www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Brigjen Pol Drs Rachmad Mulyana, SH Sosok Jenderal yang Tegas dan Humanis

Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana, SH

SURABAYA (halopolisi.com) – Berdasar Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 April 2017, salah satu perwira tinggi Polri yang masuk dalam gerbong mutasi adalah Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, SH yang dipercaya pimpinan menjadi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang akan melanjutkan tugas sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar).

Sosok jenderal bintang satu kelahiran
Bandung 31 Januari 1965 ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kalimantan Selatan, karena sebelumnya pernah mengemban tugas sebagai Karo SDM Polda Kalsel yang program-programnya pada saat itu mampu menciptakan sosok personil Polda Kalsel yang profesional, terampil dan akuntabel.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini saat berbincang dengan halopolisi.com, Sabtu (22/4/1017), terkait tugas dan amanah yang dipercayakan oleh pimpinan untuk menakhodai Polda Kalsel mengatakan jika dirinya berterimakasih kepada pimpinan yang memberikan kepercayaan tersebut, namun di lain sisi dirinya juga merasa amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan semaksimal mungkin selaras dengan program Kapolri yang terbingkai dalam program Promoter.

“Kami berharap semoga Allah SWT memberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas baru ini dan kami juga berharap untuk segenap komponen masyarakat Kalsel bisa bersinergi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif ,” ujar Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana, SH.

Ayah dari empat putra ini memang dikenal sebagai sosok pimpinan yang tegas dan humanis hingga tak heran jika semua tugas yang diembannya mampu dilaksanakan dengan baik bersama teamwork yang solid.

Rachmat Mulyana muda (berbaret tengah) saat menjadi Taruna Akabri.

Cita-cita Menjadi Tentara

Rachmat kecil seperti lazimnya anak-anak sebaya pada saat itu di Cimahi, Bandung bersekolah, bermain, dan belajar mengaji. Namun bakat kepemimpinan Rachmat memang muncul sejak kecil, tak jarang di kala bermain atau di lingkungan sekolah, Rachmat muda didaulat sebagai ketua atau pimpinan.

“Ha ha ha… kalau ingat masa kecil jadi pingin nangis, banyak kenangan dan perjuangan hingga seperti saat ini. Saya sangat berterimakasih kepada kedua orang tua saya, para guru dan ustadz serta sahabat-sahabat sepermainan yang banyak memberikan nilai-nilai dan pengalaman kehidupan,” ujar Brigjen Pol Drs Rahcmat Mulyana, SH.

Terkait dengan nilai-nilai kedisiplinan, sudah tertanam dan terbentuk sejak Rahmat kecil. Maklum saja, di samping didikan dari orang tua yang bertugas di TNI AU, juga dari lingkungan tempat tinggal yang berada di komplek lingkungan tentara, Cimahi.

Ibarat pepatah Jawa, Trisno Jalaran Soko Kulino, Rachmat kecil pun bercita-cita sebagai seorang tentara hingga akhirnya mendaftakan diri dan berhasil masuk AKABRI pada tahun 1984.

Manusia berkehendak, Tuhan yang menentukan. Setelah mengikuti tahapan tes AKABRI, hasil tes menunjukkan bahwa kemampuan Rachmat muda lebih cocok di Polisi.

“Pinginnya masuk tentara tapi hasil tes psikologi ternyata hasilnya lebih cocok masuk pendidikan polisi, maka jadilah saya polisi,” ujar mantan Karo SDM Polda Jatim ini.

Berbagai macam tugas dan jabatan pernah diemban oleh Rachmat, hingga akhirnya mendapatkan tugas sebagai Kapolda Kalimantan Selatan.

Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana bersama istri.

Tentu saja keberhasilan tugas tidak lepas dari doa dan dukungan dari istri tercinta. Ya, dedikasi dan dukungan penuh dari Ati Rachmat Mulyana yang selama ini juga sebagai salah satu kunci sukses.

Selamat Jenderal. Semoga sukses selalu.(wis)

Riwayat Jabatan
1. Alumni Akpol Tahun 1988
2. Kasat Reskrim Polres Kediri Polda Jatim 1992-1994
3. Kapolres Pacitan Polda Jatim tahun 2007
4. Kapolres Banyuwangi Polda Jatim tahun 2008
5. Wakapolwil Malang Polda Jatim tahun 2009
6. Kapoltabes Pontianak tahun 2010
7. Kabid Humas Polda Jatim tahun 2011
8. Karo SDM Polda Kalsel tahun 2012
9. Kari SDM Polda Jatim tahun 2013
10. Karo SDM Polda Metro tahun 2015
11. Karo Dalpers SSDm Polri tahun 2016
12. Kapolda Kalsel

Mutasi Polri, 7 Kapolda Berganti

JAKARTA (halopolisi.com) – Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Berdasar Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 April 2017 tercatat sebanyak 127 nama pejabat Polri yang mengalami pergeseran. Dari ratusan nama itu terdapat 7 posisi Kapolda yang mengalami perubahan.

Ketujuh Kapolda yang mengalami perubahan pejabat ialah posisi Kapolda Papua yang kini dijabat Irjen Pol Boy Rafli Amar menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpau.

Kemudian Kapolda Bengkulu diisi Brigjen Pol Coki Manurung menggantikan Brigjen Pol Yovianes Mahar.

Kapolda Maluku dijabat Irjen Pol Deden Juhara menggantikan Brigjen Pol Ilham Salahudin.

Kapolda Jambi diisi Brigjen Pol Priyo Widyanto menggantikan Brigjen Pol Yazid Fanani.

Kapolda Kalbar diisi Brigjen Pol Erwin Triwanto menggantikan Brigjen Pol Musyafak.

Kapolda Kalsel diisi Brigjen Pol Rachmat Mulyana menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto.

Proses mutasi di jajaran Polri ini merupakan perubahan rutin yang dimaksudkan untuk menggerakkan roda organisasi dan penyegaran.(wis/ziz)

FOTO: Gedung Mabes Polri.(doc)

Biropaminal Divpropam Polri Sosialisasi Aturan di Polrestabes Surabaya

SURABAYA (halopolisi.com) – Dalam menjaga kewibawaan dan kepercayaan masyarakat, Biropaminal Divpropam Polri melakukan sosialisasi tentang peraturan disiplin bagi anggota Polri, Selasa pagi (18/4/2017), di ruang rapat M. Yasin Polrestabes Surabaya.

Peserta sosialisasi berasal dari Polres seluruh Madura dan Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya.

Dalam acara tersebut diawali dengan sambutan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tim dari Biropaminal Divpropam Polri, Kombes Pol Endro.

Dalam sambutannya Kapolrestabes Surabaya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim dan Segenap Undangan.

“Kami siap menerima arahan dari Tim dan waktu serta tempat diserahkan sepenuhnya kepada Tim,” ujar Kombes Pol Mohammad Iqbal.

Disambung oleh sambutan Ketua Tim dari Biropaminal Divpropam Polri, Kombes Pol Endro yang menyampaikan hal terkait dengan penanganan anggota bermasalah.

Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh tim dari Mabes Polri tersebut. Materi yang disampaikan terkait macam-macam hukuman di kepolisian serta tata cara pelaksanaan atau prosedur hukum di intitusi berbaju coklat tersebut.

Sampai selesainya kegiatan sosialisasi tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.(hp restabes/ziz)

FOTO: Tim Biropaminal Divpropam Polri saat sosialisasi di Polrestabes Surabaya.(hp restabes/ziz)

Polres Wonosobo Ajak Casis Polri Teken Pakta Integritas

WONOSOBO (halopolisi.com) – Dibukanya pendaftaran penerimaan Polri tahun 2017 disambut baik oleh seluruh warga Wonosobo. Terlihat dari jumlah pendaftar yang meningkat drastis dari tahun lalu, tahun ini ada 155 pendaftar. Pada hari Minggu 16 April lalu bertempat di gedung Serba Guna Polres Wonosobo, seluruh pendaftar yang telah lolos seleksi awal mengikuti pemeriksaan administrasi tahap 1.
Pemeriksaan administrasi tersebut bukan hanya dihadiri oleh pengawas internal dari Polres Wonosobo saja. Pengawas eksternal dari instansi lain juga turut melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi dari seluruh calon siswa.
Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kabag Sumda Kompol Sukar, S.H., M.H. menuturkan, hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah adanya calo penerimaan.
“Selain pengawas dari internal Polres kami turut mengundang pengawas dari instansi samping seperti Disdikpora, Dukcapil, LSM, tokoh agama juga tokoh masyarakat. Langkah tersebut untuk menghindari adanya calo penerimaan Polri. Setelah lolos pemeriksaan administrasi, calon siswa akan melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas yang telah dilaksanakan hari ini Senin 17 April ini,” jelas Kompol Sukar.
“Dari 155 pendaftar, 2 orang tidak lolos karena usia, 20 gugur karena tidak menghadiri pemeriksaan administrasi, total ada 123 pendaftar yang akan melanjutkan pemeriksaan selanjutnya di Mapolda Jawa Tengah,” terang Kompol Sukar.
Pada kesempatan penandatanganan pakta integritas yang juga dihadiri oleh orang tua seluruh calon siswa, Kompol Sukar dalam sambutannya menekankan untuk menghindari calo penerimaan yang menuntut uang untuk bisa lolos seleksi.
“Jangan mudah terperdaya dengan adanya oknum yang mengaku bisa membantu lolos seleksi penerimaan Polri dengan imbalan uang. Bagi peserta yang kedapatan menggunakan jasa calo, bisa didiskualifikasi,” tutupnya.(hp wonosobo/ziz)
FOTO: Casis Polri saat meneken pakta integritas di Polres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

Polres Wonosobo Perketat Pengamanan Mako Pasca Insiden Banyumas

WONOSOBO (halopolisi.com) – Pasca insiden di Mapolres Banyumas, Selasa (11/4/2017), Polres Wonosobo langsung memperketat pengamanan Mako. Sejumlah petugas bersenjata lengkap bersiaga di seputar kantor. Bukan hanya itu, gerbang Mapolres Wonosobo yang biasanya terbuka lebar pun kini hanya menyisakan sedikit untuk keluar-masuk tamu. Bahkan tamu yang masuk juga diperiksa barang bawaannya oleh petugas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono menegaskan, upaya ini merupakan langkah antisipasi guna mencegah adanya ancaman.

“Kami tempatkan personel bersenjata di beberapa tempat untuk melakukan penanganan jika memang terjadi ancaman,” kata Kasubbag Humas.

Namun Kasubbag Humas meyakinkan bahwa upaya ini tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung seperti biasa. Tidak ada perubahan. Hanya ada sedikit pemeriksaan di pintu masuk,” ujar AKP Agus.

Selain itu, Polres Wonosobo juga meningkatkan intensitas kegiatan patroli.

“Petugas kita yang bersenjata lengkap secara rutin akan melakukan patroli ke lokasi pusat keramaian. Yang biasanya sekitar 3-5 kali sehari akan kita tambah menjadi 5 sampai 10 kali sehari,” katanya.

“Tujuannya adalah agar masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan teror,” lanjut AKP Agus.

Kasubbag Humas juga berharap peran serta masyarakat untuk bersama memerangi teror ini.

“Laporkan saja apabila mengetahui adanya kejadian di tengah masyarakat. Mari bersama kita ciptakan situasi aman dan kondusif di tengah lingkungan kita,” tutupnya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Mapolres Wonosobo diperketat pengamanannya pasca insiden di Banyumas.(hp wonosobo/ziz)

Kapolri Terima Penghargaan dari Pemerintah Rusia

JAKARTA (halopolisi.com) – Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian menerima medali penghargaan dari pemerintah Rusia. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas 100 tahun kerja sama polisi internasional.
lanjut…

Gaya Unik Kasatlantas Polres Wonosobo Beri Arahan Pedagang Pasar Kretek

WONOSOBO (halopolisi.com) – Selalu ada yang unik dari Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP SS. Udiono. Seperti yang dilakukannya saat memberikan penyuluhan kepada pedagang Pasar Pagi Kertek. Jauh dari suasana formal dan menegangkan. Namun kesan dekat dan penduh gurau dengan tidak meninggalkan pesan yang akan disampaikan.

Dengan sangat ringan dan meninggalkan kesan kaku sebagai pejabat, Kasatlantas Polres Wonosobo menghampiri satu per satu pedagang sayur yang menggelar lapak dagangannya di badan jalan jalur utama Wonosobo-Purworejo.

“Tujuan kami adalah agar para pedagang ini tidak lagi menggelar dagangannya di badan jalan karena sangat mengganggu arus lalu lintas. Ditambah lagi lokasi tersebut merupakan salah satu titik paling rawan kecelakaan berupa rem blong,” katanya.

“Jadi bisa dibayangkan saja. Jika terjadi adanya truk yang mengalami rem blong pada saat pedagang masih berjualan di badan jalan. Tentunya sangat membahayakan,” ujar Kasatlantas.

Pernyataan ini memang benar. Tercatat di lokasi tersebut selama tahun 2016 telah terjadi lebih dari 3 kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang.

Selain memberikan penyuluhan kepada para pedagang, Kasatlantas juga mengimbau kepada kendaraan pengangkut sayur untuk parkir masuk terminal dan bukan di badan jalan.

“Ditata parkirnya. Biar rapi sehingga pengunjungpun akan lebih nyaman berbelanja,” kata AKP SS. Udiono.

Masih dengan gayanya yang lucu dan merakyat, Kasatlantas juga berpesan jika kendaraan pengangkut barang tidak boleh membawa orang di bak belakang.

“Sayurnya aja yang diikat kencang. Jadi sudah nggak perlu dijaga orang dengan naik di belakang. Meskipun yang naik di belakang juga ikutan diikat, tetap nggak boleh,” guraunya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Kasatlantas Polres Wonosobo saat memberi arahan pedagang Pasar Kretek.(hp wonosobo/ziz)

Keakraban Kapolres Wonosobo dengan Warga

WONOSOBO (halopolisi.com) – Suasana penuh keakraban benar-benar tergambar pada saat kunjungan Kapolres Wonosobo ke Desa Warangan Kecamatan Kepil. Selain meresmikan penggunaan jalan tembus, di desa yang merupakan salah satu lokasi terisolir di Kecamatan Kepil tersebut, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. juga sempat beramah-tamah bersama warga.

Berkali-kali orang nomor satu di Kepolisian Wonosobo tersebut melayani permintaan warga untuk berselfie ria. Berbagai kalangan mulai dari remaja, orang tua hingga ibu rumah tangga berebut untuk berswafoto bersama Kapolres.

“Nanti di-tag ke akun Instagram saya juga ya. Sekalian promosi biar banyak followers,” canda Kapolres Wonosobo.

Sambutan hangat warga juga diterima Kapolres dengan senang hati. Hal ini dibuktikan dengan memilihnya nasi jagung sebagai santapan siangnya.

“Kalau nasi beras sudah biasa. Ini mencoba makan masakan khas desa,” katanya.

Apa yang dilakukan Kapolres Wonosobo ini mendapat komentar dari Kades Warangan.

“Masa Kapolres mau makan nasi jagung dengan lauk apa adanya. Namun memang ini sengaja kami sajikan karena inilah makanan pokok sebagian warga kami. Saya sempat terkejut Kapolres mau makan nasi jagung. Tapi juga senang,” tutur Kades Warangan, Mustofa.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Kapolres Wonosobo saat berselfie dengan warga.(hp wonosobo/ziz)

Kasatlantas Polres Wonosobo Kampanyekan Safety Riding di Pelosok Desa

WONOSOBO (halopolisi.com) – Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP SS. Udiono selalu mengkampanyekan program keselamatan berkendara dalam kesempatan apapun dan di mana pun. Seperti yang dilakukannya di Desa Warangan saat dilaksanakan peresmian jalan tembus antar desa, kemarin.
lanjut…

Kapolres Wonosobo Resmikan Jalan Tembus Warangan-Ropoh

WONOSOBO (halopolisi.com) – Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. didaulat warga Desa Waragan Kecamatan Kepil guna meresmikan dibukanya jalan tembus antara Desa Warangan menuju Desa Ropoh, Rabu (29/3/2017).

Hal ini didasari karena pembukaan jalan sepanjang 1,5 Km menembus hutan pinus itu sendiri diprakarsai oleh Polres Wonosobo pada tahun 2016 lalu.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Wonosobo, Muspika Kepil, Kapolsek Zona Timur Polres Wonosobo, Asper BKPH Wonosobo, Kades se-Kecamatan Kepil dan warga Desa Warangan, Tegalgot serta Ropoh itu merupakan salah satu bentuk syukur atas berhasil dibukanya akses jalan antara Desa Warangan dan Desa Ropoh.

Kades Warangan, Mustofa menyatakan bahwa sebelum dirintis pembukaan akses jalan tersebut, Warangan merupakan salah satu desa yang terisolir di wilayah Kepil.

“Namun berkat dibukanya jalan ini, masyarakat kami jadi lebih mudah untuk menjangkau jalur jalan terdekat yaitu yang melintasi Desa Ropoh,” katanya.

“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani Wonosobo yang telah mengijinkan pembangunan jalan melewati aeral hutan, serta kepada Kapolres Wonosobo dan jajarannya yang telah ikut bergotong royong membantu kami dalam membuka jalur tersebut,” ujar Mustofa.

Kapolres Wonosobo seusai melakukan pengguntingan pita dan pelepasan balon tanda peresmian menyampaikan agar selain meningkatkan bidang perekonomian, juga dapat memberikan peningkatan dalam bidang pendidikan.

“Serta utamanya keamanan. Karena keamananan merupakan faktor utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Jika masyarakat aman, maka proses pembangunan dapat berjalan lancar dan secara pasti meningkatkan kesejahteraan warganya,” ujar Kapolres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo juga menyerahkan bantuan berupa seperangkat alat olah raga voly kepada Kades Warangan untuk digunakan para pemudanya menyalurkan energi positif.

“Semoga bermanfaat ya,” katanya.

Selain peresmian jalan baru dan beberapa proyek desa, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan adanya fashion show sosialisasi penerimaan anggota polri oleh personel Polres Wonosobo. Masyarakat juga dihibur dengan pentas Tari Maumere oleh personel Polisi Wanita dan dimeriahkan panggung hiburan berupa tari dolalak khas Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Kapolres Wonosobo saat meresmikan jalan tembus Warangan-Ropoh.(hp wonosobo/ziz)

Halaman 2 dari 41 1 2 3 4 5 6 7 41
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.