www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Polres Wonosobo Bantu Buka Akses Dusun Terisolir

WONOSOBO (halopolisi.com) – Setelah membantu masyarakat membuka akses jalan di wilayah Kepil pada tahun 2016 lalu, aparat Polres Wonosobo kembali menginisiasi pembukaan akses jalan di wilayah Watumalang. Jalur jalan sepanjang 3 kilometer tersebut merupakan penghubung antara Desa Pasuruhan dan Desa Wonoroto Kecamatan Watumalang. Semula, jalur tersebut hanya selebar kurang dari 1 meter, namun kini sudah menjadi 4 meter.
lanjut…

Satlantas Polres Wonosobo Berlakukan Buka Tutup Arus Jalur Dieng Akibat Longsor

WONOSOBO (halopolisi.com) – Insiden tanah longsor kembali terjadi di jalur wisata Dieng Wonosobo. Kali ini titik longsor terjadi di lokasi jembatan penyangga Desa Sitieng, Kecamatan Kejajar atau 300 meter sebelah atas gardu pandang sitieng. Longsor sepanjang sekitar 10 meter menutup jalur jalan di jembatan penyangga.
lanjut…

Polres Wonosobo Gembleng 50 Siswa SPN

WONOSOBO (halopolisi.com) – Sejumlah 50 siswa Pendidikan Pembentukan Brigadir Polri dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng Purwokerto melaksanakan tugas pelatihan di Mapolres Wonosobo selama 7 hari mulai tanggal 16 hingga 22 Februari 2017.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk memberikan gambaran pelaksanaan tugas di lapangan dalam melayani masyarakat. Sehingga diharapkan, setelah dilantik menjadi anggota polri, para siswa ini dapat langsung melaksanakan tugas dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono, S.H.

“Kami sudah mengagendakan beberapa program pelatihan. Utamanya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

“Sebagai contoh kegiatan yang dilakukan adalah setiap pagi, kami tugaskan mereka ke simpang jalan guna membantu masyarakat dan mengatur lalu lintas,” terang AKP Agus.

“Untuk pelatihan utamanya memang pelayanan kepada masyarakat. Akantetapi kami juga berikan pembekalan tambahan tentang fungsi tekhnis maupun kegiatan kepolisian lainnya. Utamanya kegiatan praktek langsung di lapangan,” lanjut Kasubbag Humas.

Selanjutnya Kasubbag Humas menjelaskan jika para siswa polisi ini telah melalui pendidikan dasar kepolisian selama lebih dari 6 bulan.

“Untuk memantapkan teori yang mereka dapat pada saat di SPN, para siswa ini melaksanakan latihan kerja di Polres,” katanya.

“Semoga kedepannya mereka dapat melaksanakan tugas sebagai polisi dengan baik dan bisa menjadi abdi negara yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” tutup AKP Agus Priyono.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Siswa SPN saat menjalani gemblengan di Polres Wonosobo.(hp wonosobo/ziz)

Anggota Polsek Kepil Wonosobo Bersihkan Material Longsor

WONOSOBO (halopolisi.com)- Tanggul saluran air peninggalan Belanda yang melintas diatas Jalan utama Wonosobo Kepil kembali longsor, Selasa (14/2/2017). Akibatnya, material berupa beton dan tanah memenuhi ruas jalan dan menutup akses kendaraan yang hendak melintas. Kejadian ini merupakan kali kedua setelah pernah pula lonsor pada bulan Juni 2016 lalu. Beruntung, pada saat kejadian, arus lalu lintas sepi, sehingga tidak ada korban yang tertimpa.
Untuk melancarkan arus lalu lintas, petugas Polsek Kepil dibantu warga melakukan evakuasi manual sebelum petugas dari DPU dan Dinas Binamarga tiba di lokasi.
Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kapolsek Kepil AKP Surakhman, S.H. menuturkan, waktu kejadian sekitar pukul 11.00 Wib.
“Pada saat kejadian, cuaca sebenarnya cukup cerah. Namun dugaan kami, longsor ini disebabkan karena bangunan yang sudah sangat tua dan cuaca selama 3 hari terakhir cenderung hujan,” kata Kapolsek Kepil.
“Longsor ini merupakan kali kedua setelah pada bulan Juni 2016, sebagian bangunan yang digunakan untuk talang (saluran air) ini juga sudah longsor. Sejak saat itu, bangunan ini tidak digunakan lagi,” terang Kapolsek.
Setelah melakukan evakuasi manual, akhirnya arus lalu lintas kembali berjalan.
“Sementara masih satu lajur. Kami berlakukan buka tutup sambil menunggu petugas dari DPU dan Binamarga mengevakuasi dan membersihkan semua material,” lanjut AKP Surakhman.
“Karena tidak ada jalur alternative lain, kami minta para pengguna jalan tetap bersabar. Semoga sore ini semua proses evakuasi bisa selesai dan arus dapat berjalan lancar,” tutup Kapolsek Kepil.(hp wonosobo/ziz)
FOTO: Anggota Polsek Kepil Wonosobo saat membersihkan material longsor.(hp wonosobo/ziz)

Polres Wonosobo Terapkan Aplikasi Smile Police

WONOSOBO (halopolisi.com) – Mulai Sabtu, 4 Februari 2017, seluruh warga Jawa Tengah sudah bisa mengakses salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Polda Jawa Tengah. Aplikasi yang diperuntukkan untuk ponsel berbasis android ini bernama SMILE (Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik) Police Polda Jateng yang telah diluncurkan secara resmi oleh Kapolri dan Menpan RAB di Mapolda Jateng, Sabtu (4/2/2017).

Di dalam aplikasi Smile Police ini terdapat beberapa fitur yang memungkinkan penggunanya mendapatkan layanan Polri secara lebih cepat melalui piranti elektronik. Hal tersebut diungkapkan Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. saat mengikuti peluncuran aplikasi tersebut via video conference di Ruang Comand Center Polres Wonosobo.

“Mulai hari ini masyarakat bisa mendapatkan akses penuh pelayanan polri melalui beberapa aplikasi yang ada di Smile Police,” katanya.

“Salah satu yang diunggulkan adalah adanya aplikasi Smart Regident Center (SRC) yang memungkinkan masyarakat melakukan registrasi pembuatan SIM secara online, berlatih melakukan ujian tertulis SIM.hingga memasang pengingat waktu pembayaran pajak kendaraan, “ terang Kasubbag Humas.

“Melalui SRC ini, masyarakat juga bisa memperoleh segala informasi mengenai tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Polri utamanya yang berkaitan dengan pelayanan bidang lalu lintas,” ujarnya.

Kasubbag Humas juga menerangkan, selain aplikasi SRC, masyarakat juga bisa mengajukan complain atas pelayanan Polri dengan menggunakan aplikasi e-complaint. Ada juga layanan registrasi online untuk pemohon SKCK.

Masyarakat juga dapat memberikan informasi mengenai potensi gangguan kamtibmas melalui aplikasi e-trust.

“Dan yang paling baru adalah adanya aplikasi Panic Button yang dapat digunakan masyarakat untuk memanggil polisi dalam keadaan darurat hanya dengan memencet tombol di aplikasi tersebut sebanyak 3 kali,” papar AKP Agus.

Adapun cara kerja aplikasi panic button tersebut adalah akan mengakses lokasi si pemencet tombol. Selanjutnya, Comand Center Polres Wonosobo akan memerintahkan polisi terdekat dari lokasi untuk segera memberikan bantuan.

“Untuk mendukung aplikasi tersebut, Polres Wonosobo juga sudah menyiapkan Unit Respon Panic Button, yang merupakan bagian dari Tim Hanoman, untuk selalu siaga dan siap membantu masyarakat yang membutuhkan. Kapanpun itu,” kata Kasubbag Humas.

“Semoga aplikasi ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan Polri. Kami hanya menghimbau agar tetap menggunakan aplikasi ini dengan bijak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.(hp wonosobo/ziz)

 

FOTO: Jajaran Polres Wonosobo saat mengikuti peluncuran aplikasi smile police via vidcon.(hp wonosobo/ziz)

Respon Cepat Panic Button, Polres Wonosobo Siagakan Tim Hanoman

WONOSOBO (halopolisi.com) – Dalam upaya memberikan respon cepat terhadap masyarakat pengguna aplikasi ‘panic button’, jelang peresmian aplikasi android ‘smile police’ Polda Jateng, Polres Wonosobo menyiapkan Tim Hanoman.

Upaya ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan Polisi. Panic button sendiri dirancang oleh Polri sebagai sarana untuk meminta bantuan Polisi dalam keadaan darurat.

Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono, S.H. menyampaikan bahwa sesuai dengan tujuan ‘panic button smile police’ Polda Jateng sendiri yaitu untuk memberikan bantuan secepatnya kepada masyarakat.

“Utamanya bagi korban kejahatan. Dengan semakin cepat polisi mendatangi TKP serta melakukan olah tempat kejadian perkara maka prosentase pengungkapan kasus tersebut akan semakin tinggi,” katanya.

“Apalagi untuk kejahatan jalanan, diharapkan dapat langsung melakukan tangkap tangan terhadap pelakunya,” ungkap Kasubbag Humas.

Tim respon panic button ini merupakan anggota Tim Hanoman (Pemelihara Wonosobo Aman) yang dilengkapi dengan kecakapan khusus dan peralatan lengkap.

“Sesuai mekanisme dari aplikasi panic button, personel polisi yang paling dekat dengan lokasi  akan mendatangi dan langsung mengkonfirmasi ke command center Polres Wonosobo,” jelas AKP Agus.

“Dan jika kejadian tersebut tidak mampu ditangani polisi terdekat ataupun terkonfirmasi sebagai sebuah tindak pidana, maka kami akan langsung meluncurkan Tim Hanoman guna melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) maupun olah TKP,” terangnya.

“Selain stand by di Mapolres, Tim ini juga akan melaksanakan patroli di seluruh wilayah Wonosobo. Sehingga diharapkan, jeda waktu mendatangi TKP dapat diminimalisir,” ujar Kasubbag Humas.

“Tujuan akhirnya adalah kami dapat memberikan pelayanan secepat dan setepat mungkin terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama korban kejahatan,” tutupnya.(hp wonosobo/ziz)

 

FOTO: Tim Hanoman Polres Wonosobo saat bersiaga merespon panic button.(hp wonosobo/ziz)

Kapolri Buka Rapim Pengamanan Pilkada Serentak

JAKARTA (halopolisi.com) – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2017 yang diselenggarakan mulai Rabu (25/1/2017) hingga Jumat (27/1/2017).
lanjut…

Satlantas Polres Wonosobo Sosialisasikan Aplikasi STNK Reminder

WONOSOBO (halopolisi.com) – Untuk mengingatkan masyarakat tentang batas waktu pengesahan dan perpanjangan STNK, Satlantas Polres Wonosobo mensosialisasikan penggunaan ‘STNK Reminder’. Program ini berupa aplikasi ponsel pintar berbasis android yang dapat digunakan masyarakat guna mengingatkan batas waktu pengesahan dan perpanjangan STNK kendaraan miliknya.
lanjut…

Kapolres Wonosobo Cek Kesiapan Alat SAR, Antisipasi Bencana Alam

WONOSOBO (halopolisi.com) – Potensi bencana alam di wilayah Wonosobo memang cukup besar, baik berupa tanah longsor maupun banjir bandang. Di beberapa lokasi bahkan sudah sampai terjadi. Meski tidak menelan korban jiwa, namun jika melihat kondisi cuaca beberapa hari terakhir yang terus menerus hujan, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terjadi.
lanjut…

Polri Buka Pendaftaran Seleksi Sekolah Inspektur Polisi

JAKARTA (halopolisi.com) – Ada kabar menarik bagi anggota kepolisian Republik Indonesia. Pembukaan pendaftaran perwira melalui jalur SIP (Sekolah Inspektur Polisi) secara online dibuka pada 18 Januari 2017 sampai 25 Januari 2017. Bagi anggota kepolisian yang berkeinginan berprestasi dan mengabdi di tingkat Perwira punya kesempatan untuk ikut tes SIP tersebut.
lanjut…

Halaman 3 dari 39 1 2 3 4 5 6 7 8 39
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.