www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Polres Batu Bagikan Leaflet Operasi Patuh di Samsat

BATU (halopolisi.com) – Dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2017, Kanit Reg Ident Polres Batu, Iptu Ponsen Dadang M, S.H. memerintahkan anggotanya untuk membantu pelaksanaan sosialisasi.
Setelah melaksanakan sosialisasi kepada anggota di KB Samsat Kota Batu, Kanit Reg Ident dan anggota melaksanakan sosialisasi kepada wajib pajak yang sedang menunggu antrean pembayaran pajak di KB Samsat Batu.
Selain memberikan sosialisasi pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2017 dan tertib berlalu lintas, petugas Samsat juga membagikan leaflet berisi peraturan lalu lintas.
Hal ini ditujukan agar para wajib pajak memahami pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2017.
Pelaksanaan pembagian leaflet di loket Drive Thru Samsat Batu mendapat respon positif dari masyarakat. Hal ini ditunjukkan dari banyaknya masyarakat yang rela mengantre lama demi mendapat informasi seputar tata tertib berlalu lintas.(hp batu/ziz)
FOTO: Anggota Polres Batu saat membagikan leaflet operasi patuh kepada pembayar pajak di Samsat.(hp batu/ziz)

Jelang Puasa, Polres Banyuwangi Gelar Donor Darah

BANYUWANGI (halopolisi.com) –  Sekitar 200 anggota polisi dan pegawai negeri sipil (PNS) Polri menyumbangkan darahnya untuk masyakarat umum. Donor darah massal yang dimotori Bagian Sumber Daya Manusia (Bagsumda) Polres Banyuwangi ini digelar di Ruang Dhira Brata.

Dari 200 orang yang mendaftar, sebanyak 90 orang dinyatakan layak untuk diambil darahnya. Sedangkan 110 orang lainnya, kata Penda Nur Prasetyo Hadi, gagal melakukan donor karena faktor kesehatan serta tensi darah yang tidak mendukung.

“Terlalu tinggi tidak baik, dibawah standar juga tidak layak. Kelayakan donor biasanya dipengaruhi masalah tensi darah. Apabila tensi darahnya diatas 140/90 mmgh dan dibawah 100/70 mmgh, maka petugas tidak akan berani melakukan pendonoran,” terang perwira Urusan Kesehatan Polres Banyuwangi, Senin (15/5/2017).

Usai minum obat ternyata juga mempengaruhi calon pendonor sehingga dinyatakan tidak layak diambil darahnya. Karena itu, saat donor darah yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-71 pendaftar yang gagal menyumbangkan darahnya lebih banyak dibanding yang layak.

“Dari 90 orang itu terkumpul 90 kantong darah. Semua darah hasil donor langsung diserahkan ke petugas PMI Cabang Banyuwangi yang juga terlibat dalam acara donor,” tambahnya.

Semestinya, kegiatan donor darah digelar satu tahun sekali pas di Bulan Juli bersamaan dengan peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli. Menurut Kasubaghumas Polres Banyuwangi AKP Bakin, agenda ini diajukan karena HUT Bhayangkara ke-71 berdekatan dengan puasa serta Hari raya Idul Fitri.

“Puasa tidak mungkin digelar donor atas dasar pertimbangan agama maupun kesehatan. Makanya pelaksanaan kegiatan sosial ini diajukan di Bulan Mei,” tukas perwira asal Genteng.

Tidak hanya anggota polisi dan PNS Polri di lingkungan Polres Banyuwangi saja yang turut serta. Anggota dan PNS yang bertugas di masing-masing polsek juga ikut sedekah darah. Hanya saja tidak semua yang hadir di Dhira Brata bisa diambil darahnya.

“Semua darah hasil donor diserahkan untuk kalangan umum melalui PMI Banyuwangi. Ternyata 90 kantong darah yang didapat dari anggota dan PNS Polri menjadi stok di Bulan Ramadhan,” urai AKP Bakin.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Anggota Polres Banyuwangi saat mengikuti donor darah.(hp banyuwangi/ziz)

Satpolair Polres Situbondo Ajak Nelayan Perangi Narkoba Lewat Program Punel

SITUBONDO (halopolisi.com) – Satpolair Polres Situbondo kembali menggelar kegiatan Polisi Untuk Nelayan (PUNEL) di area Pelabuhan Mimbo dusun Mimbo desa Sumberanyar kec. Banyuputih.

Program Polisi Untuk Nelayan kali ini bertemakan “Nelayan Situbondo Perang Terhadap Narkoba” bertujuan mengajak masyarakat nelayan untuk berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba di Kab. Situbondo.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Polair AKP Lukman Hadi bersama anggota Satpolair dan Bhabinkamtibmas perairan di desa Sumberanyar Bripka Mahrus. Dalam kesempatan tersebut masyarakat nelayan diberikan sosialisasi dan pembinaan terkait bahaya narkoba.

Selain itu melalui program PUNEL ini Satpolair Polres Situbondo mendukung program Polres Situbondo bersama Pemerintah Daerah Situbondo yaitu “Kampung Bebas Narkoba” yang baru-baru ini diluncurkan oleh Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng).

Kasat Polair juga menjelaskan bahwa beberapa kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba dimungkinkan karena minimnya pengawasan.

“Dengan adanya program Punel ini, Satpolair berharap dapat meminimalisir peredaran narkoba di kawasan pesisir pantai lebih-lebih bisa mengajak masyarakat nelayan ikut berperang melawan narkoba,” kata AKP Lukman Hadi.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Satpolair Polres Situbondo saat menggelar program punel bersama nelayan.(hp situbondo/ziz)

Polres Batu Beri Imbauan Siswa SMPN 3

BATU (halopolisi.com) – Kasat Binmas menindaklanjuti perintah Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, S.Sos, S.I.K, M.H memberikan imbauan kepada pelajar sekolah agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang dapat menyebabkan cita-citanya dan masa depannya hanya tinggal angan-angan.
Imbauan dan pembinaan yang dilaksanakan oleh PS. Kanit Bintibmas Aiptu Endro Supriyono bertempat di Lapangan apel SMPN 3 Batu kepada pelajar kelas 9 bersama Satgas Ops Res Patuh Semeru 2017 preemtif, Senin (15/5/2017).
Dalam kesempatan ini petugas Polres Batu memberikan imbauan agar pelajar menaati dan mematuhi peraturan yang ada di sekolah sehingga pelajar bisa disiplin dan tidak melanggar peraturan tersebut.
“Hindari pergaulan bebas, jauhi narkoba dan minum-minuman keras yang dapat mengganggu kesehatan kalian karena sebentar lagi kalian akan lulus dan menempuh sekolah ke jenjang berikutnya,” sarannya.
Selain itu, terhitung tanggal 9 s/d 22 Mei 2017 dilaksanakan Operasi Patuh Semeru 2017, sehingga pelajar diminta taat aturan yang melarang memakai dan mengendarai sepeda motor karena masih di bawah umur dan belum memiliki SIM.
“Pesan Kapolres Batu tolong sampaikan kepada orang tua kalian, sanak saudara dan tetangga, taati aturan lalu lintas karena dengan disiplin berlalu lintas keselamatan kalian dan orang lain akan selamat,” sambungnya.(hp batu/ziz)
FOTO: Anggota Polres Batu saat memberi imbauan siswa SMPN 3.(hp batu/ziz)

250 Pendaftar Polri Jalani Tes Jasmani di Polda Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Setelah melalui tes Rikkes dan psikologi, hari ini Senin (15/5/2017), proses penerimaan anggota Polri T.A 2017, khususnya Akpol akan melalui tes jasmani.

Tes kesamaptaan ini dimulai pukul 07.00 WIB di Lapangan depan Mapolda Jatim. Untuk tahap ini peserta yang masih lulus berjumlah 250 peserta.

Dalam tes kesamaptaan jasmani ini peserta akan melalui 3 tahap yaitu untuk tahap pertama adalah tahap fisik terdiri dari lari dengan waktu 12 menit, pull up dengan waktu 1 menit, push up dengan waktu 1 menit, sit up dengan waktu 1 menit, dan shuttle run.

Kabid Humas Polda Jatim tampak mendampingi bersama Karo SDM Kombes Pol Wibowo yang mengatakan, untuk penerimaan anggota Polri semua berjalan dengan transparan dan profesional serta melibatkan pengawas dari eksternal seperti Ikata Dokter Indonesia, Diknas Jatim, Kemenag dan PWI Jatim serta beberapa instansi lainnya.

Untuk diketahui, data pendaftar Polri yang berhasil lolos hingga mengikuti tes kesehatan terdiri atas Taruna Akpol 777 orang pria 725 dan wanita 52, Bintara PTU 6.574 orang pria 5506 dan wanita 1.068, Bintara TI 1380 orang pria 732 dan wanita 648, Bintara Musik 3 orang, serta Tamtama Polri 755 orang.(wis/ziz)

FOTO: Peserta pendaftar Polri saat mengikuti tes jasmani di Mapolda Jatim.(wis)

Satpolairud Polres Banyuwangi Ajak Nelayan Waspadai Aliran Radikal

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Paham radikal menjadi bahasan penting Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Banyuwangi saat bersua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mina Lestari Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo. Masyakarat nelayan yang tinggal di kawasan pantai perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo diminta tidak terpengaruh dengan ekstrimis dan radikalis.

Pesan itu ditekankan Kanit Binmas Satpolairud Polres Banyuwangi, Aiptu Darmawan saat menyambangi 34 anggota Pokmaswas Mina Lestari di eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bimorejo. Saat ini isu tentang paham aliran keras yang bertentangan dengan pancasila sedang diperangi pemerintah.

“Mohon warga nelayan Bimorejo tidak terpengaruh,” pintanya sambil menyebut beberapa nama kelompok beraliran keras yang tumbuh di Indonesia.

Selain kelompok garis keras aliran kiri, terdapat pula kelompok aliran kanan. Golongan ini juga dikemas dalam paham agama tapi tidak melakukan aksi kekerasan. Jalur perlawanan untuk mengganti paham pancasila dilakukan dengan cara yang halus.

Keterangan itu dikuatkan Kasat Polairud Polres Banyuwangi AKP Subandi. Masyakarat nelayan dipilih sebagai sasaran sosialisasi anti radikalisme karena kehidupannya lebih banyak di laut. Itungannya sangat jarang para pelaut yang mengakses dunia maya maupun arus informasi nasional sehingga kurang memahami aliran yang berbahaya bagi kehidupan bermasyarakat.

“Gencar menyambangi kelompok nelayan merupakan cara jitu untuk menangkal masuknya paham radikalisme dan esktrimisme. Tiap kali sambang nelayan kita membagikan bendera kebangsaan serta gambar garuda sebagai dasar negara. Tujuannya untuk menguatkan paham nasionalisme di kalangan pelaut,” lontarnya.

Di Banyuwangi, kawasan teritorial laut yang menjadi kewenangan Polisi Perairan sepanjang 185,3 KM membentang dari Perairan Bimorejo Kecamatan Wongsorejo sampai Perairan Sukamade Kecamatan Pesanggaran. Secara berkala sejumlah masyakarat nelayan yang tinggal di sekitaran pesisir diberi pembinaan tentang anti radikalisme maupun penjagaan kawasan perairan dari aksi perusakan.

“Minimal seminggu sekali kita adakan sambang kelompok nelayan. Kita pilih kelompok karena jumlah nelayan di Bumi Blambangan sangat besar sehingga tidak mungkin ditemui di kapal masing-masing. Sementara anggota Satpolairud Banyuwangi hanya 20 personil,” terang AKP Subandi.

Selain Markas Satpolairud Ketapang, Polisi Perairan memiliki setidaknya tiga pos. Yakni Pos Polairud Pantai Pancer, Pantai Muncar dan Pantai Boom. Selain itu Korps Biru-Biru juga tergabung dalam Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Pantai Grajagan. Secara rutin petugas di masing-masing pos melakukan sambang nelayan.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Anggota Satpolairud Polres Banyuwangi saat berdialog dengan Pokmaswas.(hp banyuwangi/ziz)

 

Kapolda Jatim Buka Kejurdaprov Bola Voly Kapolda Cup

SURABAYA (halopolisi.com) – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-71 tahun 2017, PBVSI Pengprov Jatim mengadakan turnamen Kejurdaprov bola voly Kapolda Cup antar Polda dan Polres jajaran.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH selaku Ketua Umum Pengprov PBVSI Jatim bertindak sebagai inspektur upacara pada pembukaan turnamen Kejurda voly tersebut dan diikuti oleh seluruh peserta turnamen di lapangan apel Mapolda Jatim, Senin (15/5/2017).

Pembukaan turnamen ini ditandai dengan pemukulan gong serta serven bola oleh Kapolda Jatim yang juga dihadiri Wakapolda, Irwasda dan para Pejabat Utama.

Kapolda Jatim menuturkan, ajang ini juga digelar dalam rangka pembinaan atlet voly Jatim.

“Selamat bertanding, jaga sportivitas dan semoga lahir atlet-atlet yang handal,” kata Kapolda Jatim.(wis/ziz)

FOTO: Kapolda Jatim saat membuka Kejurdaprov bola voly Kapolda Cup.(wis)

Bidbinkum Polda Jatim Sosialisasi Peraturan Kapolri di Polres Situbondo

SITUBONDO (halopolisi.com) – Bidang Pembinaan Hukum (Bidbinkum) Polda Jatim melaksanakan sosialisasi tentang Perkap No. 11 tahun 2016 dan Perkap No.2 tahun 2017 dengan tema “Profesionalisme fungsi hukum dalam mengimplementasikan program Promoter Polri” di Polres Situbondo.

Sosialisasi Binkum dipimpin langsung oleh Kabid Binkum Polda Jatim Kombespol Drs. Zuhdi Bahruddin bersama Tim yang didampingi Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) bertempat di gedung Bhayangkara Januraga Polres Situbondo.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 wib tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek Jajaran, seluruh anggota Polres dan perwakilan masing-masing Polsek jajaran sebanyak 5 personil.

Materi sosialisasi yang diampaikan terkait Peraturan Kapolri No. 11 tahun 2016 tentang pembentukan peraturan Kapolisian dan Peraturan Kapolri No.2 tahun 2017 tentang tata cara pemberian bantuan hukum oleh Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Binkum mengatakan, setiap anggota dalam pelaksanaan tugasnya harus berpedoman pada Perkap dan SOP yang ada untuk menghindari terjadinya kesalahan ataupun pelanggaran yang dilakukan anggota Polri yang berakibat hukum bagi anggota yang melanggar ataupun melakukan kesalahan dalam tugas.

Sosiliasasi ini juga bertujuan agar anggota Polri  di Polres Situbondo mengerti tentang hukum khususnya personil yang bertugas pelayanan Kepolisian, penyidikan suatu tindak pidana, tindakan Kepolisian terhadap pelaku kejahatan dan tugas lainnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Selain itu, Kabid Binkum juga menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Kapolri No.2 tahun 2017 setiap anggota Polri yang memiliki permasalahan hukum berhak mendapatkan bantuan dan nasehat hokum dari dinas baik diluar maupun dalam proses peradilan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Situbondo mengucapkan terima kasih karena telah diberikan tambahan pengetahuan tentang hukum sehingga personil di Polres Situbondo tidak salah dalam melangkah dalam melakukan suatu tindakan Kepolisian.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Bidbinkum Polda Jatim saat menggelar sosialisasi peraturan Kapolri di Polres Situbondo.(hp situbondo/ziz)

Satlantas Polres Batu Sosialisasikan Operasi Patuh Kepada Pemohon SIM

BATU (halopolisi.com) – Hari kelima Operasi Patuh Semeru 2017 selain meningkatkan penindakan dengan cara hunting system kepada masyarakat Kota Batu yang seringkali melanggar peraturan lalu lintas, Kasatlantas Polres Batu, AKP Ari Galang Saputro, S.I.K. mengimbau kepada anggotanya juga menggalakan giat preemtif dengan memberikan sosialisasi dan imbauan.
Selain dengan cara penindakan untuk menimbulkan rasa jera kepada masyarakat, anggota Satlantas Polres Batu juga memberikan imbauan kepada masyarakat pemohon SIM.
Hal ini dikarenakan proses pembuatan SIM tidaklah mudah melalui proses tes yang cukup sulit dan tidak semua dapat lulus dalam tes tersebut.
Oleh karena itu diharapkan bagi pemohon SIM yang telah lulus ujian SIM tidak menggunakan kendaraan secara ugal-ugalan.(hp batu/ziz)
FOTO: Anggota Satlantas Polres Batu saat mensosialisasikan operasi patuh kepada pemohon SIM.(hp batu/ziz)

Polres Batu Sosialisasikan Operasi Patuh Lewat Mimbar Jumat

BATU (halopolisi.com) – Dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2017, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Batu, Ipda Giyanto memberikan khotbah tertib berlalu lintas kepada anggota sebelum pelaksanaan Sholat Jum’at di Masjid Roudhotul Amni Polres Batu.

Dalam khotbah tersebut disampaikan kepada anggota dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2017, anggota wajib membawa kelengkapan berkendara dan memakai kendaraan sesuai dengan spektek yang telah ditentukan pabrik.

“Karena sebagai anggota Polri segala tingkah laku menjadi sorotan di kalangan masyarakat,” katanya.

Diharapkan setelah pelaksanaan khotbah Jum’at  ini, Polri dapat menjadi contoh tauladan di masyarakat.(hp batu/ziz)

 

FOTO: Polres Batu saat mensosialisasikan operasi patuh melalu mimbar jumat.(hp batu/ziz)

Halaman 3 dari 226 1 2 3 4 5 6 7 8 226
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.