www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

27 Brigadir Baru Polres Wonosobo Jalani Pembinaan Tradisi

WONOSOBO (halopolisi.com) – Sebagai sarana pengenalan wilayah tugas, 27 Bgrigadir Baru Polres Wonosobo menjalani pembinaan tradisi. Kegiatan dipusatkan di wilayah Gunung Lanang Desa Mergolangu Kecamatan Kalibawang selama 2 hari mulai dari Selasa hingga Rabu (23-24 Mei 2017).

Upacara pembukaan kegiatan tersebut sendiri dilaksanakan di Lapangan Mapolres Wonosobo pada Selasa (23/5) siang dengan dipimpin langsung Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K.

Dalam amanatnya, Kapolres Wonosobo berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini akan semakin menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus wilayah tugasnya di Polres Wonosobo.

“Mulai siang ini kegiatan akan diawali dengan camping di Kompleks Gunung Lanang. Nanti malam akan dilaksanakan berbagai kegiatan untuk memupuk semangat cinta tanah air dan daya juang,” kata Kapolres Wonosobo.

“Selanjutnya, setelah menikmati matahari terbit, para Brigadir Baru akan melaksanakan long march (jalan kaki) menuju Mapolres Wonosobo. Di dalam perjalanan akan disiapkan beberapa pos yang berisi pencerahan tentang materi tugas pokok kepolisian,” lanjut AKBP Ridwan.

“Untuk itu, saya berpesan agar selama kegiatan berlangsung tetap menjaga kesehatan sehingga dapat melalui pembinaan tradisi ini tanpa halangan apapun,” tutup Kapolres Wonosobo.

Setelah diberikan arahan oleh Kapolres, para Brigadir Baru Polres Wonosobo ini kemudian dicek kesehatannya satu persatu sebelum memulai perjalanan.

“Semuanya sehat dan semoga besok kembali ke Mapolres juga dalam keadaan sehat dan bertambah kecintaannya untuk selalu memberikan pengabdian kepada masyarakat,” terang Ketua Panitia Pembinaan Tradisi, Kompol Sukar. H.S., S.H.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Brigadir baru Polres Wonosobo saat mengikuti pembinaan tradisi.(hp wonosobo/ziz)

Antisipasi Lebaran, Polres Wonosobo Gelar Rakord Lebih Awal

WONOSOBO (halopolisi.com) – Polres Wonosobo sudah mulai mempersiapkan langkah pengamanan arus mudik dan arus balik, meski belum memasuki bulan Ramadhan. Polres Wonosobo sudah menyiapkan petugas yang akan mengawaki Operasi Ramadniya Candi 2017 serta merencanakan lokasi pengamanan dan peralatan pendukung lainnya.

Dalam pengamanan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan, arus mudik dan arus balik Lebaran 2017 ini, bukan hanya Polres Wonosobo yang akan melaksanakan pengamanan. Dinas/Instansi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Ormas, Lembaga lain dan bahkan masyarakat umum akan diikutsertakan dalam kegiatan Operasi Ramadniya Candi 2017 yang bersifat operasi kemanusiaan.

Untuk menyamakan persepsi dan memberikan pelayanan yang merata di semua titik aktivitas pemudik. Polres Wonosobo mengajak seluruh dinas, instansi maupun organisasi masyarakat untuk bergabung dalam pengamanan yang terkoordinir dengan melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakordlinsek) di Gedung Pertemuan Polres Wonosobo.

Hal tersebut untuk lebih mempersiapkan pelayanan berupa penciptaan kamtibmas dan kamseltibcarlantas bagi masyarakat yang melaksanakan mudik, balik maupun kepentingan yang lain selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Bahkan lokasi-lokasi kegiatan keagamaan baik sholat ied maupun halalbihalal (Silaturahmi) juga sudah disiapkan personil untuk pengamanannya.

Kegiatan Rakord diawali dengan pemaparan Kabag Ops Polres Wonosobo Kompol Siswanto tentang perkiraan titik-titik rawan kemacetan, lokasi rawan laka lantas, pemusatan massa seperti tempat perbelanjaan, terminal, rest area dan lain-lain di wilayah Wonosobo.

“Titik kemacetan di wilayah Kabupaten Wonosobo pada bulan Ramadhan ada tiga titik yaitu di Jalan A. Yani, Jalan Veteran dan Pertigaan Pasar Kertek. Sedangkan jalur rawan laka lantas berada di jalur Kertek-Kledung,” terang Kompol Siswanto

“Penyebab kemacetan di di Jalan A. Yani disebabkan oleh banyaknya angkutan umum ngetem dan parkir di badan jalan. Untuk itu kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pasar untuk meminjam bekas pasar Induk Wonosobo guna dijadikan lokasi parkir dan terminal bagi angkutan umum,” lanjut Kompol Siswanto.

“Sedangkan di pertigaan Pasar Kertek kami sudah berkoordinasi dengan Disperkimhub (Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Perhubungan) Kabupaten Wonosobo untuk melakukan rekayasa arus. Hal ini sudah di ujicobakan pada hari minggu tanggal 21 Mei 2017 kemarin,” katanya.

Adapun rekayasa yang sudah diujicobakan yaitu dari arah Purworejo menuju ke Wonosobo, kendaraan umum seperti mikrobus harus melewati jalan belakang pasar dan masuk ke Subterminal belakang Pasar Kertek. Sedangkan kendaraan dari arah Wonosobo ke Selomerto tidak diberbolehkan melewati jalan sebelah Timur Pasar Kertek.

“Untuk Pramuka Saka Bhayangkara Polres Wonosobo akan membantu menyeberangkan masyarakat di lokasi Pasar Induk dan Rita Pasar Raya. Sedangkan Saka Bhayangkara Polsek Kertek akan membantu di pertigaan Pasar Kertek,” papar Kabagops.

“Untuk setiap titik Pos Pengamanan sendiri akan diisi personel dari  TNI, Polri, Disperkimhub, Tim Medis dan Ormas.Total ada 5 titik Pos Pengamanan yang disiapkan yaitu Pasar kertek, TMP, Pasar Induk Wonosobo, Terminal Sawangan dan Obyek Wisata Dieng serta 1 Pos Pelayanan Pemudik di Taman Plaza,” tutup Kompol Siswanto.

Rakord Linsek dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing dinas instansi, dimana semuanya sepakat untuk siap membantu Polres Wonosobo dalam operasi Ramadniya Candi 2017.

Selesai pemaparan dari Dinas Instansi dan ormas, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K., memberikan penekanan bahwa hasil rapat koordinasi ini harus benar-benar dilaksanakan.

“Koordinasikan dan buat surat resmi dengan Rumah Sakit dan Puskesmas untuk mengantisipasi kejadian laka-lantas. Koordinasikan dengan dinas, instansi dan ormas yang akan melaksanakan pengamanan di Pos Pengamanan. Minta nama dan jadwal piketnya memudahkan mengetahui personel yang bertugas. Untuk Kasatlantas agar segera melaksanakan koordinasi dengan Binamarga untuk urusan jalan,” tegas Kapolres Wonosobo.

“Yang terahir Satsabhara dan Kapolsek jajaran agar langsung berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan UPT Obyek Wisata untuk antisipasi pengunjung pada saat liburan. Jadikan Kabupaten Wonosobo benar-benar sesuai slogannya ASRI (Aman Sehat Rapi dan Indah) bagi para wisatawan maupun warga masyarakat yang melintas di kabupaten Wonosobo,” tutup AKBP Ridwan.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Jajaran Polres Wonosobo saat menggelar Rakord pengamanan lebaran.(hp wonosobo/ziz)

Polres Wonosobo Intensifkan Razia Jelang Ramadan

WONOSOBO (halopolisi.com) – Menjelang datangnya bulan puasa, Polres Wonosobo terus melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Berbagai razia yang dilakukan dengan sasaran premanisme, miras hingga curanmor rutin dilaksanakan setiap malam di berbagai tempat dengan potensi kejahatan tinggi.

Mulai tanggal 5 sampai 19 Mei Polres Wonosobo melaksanakan razia di tempat-tempat hiburan malam. Selain itu, razia kendaraan bermotor juga turut dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres Wonosobo. Sasaran razia meliputi pelanggran kasat mata hingga kelengkapan surat kendaraan bermotor.

Kegiatan yang terus dilaksanakan oleh Polres Wonosobo ini merupakan langkah awal untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang datangnya bulan Ramadhan.

 

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhamad Ridwan, S.I.K., melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono S.H., menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas menjelang bulan puasa.

Selain operasi dengan sasaran premanisme, perjudian, miras, prostitusi, curas, curat, curanmor juga dilaksanakn operasi Kepolisian Patuh Candi 2017.

“Jadi jangan heran kalau Kepolisian Resor Wonosobo sering melakukan razia kepolisian. Razia Kepolisian selain menindak pelanggar undang-undang lalu lintas juga untuk mencegah/mempersempit ruang gerak para pelaku pencurian (Curanmor),” kata Kasubag Humas.

“Selain berbagai razia yang dilaksanakan, Polres Wonosobo juga membentuk suatu tim untuk memantau kenaikan harga bahan kebutuhan pokok untuk mencegah terjadinya penimbunan oleh makelar-makelar serta kenaikan harga sembako yang tidak sesuai kewajaran. Dari hasil pantauan tim di lapangan diperoleh hasil bahwa tetap kenaikan harga bahan pokok, namun kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” tutup Kasubbag Humas.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Jajaran Polres Wonosobo saat mengintensifkan razia pangan jelang Ramadan.(hp wonosobo/ziz)

Kompol Umi Mariati Resmi Jabat Wakapolres Wonosobo

WONOSOBO (halopolisi.com) – Pergantian pejabat utama kembali terjadi di Polres Wonosobo. Kompol Christian Aer, S.H., S.I.K resmi berpindah tugas ke Polres Kebumen dengan jabatan yang sama setelah kurang lebih lima bulan menduduki jabatan sebagai Wakapolres Wonosobo. Penggantinya adalah Kompol Umi Mariati, S.I.K. yang sebelumnya merupakan Wakapolres Kebumen sebelum bertukar tempat dinas dengan Kompol Christian.

Bertempat di lapangan olahraga Polres Wonsoobo telah dilaksanakan upacara serah terima jabatan Wakapolres Wonosobo. Serah terima dipimpin langsung oleh Kapolres Wonsoobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.H., S.I.K., dan diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo serta polsek jajaran.

Kapolres dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hal seperti ini merupakan hal yang biasa dan wajar dalam kepolisian. Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada Kompol Christian yang telah bertugas dengan baik.

“Terima kasih kepada Kompol Christian atas pelaksanaan tugas yang baik selama kurang lebih 5 bulan di Wonosobo. Selamat dan sukses dalam tugas di tempat yang baru,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Wonosobo juga menyampaikan harapan untuk pejabat Wakapolres Wonosobo yang baru agar bisa segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

“Saya juga minta kepada Kompol Umi untuk terus berinovasi dan berkarya,” lanjutnya.

Kompol Umi Mariati, S.I.K., merupakan seorang polisi wanita dengan karir yang patut diperhitungkan. Tiga kali menjabat sebagai Kapolsek dan tiga kali menjabat sebagai Wakapolres di 3 Polres yang berbeda di Polda Jateng membuktikan bahwa gender tidak mempengaruhi karir dan kesempatan seorang wanita untuk menduduki jabatan tertentu.

Kompol Umi Mariati, S.I.K., memulai karir di kepolisian sejak tahun 1993. Lulusan SEBA Polwan tahun 1993 hanya menyandang pangkat bintara selama lima tahun kemudian meniti karir sebagai perwira Polri dengan menempuh pendidikan CAPAREG 1998 (Calon Perwira Reguler). Setelah lulus dari pendidikan Capareg beliau langsung mendapatkan tugas di Akademi Kepolisian sampai tahun 2003.

Selama lima tahun bertugas di AKPOL Kompol Umi telah mengantar lima angkatan perwira polisi yang siap memimpin kepolisian.

Kemudian pada tahun 2005 Kompol Umi berdinas di kesatuan diawali dari Pama (Perwira pertama) Polda Jateng masih ditahun yang sama, Kompol Umi bertugas sebagai Kapolsek Kalibanteng Polres Semarang Barat. Satu tahun kemudian Kompol Umi dipindah tugaskan menjadi Kapolsek KPPP Polres Semarang Timur selama kurang lebih satu tahun. Pada tahun 2007 Kompol umi ditugakan kembali menjadi Kapolsek di Semarang Genuk Polres Semarang Timur.

Di tahun 2012, Kompol umi dipercaya menduduki jabatan sebagai Wakapolres Pekalongan selama kurang lebih 3 tahun kemudian ditugaskan di Biro Sarana Prasarana Polda Jawa Tengah.

Selama satu tahun bertugas di Polda Jateng, Kompol umi kembali ditugaskan menjadi Wakapolres Kebumen. Pada tahun 2017 Kompol Umi ditugaskan sebagai Wakapolres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Sertijab Wakapolres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

Awali Operasi Patuh, Kapolres Wonosobo Cek Kelengkapan Anggota

WONOSOBO (halopolisi.com) – Operasi Patuh Candi 2017 Polres Wonosobo resmi dimulai, 14 hari kedepan Satlantas Polres Wonosobo yang didukung satuan operasional Polres Wonosobo lain akan memulai lagi mengajak masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk bangga Tertib Berlalu lintas.

Diawali dengan Latihan Pra Operasi yang telah dilaksanakan pada Senin tanggal 8 Mei 2017. Kegiatan ini untuk menyamakan presepsi cara bertindak serta penentuan target operasi. Maka hari ini, Selasa tanggal 9 Mei 2017 dilaksanakan Gelar Pasukan Ops Patuh Candi 2017 dengan mengundang Dinas Instansi Samping di Lapangan Mapolres Wonosobo.

Selesai pelaksanan Gelar Pasukan, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K., memerintahkan seluruh peserta gelar pasukan untuk menunjukkan kelengkapan berkendaraa seperti SIM dan STNK.

“Sebelum kita melaksanakan pengecekan kepada masyarakat, selaku petugas, baik TNI, Polri, Disperkimhub dan Sat Pol PP harus bisa menjadi contoh masyarakat. Untuk itu, silakan tunjukkan surat-surat kelengkapan berkendaranya masing-masing,” kata Kapolres Wonosobo.

Didampingi Kasatlantas Polres Wonosobo AKP SS. Udiyono, S.H., dan Unit P3D, Kapolres mulai pengecekan kepada peserta gelar pasukan. Baik Bintara, Perwira, ASN Polri dan para tamu undangan pun tak luput dari pemeriksaan oleh Kapolres Wonosobo. Hasilnya, seluruh anggota sudah memiliki SIM, bahkan ada yang memiliki Sim B2. Padahal rata-rata hasil pemeriksaan anggota hanya menggunakan Sim A dan Sim C.

Saat disinggung terkait pemeriksaan anggota TNI di Lapangan Mapolres Wonosobo dalam pelaksanan Gelar Pasukan Ops Patuh Candi 2017, Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono menjelaskan bahwa itu adalah bentuk nyata bahwa TNI siap mendukung Kabupaten Wonosobo sebagai kabupaten tertib berlalulintas.

“TNI juga taat undang-undang berlalu lintas. Kami siap diperiksa saat ada razia dijalan. Bahkan kami siap memberikan dukungan pasukan dalam backup pemeriksaan di jalan,” ungkapnya.

“Ini juga sebagai wujud soliditas TNI, Polri serta Dinas Instansi lain dalam mendukung tertib berlalulintas. dengan solidnya unsur pemerintahan maka akan terjaga keutuhan NKRI,” tutup Dandim.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Kapolres Wonosobo saat mengecek kelengkapan anggota.(hp wonosobo/ziz)

Satlantas Polres Wonosobo Gelar Operasi Patuh Candi 2017

WONOSOBO (halopolisi.com) – Polres Wonosobo mulai Selasa (9/5/2017) besok melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Patuh Candi 2017. Operasi Patuh ini bersifat terbuka dalam bentuk pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas yang dilaksanakan dengan mengedepankan Satlantas dengan didukung satuan kepolisian lainnya dan dilaksanakan secara profesional, bermoral dan humanis.
lanjut…

Kapolri ke-7 Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo Tutup Usia

JAKARTA (halopolisi.com) – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ke-7, Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo meninggal dunia pada Jumat (5/5/2017) sekitar pukul 02.41 WIB pada usia 89 tahun. Pagi ini, jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Hang Tuah VI Nomor 2, Jakarta Selatan.
lanjut…

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana Siap Sinergis Beri Layanan Prima

BANJARMASIN (halopolisi.com) – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda dari Brigjen Pol Erwin Triwanto kepada Brigjen Pol Rachmat Mulyana, Sabtu (29/4/2017).

Kapolda Kalsel yang baru, Brigjen Rachmat Mulyana dalam kesempatan ini meminta seluruh anggota Polda Kalsel untuk terus memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan masyarakat harus terus diwujudkan, kita harus melayani masyarakat, bukan dilayani,” kata Brigjen Pol Rachmat Mulyana.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana juga mengapresiasi kinerja Polda di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang merupakan sosok pemimpin yang kuat dan kinerjanya optimal.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana juga menyatakan siap melanjutkan program Kapolda sebelumnya dan berharap dukungan baik dari anggota Polri danPNS dan jalin sinergitas dan komunikasi yang aktif.

“Salah satu program prioritas kita memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan semangat Promoter. Kita harapkan segenap komponen masyarakat Kalsel bisa bersinergi dengan kepolisian dalam rangka menciptkaan situasi kamtibmas kondusif,” pungkasnya.(wis/ziz)

FOTO: Prosesi Sertijab Kapolda Kalsel.(wis/ziz)

Kapolri Lantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana Jadi Kapolda Kalsel

JAKARTA (halopolisi.com) – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Rupatama Mabes Polri, Jumat (28/4/2017).

 

Pelantikan ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri nomor ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017.

Brigjen Pol Rachmat Mulyana menggantikan Brigjen Pol Erwin Triwanto yang kini menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Kalimantan Barat yang sebelumnya diemban Irjen Musyafak.

Selain itu, Kapolri juga melantik Kadiv Humas Polri yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Boy Rafli Amar, kini resmi dijabat oleh Irjen Setyo Wasisto. Sementara Irjen Pol Boy Ragil dimutasi menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Selanjutnya, jabatan Kapolda Bengkulu yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Yovianes Mahar kini dijabat oleh Brigjen Pol Coki Manurung.

Kapolda Maluku resmi dijabat oleh Irjen Pol Deden Juhara menggantikan Brigjen Pol Ilham Salahudin. Selanjutnya, Kapolda Jambi dari Brigjen Pol Yazid Fanani kini dijabat oleh Brigjen Pol Priyo Widyanto.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dan Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno. Usai mengambil sumpah jabatan, para pejabat yang dilantik menandatangani pakta intergitas.(wis/ziz)

FOTO: Kapolri saat melantik Brigjen Pol Rachmat Mulyana sebagai Kapolda Kalsel.(wis)

Polres Wonosobo Koordinasi Penutupan Pos Pendakian Gunung Prau Patakbanteng

WONOSOBO (halopolisi.com) – Aparat Polsek Kejajar Polres Wonosobo melakukan koordinasi dengan Kades Patakbanteng untuk penutupan Pos Pendakian Gunung Prau Patakbanteng, kemarin.

Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari adanya kejadian sambaran petir kepada 11 pendaki yang mengakibatkan 3 korban tewas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kapolsek Kejajar AKP Sukirman, S.H. menuturkan, dari hasil koordinasi tersebut, Pos Pendakian Gunung Prau yang melewati Patakbanteng untuk sementara masih ditutup.

“Alasannya karena cuaca ekstrim masih melanda wilayah itu. Hujan deras dan petir ditambah kabut tebal menutup jalur tersebut,” katanya.

“Oleh karenanya, berdasarkan keputusan bersama, pendakian melalui pos ini ditutup sementara sampai kondisi cuaca memungkinkan,” ujar Kapolsek Kejajar.

Penutupan ini tentu saja menimbulkan kekecewaan bagi para wisatawan yang hendak mendaki Gunung Prau.

Untuk mengobati kekecewaan para calon pendaki, pengelola Basecamp menyarakan agar menikmati matahari terbitnya dari Sikunir.

“Lokasinya lebih aman namun tidak kurang indahnya,” kata salah sorang pengelola.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Polsek Kejajar jajaran Polres Wonosobo saat berkoordinasi terkait penutupan sementara jalur pendakian Gunung Prau.(hp wonosobo/ziz)

Halaman 3 dari 19 1 2 3 4 5 6 7 8 19
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.