www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Kapolres Situbondo Bersama Bhayangkari Kunker ke Polsek Jajaran

SITUBONDO (halopolisi.com) – Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo dan rombongan Pejabat Utama melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polsek Jajaran.
lanjut…

Bid Dokkes Polda Jatim Gelar Rikkes Berkala di Polres Situbondo

SITUBONDO (halopolisi.com) – Bid. Dokkes Polda Jatim bersama Urkes Polres Situbondo melaksanakan pemeriksaan rutin personil, baik anggota Polri dan PNS, Senin (6/3/2017).

Kegiatan ini merupakan pemeriksaan kesehatan berkala yang sudah diagendakan oleh Bid. Dokkes Polda Jatim di Polres Jajaran yang dipimpin oleh drg. Saiful Ahla dan hari ini jadwal di Polres Situbondo yang meliputi pemeriksaan laboratorium, tinggi dan berat badan, tensi, teradmil, EKG, rontgen, pemeriksaan gigi dan kesehatan jiwa (keswa).

Pada kesempatan tersebut Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) juga mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan (rikkes) berkala dengan jumlah personil keseluruhan yang mengikuti rikkes sebanyak 154 personil terdiri dari Perwira, Bintara dan PNS di Polres Situbondo dan Polsek Jajaran.

Ketua Tim Rikkes dari Bid. Dokkes Polda Jatim drg. Saiful Ahla menjelaskan bahwa pemeriksaan ini rutin setiap tahun sekali untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan personil di jajaran Polda Jatim.

“Apabila ada anggota yang terindikasi kena penyakit maka surat hasil rkam medisnya akan dilampiri rujukan untuk berobat di RS Bhayangkara Polda Jatim atau RS di Daerah,” kata drg. Saiful Ahla.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) mengatakan bahwa ada sekitar 154 personil Polres Situbondo yang dijadwalkan mengikuti rikkes ini.

“Pemeriksaan kesehatan ini adalah untuk kebaikan kita semua, periksakan kesehatan diri kita sebelum sakit, dan sehat itu mahal harganya,” kata Kapolres Situbondo.(hp situbondo/si)

FOTO: Bid Dokkes Polda Jatim saat memeriksa kesehatan jajaran Polres Situbondo.(hp situbondo/ziz)

Kapolres Situbondo Ajak Pelajar Perangai Narkoba dan Tertib Berlalulintas

SITUBONDO (halopolisi.com) – Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) menjadi pembina upacara di SMAN 1 Situbondo dalam rangka pembinaan kepada remaja khususnya pelajar, Senin (6/3/2017).

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru dan staf di SMAN 1 Situbondo.

Dalam arahannya, Kapolres Situbondo mengajak seluruh pelajar sebagai generasi muda untuk berperan aktif membangun bangsa dengan cara giat belajar dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif agar tidak terjerumus dalam narkoba dan miras.

Selain itu, para pelajar juga mengikuti perkembangan teknologi saat ini dimana internet sudah sangat mudah diakses terutama untuk media sosial hendaknya disikapi dengan bijak dan sebaik mungkin untuk menambah ilmu pengetahuan.

“Jangan sampai internet digunakan untuk hal negatif seperti pornografi misalnya, hal itu dapat merusak moral generasi muda bangsa,” kata Kapolres Situbondo.

Dalam hal pelaksanaan Operasi Simpatik Semeru 2017, Kapolres Situbondo mengajak para pelajar bisa memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dan bagi diri pribadi untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan di jalan raya serta tidak terlibat dalam balap liar yang saat ini marak dilakukan oleh para pelajar.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Kapolres Situbondo saat memimpin upacara di SMAN 1.(hp situbondo/ziz)

Polres Banyuwangi Perpanjang Pengamanan Ketapang Terkait Liburan Raja Salman

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Pengamanan di Pelabuhan Ketapang dipastikan diperpanjang. Penambahan jadwal pengamanan ini menyusul liburan rombongan Raja Salman di Bali yang bertambah sampai 12 Maret 2017 dari rencana semula hanya sampai 9 Maret.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto sampai turun memantau jalannya pengamanan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Minggu (5/3/2017) malam. Penambahan masa liburan rombongan Kerajaan Saudi membuat Polres Banyuwangi merapatkan barisan. Jumlah pasukan yang dikerahkan pun ikut bertambah. Dua pleton Brimob Polda Jawa Timur dan penjinak bom diterjunkan.

“Kita ikut jadwal liburan Raja Salman di Bali. Jika diperpanjang, pengamanan di Ketapang akan diperpanjang, personel ditambah,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto di sela memimpin pengamanan di Ketapang.

Menurut Kapolres, dua pleton Brimob dan sniper dikerahkan di Pelabuhan Ketapang mulai Minggu siang. Sasarannya mengawasi aktivitas kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang ke Bali. Pengamanan pelabuhan Ketapang sejatinya sudah dilakukan setiap hari. Namun khusus kedatangan Raja Salman ke Bali, pengamanan dibuat lebih ketat. Termasuk, penambahan jumlah personel.

“Kalau liburan Raja Salman di Bali diperpanjang, otomatis pengamanan di Ketapang akan mengikuti,” jelasnya didampingi Kabagops Kompol Sujarwo, Kasubaghumas AKP Bakin dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Sudarmaji.

Selain Brimob, pengamanan melibatkan personel Satpol PP untuk memeriksa KTP para penumpang yang akan ke Bali. Pelabuhan Ketapang mendapat atensi pengamanan lantaran salah satu obyek vital nasional yang merupakan jalur masuk utama melalui darat ke Pulau Dewata. Selama pengamanan, sasaran petugas mengawasi seluruh aktivitas pelabuhan terutama kendaraan yang akan menyeberang. Petugas memeriksa ketat satu per satu kendaraan di pintu masuk pelabuhan. Tak hanya mobil pribadi, kendaraan angkutan barang ikut diperiksa ketat.

“Sifatnya antisipasi. Semua kendaraan dan barang bawaan diperiksa sebelum masuk pelabuhan,” jelasnya.

Selain Ketapang, imbuh Kapolres, pengamanan ketat diberlakukan di 10 pelabuhan rakyat di Banyuwangi. Pelabuhan ini dikenal sebagai jalur tikus ke Bali sehingga wajib mendapatkan pengamanan ketat. Khusus pelabuhan rakyat, pengamanan diserahkan ke masing-masing polsek dibantu Satpolair Polres.

“Fokus pengamanan aktivitas nelayan yang bersinggungan dengan Bali. Kita punya 10 pelabuhan rakyat yang mengarah ke Bali,” pungkas mantan Kapolres Malang tersebut.(hp banyuwangi/ziz)

 

FOTO: Jajaran Polres Banyuwangi saat melakukan pengamanan kawasan ketapang.(hp banyuwangi/ziz)

Polres Banyuwangi Perketat Patroli Perairan

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Polisi Perairan Polres Banyuwangi menggelar patroli laut gabungan bersama Polair Polda Jatim di Selat Bali, Sabtu (4/3/2017).

Kapal Polisi X-3310 milik Satpoalir Polres Banyuwangi terus menyisir perairan di sekitaran Pelabuhan Ketapang. Begitu pun Kapal Polisi X-1006 milik Polda Jatim yang tengah membantu tugas pengamanan di wilayah Bumi Blambangan tak mau ketinggalan.

Dua kapal polisi ini terus membelah perairan untuk memastikan selat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali melalui Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk aman dari ulah pengacau. Kepastian keamanan ini digelar karena akhir pekan ini merupakan jadwal rombongan Kerajaan Saudi Arabia yang berjumlah sekitar 1500 orang bakal berlibur ke Pulau Dewata.

Meski rombongan Raja Salman Bin Abdul Azis Al-saud menggunakan fasilitas moda transportasi udara, aparat kepolisian di wilayah Banyuwangi terus siaga. Operasi pengamanan ini dibantu penuh sejumlah pasukan elit Polri semisal Jibom, Brimob dan sniper.

Armada Kapal Polisi X-3310 dibawah komando Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi. Sementara Kapal Polisi X-1006 dibawah kendali Komandan Kapal Bripka Andrie Awan. Dua kapal berbeda tipe ini menyisir dari Pelabuhan Ketapang terus ke tengah sampai mendekati Pelabuhan Gilimanuk.

“Alhamdulilah lalulintas laut di hari kedatangan rombongan Kerajaan Saudi ke Bali aman. Arus penumpang yang melintasi Selat Bali tetap berjalan normal meskipun darat dan laut kita gelar patroli pengamanan,” ungkap Kasat Polair Polres Banyuwangi, AKP Subandi.

Lokasi sandar  kapal nelayan tak luput dari pantauan. Bripka Andrie Awan mengarahkan kapalnya menuju Pelabuhan Tanjungwangi di sisi utara Pelabuhan ASDP Ketapang untuk mengawasi pergerakan kapal nelayan. Padahal kapal berbahan fiber bermesin tunggal ini baru saja menyisir di sekitaran Pelabuhan Ketapang.

“Semua berjalan sesuai harapan. Kapal nelayan yang kita hampiri tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan. Mereka kita minta membantu aparat untuk memberikan informasi mencurigakan yang terjadi di tengah laut,” ujar bintara asli Surabaya.

Patroli perairan ini akan digelar sampai 10 Maret 2017 mendatang saat rombongan Kerajaan Saudi resmi meninggalkan Bali. Eksis Polisi Perairan ini dalam rangka membantu pengamanan satuan lain yang berada di darat.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Satpolair Polres Banyuwangi saat patroli perairan.(hp banyuwangi/ziz)

Kapolres Situbondo Spontan Turun Mobil Beri Pertolongan Korban Kecelakaan

SITUBONDO (halopolisi.com) – Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) membantu korban kecelakaan di jalan raya Kalbut kec. Mangaran.

Kecelakaan terjadi saat Kapolres Situbondo bersama rombongan melewati jalan raya Kalbut usai melaksanakan safari Jumat di Ponpes Tanjung Rejo.

Melihat kejadian tersebut, tanpa ragu dan spontan Kapolres Situbondo langsung turun dari mobil dinas memberikan pertolongan pertama kepada seorang ibu yang menjadi korban kecelakaan.

“Karena saya melihat korban Laka tersebut mengalami luka yang serius dan butuh pertolongan pertama, maka saya putuskan untuk membawa korban ke rumah sakit dengan mobil dinas agar cepat mendapat perawatan medis,” kata Kapolres Situbondo.

Kapolres Situbondo juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan di jalan.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Kapolres Situbondo saat membantu korban kecelakaan.(hp situbondo/ziz)

Raja Salman ke Bali, Polres Banyuwangi Perketat Pengamanan Pelabuhan

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Sejumlah pasukan elit Polri ditempatkan di Pelabuhan Ketapang jelang kedatangan Raja Kerajaan Saudi Arabia, Sri Baginda Salman Bin Abdul Azis Al-saud ke Pulau Dewata, Sabtu (4/3/2017).

Personil Brimob dan Penjinak Bom (Jibom) Polda Jatim didatangkan khusus ke Banyuwangi untuk membantu pengamanan yang dijalankan aparat Polres Banyuwangi.

Selain dua pasukan elit itu, para sniper atau penembak jitu juga siaga mengantisipasi keamanan di wilayah Pelabuhan Ketapang. Personil Sabhara Polres Banyuwangi bahkan ditugaskan secara khusus untuk membantu pengamanan bersama jajaran lain semisal Satuan Polisi Perairan dan Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT).

Tidak hanya Pelabuhan Ketapang yang dijaga petugas, sebanyak 17 pelabuhan kecil yang tersebar di sepanjang pesisir Kabupaten Banyuwangi dijaga ketat personil kepolisian.

Kabagops Polres Banyuwangi, Kompol Sujarwo menjelaskan, pengamanan akan dilakukan sampai rombongan Raja Salman meninggalkan.

“Pengamanan akan kita gelar sampai tanggal 10 Maret 2017. Karena saat itu banyak sarana pendukung liburan rombongan Kerajaan Saudi yang akan melintasi Selat Bali untuk kembali ke Jawa,” urainya saat memimpin Operasi Pengamanan Raja Salman di Pelabuhan ASDP Ketapang, Jumat (3/3/2017).

Pengamanan ini melibatkan satu kompi Brimob Polda Jatim. Anggota Brimob ini sudah siaga di Mapolres Banyuwangi. Pasukan Penjinak Bom pun demikian. Mereka sudah berada di Bumi Blambangan untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang melibatkan bahan peledak.

“Kita juga menempatkan satu kompi Sabhara ditambah anggota jajaran polsek untuk membantu pengamanan di Pelabuhan Ketapang,” tukas Kabagops.

Sasaran razia masih tetap sama seperti ketika Operasi Pengamanan Pelabuhan Ketapang dipimpin Wakapolres Kompol Muhammad Yusuf Usman, Senin (28/2/2017) lalu. Bahan peledak, senjata tajam maupun senpi dan narkoba menjadi fokus aparat dalam mengamankan pelabuhan tersibuk di Indonesia.

Itu sebabnya, aparat terus melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan yang hendak melintasi pintu masuk pelabuhan. Personil K-9 yang terdiri dari dua anjing pelacak terus mengendus setiap barang bawaan penumpang. Setiap bagasi kendaraan yang melintas wajib diperiksa. Termasuk mobil bok muatan barang juga tak luput dari pemeriksaan.

“Sejauh ini belum ada temuan jihandak maupun senpi. Situasi Pelabuhan Ketapang masih aman. Semoga begitu terus sampai rombongan Raja Salman pulang ke Arab Saudi,” harap Kompol Sujarwo didampingi Kasubaghumas AKP Bakin, Kasatsabhara AKP Basori Alwi, Kapolsek KPT AKP Sudarmaji dan sejumlah perwira di Bagian Operasional Polres Banyuwangi yang turut dalam kegiatan itu.

Sampai Jumat kemarin, kendaraan mewah yang kabarnya digunakan untuk sarana transportasi rombongan Kerajaan Saudi tidak ada lagi yang melintas. Terakhir iring-iringan angkutan kendaraan mewah itu memasuki Pelabuhan Ketapang pada Rabu (1/3/2017) malam. Umumnya kendaraan pengangkut mobil mewah tersebut menggunakan jalur Pelabuhan LCM yang perjalanannya relatif lebih cepat.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Polres Banyuwangi menyiagakan personilnya seiring kedatangan Raja Salman ke Bali.(hp banyuwangi/ziz)

Polres Banyuwangi Sosialisasi Operasi Simpatik lewat Radio

BANYUWANGI (halopolisi.com) –  Momen Operasi Simpatik Semeru 2017 tidak hanya dilakukan dengan melakukan razia kendaraan di jalan raya. Satuan Lalulintas Polres Banyuwangi memanfaatkan program berkala di lingkungan Polri ini dengan menggelar sosialisasi melalui corong radio.

Ada dua tim yang menjalankan tugas tersebut. Tim pertama digawangi Kanitlaka Iptu Budi Hermawan dan KBO Satlantas Polres Banyuwangi Ipda Ardi yang menjadi nara sumber talkshow di Radio VIS FM di Jalan MT Haryono 59 Kelurahan Tukang Kayu, Banyuwangi. Kedua perwira ini terlibat dialog dengan pendengar radio tentang Operasi Simpatik 2017 yang sejak Rabu (1//3/2017) digulirkan. Dialog ini berdurasi satu jam, antara pukul 07.00 – 08.00 WIB, Kamis (2/3/2017).

“Tingkat kecelakaan lalulintas di Banyuwangi cukup tinggi. Program ini ingin menekan angka tersebut agar trennya bisa turun. Mengingat jumlah pelanggar khususnya anak di bawah umur juga cukup banyak,” ulasnya melalui udara.

Selang satu jam, ganti Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrianto Nugroho SIK yang menjadi nara sumber dengan topik serupa. Mantan Kasatlantas Polres Situbondo ini menjadi tamu talkshow di Radio Fajar FM di dekat Patung Kuda Banyuwangi. Waktu satu jam yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB, perwira lulusan Akademi Kepolisian Semarang  banyak mengupas tentang target Operasi Simpatik Semeru yang digelar sampai 21 Maret 2017 mendatang.

“Operasi dilakukan secara gabungan. Sasarannya semua pengendara kendaraan yang melintas di jalan raya. Sanksi yang dijalankan berupa teguran agar pengendara sadar tertib lalulintas,” jelas AKP Ries Andrianto Nugroho menjawab pertanyaan presenter Radio Fajar FM.

Selain sosialisasi melalui dua chanel radio, Satlantas Polres Banyuwangi juga membentuk Komunitas Korban Laka Lantas (KKL). Pertemuan pembentukan kelompok ini berlangsung di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi di Jalan Letkol Istiqlah. Acara ini diikuti sejumlah keluarga korban yang tinggal di sekitaran Kota Banyuwangi.

“Baik keluarga luka ringan, berat sampai meninggal dunia kita undang. Sementara ini yang kita ajak membentuk komunitas baru sebatas wilayah kota saja. Nanti anggotanya bisa dari wilayah kecamatan lain di seluruh Bumi Blambangan,” tukas Kasatlantas.

Komunitas yang terbentuk memiliki kewajiban untuk menyebar luaskan mengenai penanganan korban kecelakaan sampai penyadaran tertib berlalulintas di kalangan warga tempatnya tinggal. Menurut Kanitlaka Iptu Budi Hermawan, proses pengurusan klaim asuransi juga menjadi bagian dari misi yang harus disebarkan oleh KKL.

“Kami tidak ingin warga bingung ketika keluarganya menjadi korban laka lantas. Karena itu kami berinisiatif membentuk KKL agar menyampaikan misi ini di lingkungan tinggalnya. Harapannya masyarakat sadar tertib  lalulintas dan tidak segan melapor bila terjadi kecelakaan,” timpalnya.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Polres Banyuwangi saat sosialisasi operasi simpatik lewat radio.(hp banyuwangi/ziz)

Satlantas Polres Banyuwangi Sosialisasikan Operasi Simpatik Semeru 2017

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Operasi Simpatik Semeru 2017 resmi digulirkan. Program ini untuk meningkatkan simpatik masyakarat terhadap polisi lalu lintas guna mendukung kebijakan Promoter Kapolri dalam rangka terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas di jalan raya.

Kegiatan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang melibatkan personil Polri, TNI dan Dinas Perhubungan Pemda Banyuwangi, kemarin.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto SIK memimpin jalannya apel bersama yang digelar di Mapolres Banyuwangi. Menurutnya, Operasi Simpatik Semeru 2017 bakal digelar dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Bagi pelanggar akan diingatkan secara simpatik. Misalnya kesalahan tidak menyalakan lampu sepeda motor di siang hari. Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran jenis ini akan diberi sanksi teguran,” jelasnya usai apel.

Pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan juga luput dari sanksi tilang. Mereka hanya diberi arahan agar melengkapi diri dengan SIM maupun STNK selama dalam perjalanan. Termasuk jangan lupa mengenakan helm karena berfungsi untuk keselamatan diri dari ancaman maut.

“Operasi akan dilakukan oleh tim gabungan. Kerjasama antar instansi ini dalam rangka menyikapi jika ada pegawai atau personil dari institusi tersebut yang terjaring Operasi Simpatik Semeru 2017,” tambahnya.

Program ini juga bertujuan menyadarkan para orang tua wali murid pelajar SMP maupun SMA yang belum mengantongi SIM agar tidak mengendarai sepeda motor sendirian ke sekolah. Pelajar turut menjadi sasaran razia demi mendukung program Pemda Banyuwangi yang tengah gencar menggulirkan Gerakan Sekolah Naik Sepeda Onthel.

“Angka kecelakaan lalulintas yang melibatkan anak dibawah umur terutama pelajar cukup tinggi di Banyuwangi. Diharapkan operasi ini bisa menekan angka kasusnya sehingga bisa turun,” harap Kapolres Banyuwangi.

Pola yang sama juga diberlakukan di sekitaran Pelabuhan Ketapang. Petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Ketapang (KPT) yang bertugas di wilayah Pelabuhan ASDP maupun LCM akan melakukan pemeriksaan kendaraan secara ketat. Disamping pemeriksaan surat kendaraan, kosentrasi razia juga barang bawaan penumpang.

“Muatan kendaraan digeledah untuk memastikan bahwa barang yang dibawa bukan senjata tajam, bahan peledak, miras maupun binatang yang terlarang. Itu semua untuk memberi rasa aman dan nyaman warga dua pulau, yakni Jawa dan Bali,” tegas AKBP Agus Yulianto.

Usai apel, Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrianto Nugroho didampingi Kanitlaka Iptu Budi Hermawan dan Kanit Dikyasa Iptu Datik bersama sejumlah anggota lalulintas melakukan blusukan di dalam Pasar Banyuwangi. Di sini, Korps Sabuk Putih memasang stiker maupun pamflet tentang tertib berlalulintas.

Mereka juga berdialog dengan para pedagang pasar agar tidak lupa memperpanjang STNK maupun SIM sebelum habis jatuh tempo.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Satlantas Polres Banyuwangi saat mengimbau pedagang terkait operasi simpatik.(hp banyuwangi/ziz)

Safari Religi Kapolres Situbondo Berdayakan Pesantren Tangkal Radikalisme

SITUBONDO (halopolisi.com) – Kapolres Situbondo, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) kembali melaksanakan safari religi dengan silaturahmi di Pondok Pesantren Sumber Bunga desa Sletreng  kec. Kapongan.

Kapolres Situbondo yang datang berkunjung bersama Kasat Intelkam AKP H. Muh. Jupri, Kapolsek Kapongan AKP Agus Supariyono dan KBO Binmas Iptu H. Moh. Arif disambut hangat oleh pengasuh Ponpes Sumber Bunga Habib Husein.

Kapolres Situbondo menjelaskan tujuan silaturahmi ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan serta kekeluargaan yang selama ini terjalin dengan baik dan pada kesempatan itu juga saling berbagi pengalaman dan informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Situbondo.

Dalam tatap muka dengan Habib Husein, Kapolres Situbondo juga menyampaikan pesan kamtibmas sebagai langkah dini Polri bersama Ulama dalam rangka mencegah paham radikalisme, intoleransi beragama dan antisipasi bahaya narkoba serta menjaga kebhinekaan dan keutuhan NKRI.

“Mari sama-sama Kita berdayakan Pondok Pesantren sebagai tameng masyarakat dalam menangkal paham radikalisme dan intoleransi,” ucapnya.

Usai bertatap muka, Habib Husein bersama Kapolres Situbondo berkeliling melihat situasi dan aktivitas para santri di Ponpes Sumber Bunga.(hp situbondo/ziz)

FOTO: Kapolres Situbondo saat silaturrahmi di pesantren.(hp situbondo/ziz)

Halaman 6 dari 210 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 210
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.