www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Nette Boy Blusukan Sambang Warga

BANJAR (halopolisi.com) – Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung aksi bakti sosial jajarannya dengan blusukan menemui warga.

Aksi sosial dengan cara berbagi Sembako itu tampak dilakukan Kapolres Banjar di wilayah Kertak Hanyar. Turut hadir Wakapolres Kompol Ajie Lukman, S.I.K, dan Kapolsek Kertak Hanyar AKP Gustaf Adlof Mamuaya, S.E, S.I.K. beserta 15 personil Polsek Kertak Hanyar.

Bakti sosial tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi serta memberikan bantuan berupa Sembako sebagai wujud kepedulian Polri kepada warga Desa Manarap Tengah, Desa Banua Hanyar dan Desa Kertak Hanyar II.

 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan kemanusiaan antara Polisi dengan masyarakat, sekaligus membantu masyarakat dengan beberapa kebutuhan bahan pokok,” kata Nette Boy, sapaan karib AKBP Takdir Mattanete.(hp banjar/ziz)

FOTO: Kapolres Banjar saat blusukan sambang warga.(hp banjar/ziz)

Kapolri Pimpin Apel Operasi Ramadniya 2017

JAKARTA (halopolisi.com) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Ramadniya menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 2017. Sebanyak 1.896 personel Polri dan TNI mengikuti apel persiapan operasi di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi inspektur dalam apel operasi yang sebelumnya disebut Operasi Ketupat ini.
“Operasi Ramadniya merupakan operasi kemanusiaan dalam rangka pengamanan hari raya sekaligus mengantisipasi di bulan Ramadhan,” kata Kapolri.
Kapolri mengatakan, apel operasi Ramadniya menjadi bentuk konsolidasi formal bersama sejumlah stakeholder, seperti TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan lain.
“Ini sebagai formalitas saja, operasi sudah dimulai sejak kemarin-kemarin,” kata Jenderal Pol Tito Karnavian.
Kapolri meminta komitmen tim gabungan untuk total dalam melaksanakan Operasi Ramadniya. Tugas ini tak bisa dikerjakan oleh Polri sendiri, tapi akan optimal dengan bantuan pihak lain.
“Bahkan unsur masyarakat kita libatkan untuk sama-sama lakukan operasi kemanusiaan ini. Inilah tugas suci di bulan Ramadhan,” kata Kapolri.
Sebanyak 170.000 personil gabungan ditempatkan di seluruh Indonesia selama operasi. Sementara di Jakarta akan ditempatkan 6.000 personel gabungan.
Kapolri meminta semua personel menjaga fisik dengan baik karena tugas tahunan ini cukup menguras tenaga dan pikiran.
“Kita harus persiapkan fisik agar prima dalam pengamanan, harus tulus dan ikhlas,” katanya.
Adapun kasus yang menjadi atensi selama operasi yakni kejahatan konvensional, kejahatan terorisme, stabilitas harga pangan, serta arus mudik dan arus balik.(kcm/ziz)
FOTO: Kapolri saat memimpin apel kesiapan operasi ramadniya 2017.(dtc)

Kabaharkam Polri Tinjau Langsung Pos Mengkreng

KEDIRI (halopolisi.com) – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. Putut Eko Bayuseno, S.H. beserta rombongan berkunjung ke Pos Mengkreng Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.

Dalam kunjungannya Kabaharkam Polri memberikan arahan kepada 3 Polres yang menangani simpang mengkreng atau disebut juga simpang Bangjuri.

Seperti diketahui bersama di simpang Bangjuri ini rawan terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran. Karena terdapat penyempitan jalan dan perlintasan kereta api sehingga menjadi perhatian dari tingkat Polda maupun Mabes.

Dalam arahannya Kabaharkam Polri memerintahkan kepada jajaran untuk menindak tegas bus yang tidak mau antre saat berada di perlintasan kereta Api.

“Kebiasaan sopir bus itu kalau ada perhentian kereta yang akan melintas menyerobot ke kanan jalan melawan arus lalu lintas. Maunya di depan mengalahkan kendaraan lain. Kalau ketemu yang begini, wajib ditilang dan dihambat perjalanannya,” tegas Komjen Pol Drs. Putut Eko Bayuseno, S.H.

Lebih lanjut perintah yang disampaikan langsung kepada Kapolres Kediri AKBP Sumaryono SH SIK MH, Kapolres Jombang dan Kapolres Nganjuk agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya gangguan keamanan.

“Libatkan personil yang tak berseragam dan Brimob bersenjata untuk back-up keamanan petugas yang ada di lapangan serta gelar simulasi kejadian agar anggota paham cara bertindak,” ucap Kabaharkam Polri.(hp kediri/ziz)

FOTO: Kabaharkam Polri saat meninjau langsung Pos Mengkreng.(hp kediri/ziz)

Kapolda Metro Jaya Gotong Keranda Jenazah

JAKARTA (halopolisi.com) – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan dan Kapolres Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan ikut menggotong keranda jenazah dari rumah duka korban Curanmor, Italia Chandra, Selasa (13/6/2017).

Jenazah korban dimakamkan di TPU Selapajang, Kota Tangerang. Jenazah Italia dibawa ke TPU Selapajang sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum dimakamkan, Italia disalatkan di masjid dekat rumah duka.

“Ini sebagai ungkapan dukacita kami kepada korban dan keluarga, koas dokter lo anak ini. Makanya kami prihatin sekali,” kata Kapolda Metro Jaya.

Di rumah duka, sejumlah karangan bunga juga masih terlihat. Kerabat dan teman sejawat korban juga ramai mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.(dtc/ziz)

FOTO: Kapolda Metro Jaya saat ikut menggotong keranda jenazah.(dtc)

Polres Wonosobo Bedah Rumah Mantan Pejuang

WONOSOBO (halopolisi.com) – Polres Wonosobo membongkar rumah warga Jaraksari, Wonosobo yang merupakan mantan pejuang. Bukan tanpa alasan, pembongkaran rumah berukuran 5 m X 4 m ini dilanjutkan dengan bedah rumah agar menjadi lebih layak huni. Selain itu, kegiatan bedah rumah ini juga sebagai wujud kepedulian Polres Wonosobo atas kondisi kehidupan warga sekaligus bentuk ucapan terima kasih jasa-jasanya pada saat zaman perjuangan kemerdekaan.

Mbah Suryono, begitu dirinya biasa dipanggil, merupakan salah satu pejuang kemerdekaan yang ikut melawan penjajah Belanda dan Jepang. Bahkan menurut cerita, dia terakhir ikut berjuang dalam mempertahankan bersama arek-arek Surabaya pada pada 10 November 1945. Mbah Suryono tergabung dalam BKR (Badan Keamanan Rakyat) yang merupakan cikal bakal TNI saat ini. Setelah pertempuran itu, Mbah Suryono memutuskan kembali ke Wonosobo hingga saat ini.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, pria yang cukup mahir berbahasa Jepang ini bekerja sebagai pencari barang bekas. Dirinya menolak meminta-minta meski hidup sebatang kara dan sangat kekurangan.

“Tasih saget nyambut damel. Mboten meh ngemis (Masih bisa kerja. Tidak akan mengemis ),” katanya.

Setelah mendapat persetujuan dari Mbah Suryono dan perangkat Kelurahan Jaraksari, dibantu warga sekitar, belasan anggota Unit Dalmas Polres Wonosobo yang dipimpin langsung Wakapolres Wonosobo Kompol Umi Mariati, S.I.K. langsung membongkar rumah tersebut. Diharapkan sebelum Idul Fitri, rumah tersebut sudah dapat dihuni kembali.

Di tempat lain, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono, S.H. mengungkapkan, pengerjaan pembangunan rumah tersebut akan dilaksanakan oleh kontraktor dengan tenaga pembangun dari anggota Polres Wonosobo dan warga sekitar.

“Untuk anggarannya menggunakan dana kemanusiaan Polres Wonosobo. Program ini merupakan salah satu dari beberapa kegiatan kemanusiaan lain yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan,” katanya.

“Semoga dengan dibangunnya rumah Mbah Suryono nanti, kehidupannya akan menjadi lebih baik dan juga lebih sehat. Sehingga setidaknya, beliau bisa menikmati hasil dari perjuangannya memerdekakan bangsa Indonesia,” terang AKP Agus.(hp wonosobo/ziz)

FOTO: Anggota Polres Wonosobo saat membedah rumah mantan pejuang.(hp wonosobo/ziz)

Kapolres Wonosobo Ajak Tokoh Agama Perangi Radikalisme

WONOSOBO (halopolisi.com) – Banyak cara dilakukan untuk bersilaturahmi, seperti yang dilakukan Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. dengan mengadakan buka bersama sekaligus tatap muka dengan tokoh agama dan ulama se-Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut bertempat di ponpes Al Mubaarok Manggisan dan dihadiri kurang lebih 90 tokoh agama dan ulama, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, S.E., M.M., serta Ketua MUI Jawa Tengah.
lanjut…

Mabes Polri Sosialisasi Penangkalan Paham Radikal di LDII Banyuwangi

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Divisi Humas Mabes Polri menggandeng sejumlah awak media ibukota meliput Sosialisasi Menangkal Paham Radikal di Banyuwangi. Acara itu dipusatkan di Masjid Baitul A’la milik warga LDII yang tinggal di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi.
lanjut…

Kapolres Wonosobo Sahur Bersama Anak-anak Pondok Pesantren

WONOSOBO (halopolisi.com) – Sambutan hangat diberikan oleh anak-anak Pondok Pesantren dan SD Takhassus Al-Quran saat didatangi belasan Polwan Polres Wonosobo. Senyum dan keceriaan terpancar dari raut wajah anak-anak pondok pesantren saat membantu rombongan dari Polres Wonosobo mengangkat beberapa plastik makanan sahur.
lanjut…

Bhayangkari Polres Banjar Berbagi Takjil

BANJAR (halopolisi.com) – Seperti tak mau kalah dengan para suaminya, Bhayangkari Cabang Banjar juga melakukan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Mereka membagi-bagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Banjar. Didampingi para pengurus Bhayangkari, Ketua Cabang Banjar dengan semangat membagikan tiap bingkisan takjil kepada masyarakat.
Dengan tema “Ramadhan Ceria, Indahnya Berbagi”, ratusan bingkisan takjil ludes dibagikan oleh Ibu-ibu berseragam pink tersebut.
Pada kesempatan itu, Polwan Polres Banjar juga turut ambil peranan dalam kegiatan sore menjelang berbuka puasa.
“Kurang lebih 150 Bungkus takjil yang kami bagikan, sebagai menu buka puasa untuk warga yang melintas di sepanjang jalan Mapolres Banjar,” kata Misly Herina, SE.
Isteri Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete ini juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dan dukungan Bhayangkari untuk institusi Kepolisian.
“Melalui kegiatan ini, kami Bhayangkari Cabang Banjar berharap lebih dekat dan dicintai masyarakat,” tutupnya.(hp banjar/ziz)
FOTO: Bhayangkari Polres Banjar saat berbagi takjil kepada pengguna jalan.(hp banjar/ziz)

Kapolres Banjar Kultum Wajah Berseri

BANJAR (halopolisi.com) – Polres Banjar menggeber program “Wajah Berseri” (Wajib Berjamaah Setiap Hari) selama Ramadan, bulan penuh rahmat ini.

Bertempat di Mushola An-Nur Mapolres Banjar, dalam program “Wajah Berseri” ini tampak Kapolres Banjar, AKBP Takdir Matanette, S.H., S.I.K., M.H memberikan kultum (kuliah tujuh menit) usai pelaksanaan sholat Ashar berjamaah.

Turut hadir dalam sholat Ashar berjamaah tersebut Wakapolres, para Kabag, Kasat, Perwira, Brigadir dan PNS Polres Banjar.

Adapun materi kultum yang disampaikan Kapolres Banjar berupa pemaparan program “Wajah Berseri” yang bertujuan untuk mengisi bulan Ramdan dengan amalan-amalan dan menunaikan ibadah sholat tepat pada waktunya.

Program ini, kata Kapolres Banjar, juga dimanfaatkan sebagai wadah silahtuhrahmi antara pimpinan dengan anggota.(hp banjar/ziz)

FOTO: Kapolres Banjar saat memberikan Kultum usai sholat Ashar berjamaah.(hp banjar/ziz)

Halaman 5 dari 23 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 23
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.