes Mahar kini dijabat oleh Brigjen Pol Coki Manurung.

Kapolda Maluku resmi dijabat oleh Irjen Pol Deden Juhara menggantikan Brigjen Pol Ilham Salahudin. Selanjutnya, Kapolda Jambi dari Brigjen Pol Yazid Fanani kini dijabat oleh Brigjen Pol Priyo Widyanto.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dan Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno. Usai mengambil sumpah jabatan, para pejabat yang dilantik menandatangani pakta intergitas.(wis/ziz)

FOTO: Kapolri saat melantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana sebagai Kapolda Kalsel.(wis)

Polres Wonosobo Koordinasi Penutupan Pos Pendakian Gunung Prau Patakbanteng

WONOSOBO (halopolisi.com) – Aparat Polsek Kejajar Polres Wonosobo melakukan koordinasi dengan Kades Patakbanteng untuk penutupan Pos Pendakian Gunung Prau Patakbanteng, kemarin.

Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari adanya kejadian sambaran petir kepada 11 pendaki yang mengakibatkan 3 korban tewas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kapolsek Kejajar AKP Sukirman, S.H. menuturkan, dari hasil koordinasi tersebut, Pos Pendakian Gunung Prau yang melewati Patakbanteng untuk sementara masih ditutup.

“Alasannya karena cuaca ekstrim masih melanda wilayah itu. Hujan deras dan petir ditambah kabut tebal menutup jalur tersebut,” katanya.

“Oleh karenanya, berdasarkan keputusan bersama, pendakian melalui pos ini ditutup sementara sampai kondisi cuaca memungkinkan,” ujar Kapolsek Kejajar.

Penutupan ini tentu saja menimbulkan kekecewaan bagi para wisatawan yang hendak mendaki Gunung Prau.

Untuk mengobati kekecewaan para calon pendaki, pengelola Basecamp menyarakan agar menikmati matahari terbitnya dari Sikunir.

“Lokasinya lebih aman namun tidak kurang indahnya,” kata salah sorang pengelola.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Polsek Kejajar jajaran Polres Wonosobo saat berkoordinasi terkait penutupan sementara jalur pendakian Gunung Prau.(hp wonosobo/ziz)

Brigjen Pol Drs Rachmad Mulyana, SH Sosok Jenderal yang Tegas dan Humanis

Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana, SH

SURABAYA (halopolisi.com) – Berdasar Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 April 2017, salah satu perwira tinggi Polri yang masuk dalam gerbong mutasi adalah Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, SH yang dipercaya pimpinan menjadi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang akan melanjutkan tugas sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar).

Sosok jenderal bintang satu kelahiran
Bandung 31 Januari 1965 ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kalimantan Selatan, karena sebelumnya pernah mengemban tugas sebagai Karo SDM Polda Kalsel yang program-programnya pada saat itu mampu menciptakan sosok personil Polda Kalsel yang profesional, terampil dan akuntabel.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini saat berbincang dengan halopolisi.com, Sabtu (22/4/1017), terkait tugas dan amanah yang dipercayakan oleh pimpinan untuk menakhodai Polda Kalsel mengatakan jika dirinya berterimakasih kepada pimpinan yang memberikan kepercayaan tersebut, namun di lain sisi dirinya juga merasa amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan semaksimal mungkin selaras dengan program Kapolri yang terbingkai dalam program Promoter.

“Kami berharap semoga Allah SWT memberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas baru ini dan kami juga berharap untuk segenap komponen masyarakat Kalsel bisa bersinergi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif ,” ujar Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana, SH.

Ayah dari empat putra ini memang dikenal sebagai sosok pimpinan yang tegas dan humanis hingga tak heran jika semua tugas yang diembannya mampu dilaksanakan dengan baik bersama teamwork yang solid.

Rachmat Mulyana muda (berbaret tengah) saat menjadi Taruna Akabri.

Cita-cita Menjadi Tentara

Rachmat kecil seperti lazimnya anak-anak sebaya pada saat itu di Cimahi, Bandung bersekolah, bermain, dan belajar mengaji. Namun bakat kepemimpinan Rachmat memang muncul sejak kecil, tak jarang di kala bermain atau di lingkungan sekolah, Rachmat muda didaulat sebagai ketua atau pimpinan.

“Ha ha ha… kalau ingat masa kecil jadi pingin nangis, banyak kenangan dan perjuangan hingga seperti saat ini. Saya sangat berterimakasih kepada kedua orang tua saya, para guru dan ustadz serta sahabat-sahabat sepermainan yang banyak memberikan nilai-nilai dan pengalaman kehidupan,” ujar Brigjen Pol Drs Rahcmat Mulyana, SH.

Terkait dengan nilai-nilai kedisiplinan, sudah tertanam dan terbentuk sejak Rahmat kecil. Maklum saja, di samping didikan dari orang tua yang bertugas di TNI AU, juga dari lingkungan tempat tinggal yang berada di komplek lingkungan tentara, Cimahi.

Ibarat pepatah Jawa, Trisno Jalaran Soko Kulino, Rachmat kecil pun bercita-cita sebagai seorang tentara hingga akhirnya mendaftakan diri dan berhasil masuk AKABRI pada tahun 1984.

Manusia berkehendak, Tuhan yang menentukan. Setelah mengikuti tahapan tes AKABRI, hasil tes menunjukkan bahwa kemampuan Rachmat muda lebih cocok di Polisi.

“Pinginnya masuk tentara tapi hasil tes psikologi ternyata hasilnya lebih cocok masuk pendidikan polisi, maka jadilah saya polisi,” ujar mantan Karo SDM Polda Jatim ini.

Berbagai macam tugas dan jabatan pernah diemban oleh Rachmat, hingga akhirnya mendapatkan tugas sebagai Kapolda Kalimantan Selatan.

Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana bersama istri.

Tentu saja keberhasilan tugas tidak lepas dari doa dan dukungan dari istri tercinta. Ya, dedikasi dan dukungan penuh dari Ati Rachmat Mulyana yang selama ini juga sebagai salah satu kunci sukses.

Selamat Jenderal. Semoga sukses selalu.(wis)

Riwayat Jabatan
1. Alumni Akpol Tahun 1988
2. Kasat Reskrim Polres Kediri Polda Jatim 1992-1994
3. Kapolres Pacitan Polda Jatim tahun 2007
4. Kapolres Banyuwangi Polda Jatim tahun 2008
5. Wakapolwil Malang Polda Jatim tahun 2009
6. Kapoltabes Pontianak tahun 2010
7. Kabid Humas Polda Jatim tahun 2011
8. Karo SDM Polda Kalsel tahun 2012
9. Kari SDM Polda Jatim tahun 2013
10. Karo SDM Polda Metro tahun 2015
11. Karo Dalpers SSDm Polri tahun 2016
12. Kapolda Kalsel

Mutasi Polri, 7 Kapolda Berganti

JAKARTA (halopolisi.com) – Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Berdasar Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 April 2017 tercatat sebanyak 127 nama pejabat Polri yang mengalami pergeseran. Dari ratusan nama itu terdapat 7 posisi Kapolda yang mengalami perubahan.

Ketujuh Kapolda yang mengalami perubahan pejabat ialah posisi Kapolda Papua yang kini dijabat Irjen Pol Boy Rafli Amar menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpau.

Kemudian Kapolda Bengkulu diisi Brigjen Pol Coki Manurung menggantikan Brigjen Pol Yovianes Mahar.

Kapolda Maluku dijabat Irjen Pol Deden Juhara menggantikan Brigjen Pol Ilham Salahudin.

Kapolda Jambi diisi Brigjen Pol Priyo Widyanto menggantikan Brigjen Pol Yazid Fanani.

Kapolda Kalbar diisi Brigjen Pol Erwin Triwanto menggantikan Brigjen Pol Musyafak.

Kapolda Kalsel diisi Brigjen Pol Rachmat Mulyana menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto.

Proses mutasi di jajaran Polri ini merupakan perubahan rutin yang dimaksudkan untuk menggerakkan roda organisasi dan penyegaran.(wis/ziz)

FOTO: Gedung Mabes Polri.(doc)

Halaman 1 dari 41 1 2 3 4 5 6 41
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.