www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Ini Cara Polres Wonosobo Kampanye Anti Narkoba

WONOSOBO (halopolisi.com) – Berbagai upaya dilakukan Kasatresnarkoba Polres Wonosobo untuk memerangi peredaran gelap narkoba. Salah satunya dengan menyambangi kenalannya yang merupakan petualang NKRI yang singgah di Wonosobo. Adalah Ahmad Zakaria yang telah mengelilingi lebih dari 100 kota di Indonesia dengan menggunakan sepeda motor.
lanjut…

Polres Wonosobo Kawal Pembangunan Jalan Kertek

WONOSOBO (halopolisi.com) – Selama seminggu terakhir, proyek pembangunan jalan Kertek Wonosobo telah berlangsung. Dimulai dengan tahap pengerukan bahu jalan yang akan dikeraskan. Penggunaan alat berat untuk melakukan pekerjaan tersebut menjadikan badan jalan yang bisa dilalui kendaraan semakin menyempit. Untuk menghindari terjadinya mecet yang panjang, Satlantas Polres Wonosobo memberlakukan buka-tutup arus di lokasi penggalian, Kamis (23/3/2017).

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kanit Turjawali Satlantas Iptu Bintoro Thio, S.I.K mengaku sudah menggelar anggota untuk memastikan arus lalulintas berjalan lancar.

“Setiap hari kami sudah perintahkan 6 personel untuk melaskanakan pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut. Namun karena jumlah kendaraan yang terlampau banyak, arus tetap tersendat namun tidak terlalu parah,” katanya.

Dari pantauan yang ada di lapangan, ketersendatan lebih terjadi karena kurang tertibnya para pengguna jalan utamanya sepeda motor.

“Banyak sepeda motor yang seenaknya pindah jalur dan tidak mau antri menjadikan beberapa kali arus tersendat. Namun berkat kesigapan anggota kami di lapangan, kemacetan itu tidak terlalu panjang. Masih kurang dari 1 km,” papar Kanit Turjawali.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. mengimbau kepada pengguna jalan untuk memanfaatkan jalur alternatif.

“Bagi kendaraan dari Purwokerto-Semarang atau sebaliknya, dan tidak hendak mampir kota Wonosobo, silahkan gunakan jalur Selomerto – Kertek untuk menghindari kemacetan,” katanya.

“Untuk waktu pelaksanaan proyek ini sendiri masih cukup lama. Ditarget selesai pada bulan puasa,” tutup AKP Agus.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Polres Wonosobo saat mengatur jalan saat perbaikan dilakukan.(hp wonosobo/ziz)

Kombes Pol Argo Raih Penghargaan Kapolri

JAKARTA (halopolisi.com) – Mantan Kabid Humas Polda Jatim yang kini menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono berhasil meraih penghargaan dari Kapolri.

Penghargaan diberikan langsung Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kepada Kombes Pol Argo di Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Penghargaan ini diberikan oleh Kapolri atas prestasi Bid Humas Polda Metro Jaya yang telah aktif melakukan diseminasi pemberitaan di media mainstream, media sosial, ketepatan laporan, dan inovasinya.

Menanggapi penghargaan ini, Kombes Pol Argo mengaku bersyukur dan mempersembahkannya kepada seluruh jajaran Bid Humas Polda Metro Jaya yang telah bertugas tanpa kenal lelah.

“Semoga penghargaan ini bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan humas Polda Metro Jaya,” katanya.

Penghargaan Kapolri ini juga diberikan kepada 11 Polda lain di seluruh Indonesia. Yakni, Polda Kaltim, Polda Kepri, Polda Jateng, Polda Banten, Polda Jambi, Polda Sulsel, Polda Papua, Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Sultra, dan Polda Sulbar.(wis/ziz)

FOTO: Kabid Humas Polda Metro Jaya saat menerima penghargaan dari Kapolri.(wis)

Polres Wonosobo Ajari Safety Riding Pemohon SIM

WONOSOBO (halopolisi.com) – Pemandangan berbeda didapati di lokasi ujian praktik SIM C Satlantas Polres Wonosobo selama pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2017 dari tanggal 1 hingga 21 Maret 2017.

Selain menerima penjelasan dan melakukan ujian praktik mengendarai sepeda motor, para pemohon SIM C ini juga mendapatkan sosialisasi mengenai safety riding (Keselamatan Berkendara) dari petugas Satlantas.

Sebelum pelaksanaan ujian praktek, para pemohon ini diajarkan cara yang benar untuk melakukan persiapan sebelum berkendara. Mulai dari mengecek kesiapan sepeda motor, pemakaian helm standar, tata cara pengereman dan lain-lain. Setelah itu, para peserta ujian praktek langsung mencoba satu-persatu sebelum melaksanakan ujian.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasatlantas AKP SS. Udiono menyatakan, langkah ini untuk memberikan pemahaman kepada para pemohon SIM agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.

“Kami berharap melalui langkah ini, para pemohon SIM mengetahui tata cara safety riding sebelum dan saat berkendara,” katanya.

“Sehingga saat para pemohon ini dinyatakan lulus dan sudah memperoleh SIM, mereka akan senantiasa mempraktekkan safety riding dalam berkendara,” lanjut Kasatlantas.

“Yang pada akhirnya kami harap bisa menurunkan angka kecelakaan lalulintas utamanya yang melibatkan pengendara sepeda motor,” imbuhnya.

Upaya ini juga disambut baik oleh para pemohon SIM, Arif, warga Kepil, salah satunya.

“Sangat menambah pengetahuan. Kami juga diajarkan cara memilih helm standar SNI yang baik. Semoga langkah ini tetap diteruskan sehingga para pemohon SIM semakin tahu tata cara tertib berlalulintas,” ujarnya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Satlantas Polres Wonosobo saat mengajari safety riding pada pemohon SIM.(hp wonosobo/ziz)

Satlantas Polres Wonosobo Luncurkan Lovely Tickets, Surat Cinta Untuk Pelajar

WONOSOBO (halopolisi.com) – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, utamanya pelajar tingkat atas, Satlantas Polres Wonosobo menggelar kegiatan razia teguran dengan nama Surat Cinta Untuk Pelajar 2: Lovely Tickets.
lanjut…

Polres Wonosobo Gandeng Muspida Sosialisasi Operasi Simpatik

WONOSOBO (halopolisi.com) – Langkah yang dilakukan Satlantas Polres Wonosobo dalam upaya penciptaan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Berlalulintas melalui digelarnya Operasi Simpatik Candi 2017 bukan main-main. Bahkan, Bupati dan Muspida Wonosobo yang sedang ikut memeriahkan peringatan HPN (Hari Pers Nasional) Kabupaten  Wonosobo juga diajak untuk melakukan sosialisasi keselamatan berkendara.

Di hadapan ribuan peserta peringatan HPN yang terdiri dari pelajar, ormas, elemen masyarakat, komunitas dan peserta lain, Bupati Wonosobo ikut membentangkan spanduk berisi himbauan untuk tertib berlalulintas.

Bersama Kanit Dikyasa Satlantas Iptu Suriyanto dan anggota, Muspida juga turut meneriakkan yel-yel ‘Kami Bangga Tertib Berlalulintas’.

Ditemui seusai kegiatan, Kanit Dikyasa menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu langkah terobosan agar masyarakat mengerti dan memahami diberlakukannya Operasi Simpatik Candi 2017.

“Jumlah peserta kegiatan ini sangatlah banyak. Hadir pula Bupati dan Muspida yang merupakan tokoh sentral di Kabupaten Wonosobo,” katanya.

“Sehingga akan sangat eman-eman kalau momen ini tidak dimanfaatkan guna mengajak masyarakat untuk semakin tertib berlalulintas,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat keliling Kota Wonosobo serta ditutup dengan pembagian doorprize.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Satlantas Polres Wonosobo saat sosialisasi operasi simpatik bersama Muspida.(hp wonosobo/ziz)

Polres Wonosobo Sosialisasi Operasi Simpatik di Ajang HPN

WONOSOBO (halopolisi.com) – Ada yang berbeda dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Wonosobo pada Jumat (10/3/2017).

Dalam acara yang diisi jalan santai dengan peserta ribuan orang tersebut, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Wonosobo naik panggung dan memberikan sosialisasi tentang berlakunya Operasi Simpatik Candi 2017.

Selain menyampaikan pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2017, Kanit Dikyasa juga memberikan imbauan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kita harus menyadari arti penting keselamatan dalam berkendara di jalan rasa. Selalu prioritaskan keselamatan diatas segalanya,” kata Iptu Suriyanto.

“Berkendara bukanlah soal kecepatan atapun kelihaian. Namun kehati-hatian yang memastikan keselamatan sampai ke tujuan. Oleh karenanya saya minta kepada seluruh peserta jalan santai dalam rangka HPN ini untuk selalu berhati-hati saat berkendara agar selamat sampai tujuan,” lanjutnya.

Sebagai penutup, Kanit Dikyasa Satlantas juga memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami ucapkan selamat Hari Pers Nasional dan Ulang Tahun PWI ke-71. Benar-benar wujudkan tagline Jurnalis Membunuh Hoax,” tutupnya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Satlantas Polres Wonosobo saat sosialisasi operasi simpatik di ajang HPN.(hp wonosobo/ziz)

Polres Wonosobo Sosialisasi Operasi Simpatik ke Tukang Ojek

WONOSOBO (halopolisi.com) – Dalam melaksanakan Operasi Simpatik Candi 2017, Satlantas Polres Wonosobo berusaha menyentuh semua lapisan masyarakat. Setelah sejumlah ulama, pelajar, dan angkutan barang, aparat Satlantas juga memberikan penyuluhan kepada paguyuban ojek Wonosobo di Pangkalan Ojek Kota Wonosobo dan Pangkalan Ojek Kertek.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasatlantas AKP SS. Udiono menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti penting keselamatan berkendara.

“Salah satu komponen lalu lintas yang ada di wilayah Wonosobo adalah Paguyuban Ojek. Oleh karenanya, kami juga berupaya memberikan pemahaman agar mereka tidak hanya mengejar rejeki saja tapi juga mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Selanjutnya Kasatlantas berharap, melalui kegiatan ini, Paguyuban Ojek Kota Wonosobo dan Paguyuban Ojek Kertek dapat menjadi pelopor komunitas ojek dalam keselamatan berlalulintas.

“Dua Komunitas ini merupakan yang terbesar di wilayah Wonosobo. Oleh karenanya kami berharap peran serta mereka dalam turut serta menciptakan keselamatan dan ketertiban berlalulintas,” tutur Kasatlantas.

Semantara itu Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. menuturkan, dalam kegiatan Operasi Simpatik Candi 2017 ini, pihaknya memang masih mengedepankan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.

“Upaya ini terbukti lebih efektif dibandingkan kegiatan lain karena jumlah pesertanya relatif lebih banyak. Sehingga menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” katanya.

“Namun bukan bebrarti kami melupakan penindakan hukum. Dengan tetap bersikap humanis, kami tetap tidak melupakan aspek penegakan hukum untuk memberikan efek jera bagi pelanggar,” jelasnya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Satlantas Polres Wonosobo saat memberi arahan tukang ojek terkait operasi simpatik.(hp wonosobo/ziz)

Kapolres Wonosobo dan Polwan Berkebaya Turun Jalan Kampanyekan Operasi Simpatik

WONOSOBO (halopolisi.com) – Berbagai upaya dilakukan Satlantas Polres Wonosobo untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara pada saat pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2017. Salah satunya adalah dengan menerjunkan polwan berkebaya untuk menyapa dan membenarkan pemakaian helm pengguna jalan, Rabu (8/3/2017) pagi di Simpang Plaza Wonosobo.

Satu per satu pengendara sepeda motor yang belum mengaitkan helm dengan benar disambangi para polwan ini untuk kemudian dikaitkan hingga ‘klik’.

Bukan hanya oleh Polwan, Kapolres Wonosobo juga ikut serta dalam kegiatan tersebut dengan memberikan hadiah kepada anak-anak yang tertib menggunakan helm. Anak-anak yang membonceng orang tuanya dengan menggunakan helm mendapatkan bingkisan langsung dari Kapolres.

“Upaya ini adalah selain untuk memberikan pemahaman akan arti penting keselamatan berkendara sejak dini, juga merupakan salah satu penghargaan bagi masyarakat yang tertib,“ kata AKBP Muhammad Ridwan.

“Selama ini kita hanya sering mendengar adanya tilang bagi yang melanggar. Namun jarang adanya penghargaan kepada yang tertib. Melalui kegiatan inilah kami ingin memberikan penghargaan tersebut,” lanjutnya.

Bersama dengan Kasatlantas AKP SS. Udiono dan Polwan Berkebaya, Kapolres membagikan bingkisan kepada anak-anak yang memakai helm. Raut muka sedikit takut namun senang tergambar dari wajah anak-anak ini saat menerima bingkisan dari Kapolres.

“Terima kasih sudah tertib. Besok helmnya dipakai terus ya!” kata Kapolres kepada anak-anak itu.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. menuturkan bahwa selama pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2017 ini, Polres Wonosobo telah melaksanakan berbagai terobosan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti penting keselamatan berkendara.

“Bukan hanya penindakan saja. Namun upaya sosialisasi dan penyuluhan juga telah kami lakukan. Kedepan, kami telah menyiapkan beberapa program khusus lagi guna semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas,” katanya.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Polres Wonosobo saat kampanye tertib lalu pintas.(hp wonosobo/ziz)

Satlantas Polres Wonosobo Bersihkan Rumpun Bambu yang Menutup Jalan

WONOSOBO (halopolisi.com) – Sebuah rumpun bambu longsor hingga menutup jalan Mayjend Bambang Sugeng Tembelang Wonosobo. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Wonosobo menuju Kertek tersendat. Untung, aparat Satlantas Polres Wonosobo bertindak cepat dengan melakukan contraflow di Jembatan Tembelang.
lanjut…

Halaman 3 dari 41 1 2 3 4 5 6 7 8 41
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.