www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Ultah ke-9, Intiwhiz Hotel Tawarkan Menginap di Seluruh Indonesia Seharga Rp 99.000

SURABAYA (halopolisi.com) – Mengusung tema MAGICAL 9th ANNIVERSARY, Intiwhiz Hospitality Management memeringati hari jadinya yang ke-9 pada tanggal 25 Maret 2017.

Sesuai dengan tema yang diambil, Intiwhiz mengadakan beberapa Magical program diantaranya MAGICAL PROMO di mana tamu cukup membayar Rp. 99.000 nett bisa merasakan menginap di unit Hotel Intiwhiz Hospitality Management (WHIZ HOTEL, WHIZ PRIME, GRAND WHIZ HOTEL dan SWIFT INN) yang tersebar di seluruh Indonesia seperti di PEKANBARU, LAMPUNG, TANGGERANG, JAKARTA, BOGOR, YOGYAKARTA, SEMARANG, SURABAYA, MOJOKERTO, BALIKPAPAN, MAKASSAR, MANADO dan BALI. melalui www.intiwhiz.com

Selain MAGICAL PROMO, Intiwhiz juga mengadakan program MAGICAL QUIZ yang didukung oleh BATIK AIR dengan memberikan tiket pesawat PP ke Makassar dan Surabaya dan akomodasi kamar di WHIZ PRIME HOTEL DARMO HARAPAN SURABAYA dan WHIZ PRIME HOTEL HASANUDDIN MAKASSAR. Ada juga hadiah Romantic dinner persembahan GRAND WHIZ KELAPA GADING dan GRAND WHIZ POINS SQUARE JAKARTA disempurnakan dengan rangkaian bunga cantik dari Spread love florist.

Seluruh hadiah itu bisa didapat cukup dengan Upload Foto Magical Moment di salah satu unit Intiwhiz Hospitality Management dengan hastag #WHIZMAGICAL #INTIWHIZANNIVERSARY

“Momentum Magical 9th Anniversary ini kami jadikan sebagai persembahan spesial untuk seluruh tamu setia dengan memberikan harga khusus ulang tahun cukup membayar Rp. 99.000 saja tamu sudah bisa menginap di unit Hotel Intiwhiz Hospitality Management yang ada seluruh Indonesia. Tamu juga diberi kesempatan untuk mendapatkan makan malam dan tiket pesawat gratis dalam program Magical Quiz yang kami gelar tanggal 25 Februari 2017–25 Maret 2017. Di usia yang ke-9 ini kami berharap Intiwhiz Hospitality Management akan semakin maju seiring dengan inovasi yang terus kami kembangkan, salah satunya digital membership WHIZ MATE LOYALTY PROGRAM yang telah kami luncurkan serta ekspansi Intiwhiz yang semakin agresif meyakinkan kami bahwa Intiwhiz akan semakin besar dengan target 37 Hotel sampai dengan tahun 2018,” kata Edi Syumardi, Intiwhiz Hospitality Management pada halopolisi.com, Sabtu (25/3/2017).(rls/ziz)

FOTO: Banner perayaan Ultah ke-9 Intiwhiz hotel.(rls)

Pelaku Wisata Jatim Ajak Anak Yatim Disabilitas Berwisata

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Jatim mengajak ratusan anak-anak panti asuhan disabilitas Bhakti Luhur Kediri berwisata ke Jawa Timur Park di Batu, Rabu (22/3/2017).

Wajah riang anak-anak panti asuhan terlihat sejak mereka keluar dari halaman panti. Perjalanan ke lokasi wisata tak terasa lama karena sepanjang perjalanan di atas bus mereka bernyanyi riang, sesekali para pengurus ASPPI Jatim menghibur mereka dengan memberikan pertanyaan ringan.

Wahana pertama yang jadi jujugan mereka adalah Museum Satwa. Berbagai replika rangka dari tulang belulang hewan jaman purba dapat disaksikan.Keseruan bertambah ketika mereka berada di Taman Satwa Rahasia. Di area ini terdapat banyak koleksi satwa baik satwa yang yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Ketua ASPPI Jatim Saformadianto menjelaskan, keinginan mengajak para penghuni panti asuhan ini timbul ketika ASPPI Jatim menggelar baksos beberapa bulan sebelumnya. “Nah pada kesempatan baksos itulah, anak-anak penghuni panti minta diajak wisata,” ungkap Saformadianto.

Tidak ingin mengecewakan para anak-anak yatim penyandang disabilitas itu, ASPPI Jatim kemudian mengajak mereka berwisata ke Jawa Timur Park di Batu Malang, 22 Maret 2017.

“Peluh dan penat seolah terbayar ketika kami mendengar tawa riang mereka saat wisata tadi,” tutur Safor yang diamini sejumlah pengurus ASPPI Jatim lainnya. (duk)

G Suite Hotel Rayakan Hari Jadi Bersama Penghuni Panti Asuhan

SURABAYA (halopolisi.com) – Bertepatan dengan tanggal 17 Maret 2017, G Suites Hotel genap berusia 3 tahun. G Suites Hotel mengambil tema “GR3AT VERSARY”.

“Tema ini dipilih dengan harapan dan motivasi bahwa G Suites Hotel dapat menjadi great bisnis, great produk dan great people di Surabaya,” ungkap Eggy Rigata selaku General Manager G Suites Hotel.

Pada acara spesial ini, G Suites Hotel mengadakan acara sederhana yaitu syukuran dengan mengundang anak yatim piatu dari yayasan Arohmahyati.

Acara syukuran dibuka oleh Zainul Arifin selaku Managing Director Amithya Hotels and Resorts dilanjutkan pidato singkat dari Eggy Rigata selaku GM G Suites Hotel.

Acara ini dihadiri juga oleh perwakilan dari salah satu direksi dan seluruh karyawan G Suites Hotel.

Setelah itu, pihak management memberikan donasi dan sembako kepada pengurus Panti Asuhan Arohmahyati dan acara dilanjutkan makan bersama serta pemberian hadiah
kepada anak-anak panti asuhan.(rls/ziz)

FOTO: Jajaran karyawan G Suite hotel Surabaya saat merayakan hari jadi ketiga.(rls)

PWI Jatim Gelar Pengobatan Gratis di Tuban

TUBAN (halopolisi.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih PT Surya Citra Televisi (SCTV) – Indosiar, Pemerintah Kabupaten dan PWI Tuban, mengadakan bakti sosial berupa  pengobatan umum, gigi, dan pemberian obat-obatan secara gratis di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Tuban, Rabu (8/3/2017).

Baksos dilaksanakan tiga hari sampai 10 Maret mendatang.

“Pengobatan serta pemberian obat-obatan gratis ini merupakan wujud kepedulian PWI kepada masyarakat, terkait dengan Hari Pers Nasional dan HUT ke 71 PWI,” kata Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir di depan  warga Kecamatan Plumpang yang antusias mengikuti bakti sosial di Balai Desa Kebomlati.

Kecamatan Plumpang, sejauh ini dikenal sebagai daerah yang selalu terkena banjir akibat luapan Bengawan Solo setiap hujan deras.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Dr Ir Budi Wiyana mengatakan, adanya pemeriksaan dan pemberian obat-obatan secara cuma-cuma ini membuat warganya menjadi lebih sehat. Apalagi daerah yang dijadikan sebagai sasaran bakti sosial sangat tepat, dikenal sebagai daerah rawan banjir. Karena itu atas nama Pemerintah Kabupaten dan Warga Tuban, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih.

Sementara itu Ketua PWI Tuban, Pipit Wibawanto didampingi Kordinator Bakos, Syaiful Anam, bangga karena antusias warga dalam baksos sangat tinggi.

Sejak pukul 07.00 mereka berbondong-bondong memadati balai desa. Target pemeriksaan kesehatan umum dan gigi sebanyak 500 orang.

Dalam bakti sosial tersebut, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih PT Surya Citra Televisi (SCTV)- Indosiar, mengerahkan 15 kru yang terdiri dari tiga dokter umum, dua dokter gigi, dua apoteker serta para medis lainnya. Bakti sosial, dititikberatkan pada pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan edukasi kesehatan masyarakat.

Baksos hari kedua dan ketiga pada 9-10 Maret, masing-masing dilaksanakan di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel dan Desa Patihan, Kecamatan Widang, Tuban.(wis/ziz)

FOTO: Warga Tuban antusias mengikuti Baksos yang digelar PWI Jatim.(wis)

Serunya Kopdargab dan 1st Anniversary SOC Surabaya 2017

PASURUAN (halopolisi.com) – Minggu, 19 Februari 2017 pagi itu, Sam Soeharto dari komunitas SEFI (Suzuki Esteem Family Indonesia) sudah standby di sebuah meja kecil depan loket karcis kawasan pemandian Telogo Sewu, Pandaan. Ia kebagian tugas mendistribusikan tiket masuk untuk peserta gathering keluarga komunitas suzuki Owner Community Surabaya (SOC Surabaya) yang hari itu sedang berlangsung. Dia cekatan membagikan tiket ke peserta yang datang sekaligus mengarahkan peserta untuk menandatangi daftar hadir. Di sela-sela tugasnya itu, dia juga tampak sibuk menghubungi teman-temannya via radio komunikasi HT, menginformasikan perkembangan di loket, lalu kembali larut dalam keasyikan melayani peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua itu.
Itulah sekelumit cerita di awal pagi hari ketika SOC Surabaya menggelar event pertamanya yang diberi nama “Kopdargab dan 1st Anniversary SOC Surabaya 2017”.

Dannitrib dari komunitas SKIn sebagai ketua pelaksana mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah upaya mendekatkan seluruh member SOC dan keluarganya untuk saling mengenal satu sama lain.

Dia mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lebih terjalin sebuah perasaan seduluran dan saling memiliki satu dengan yang lain.

Wadah komunitas klub-klub mobil Suzuki ini didirikan pada tanggal 29 September 2015 di Ciputra World Surabaya dan diprakarsai oleh UMC Surabaya. Saat ini tercacat sudah 21 klub yang tergabung di wadah komunikasi ini. Sejauh ini, SOC Surabaya-lah yang paling banyak member klub yang sudah tergabung. Berbeda misalnya dengan SOC dari wilayah lain.

“Kita akan terus mengajak seluruh klub Suzuki yang ada di Jawa Timur untuk bergabung dengan SOC. Mulai dari klub mobil tua sampai klub mobil keluaran terbaru,” kata Dannitrib.

Perbedaan tipe, tahun dan jenis mobil tidak menjadi penghalang untuk mempersatukan semangat diantara mereka.

“Justru itu yang akan bisa menguatkan semangat untuk bergabung,” pungkas Danni.

Kopdar gabungan (Kopdargab) SOC Surabaya kali ini disatukan momentumnya dengan pelaksanaan ulang tahun pertama mereka. Tak kurang, 90 mobil berbagai jenis menghadiri Kopdargab kali ini dengan sekitar 241 peserta dewasa sampai anak-anak. Jumlah ini merepresentasikan 18 klub dari 21 klub. Dengan demikian, hanya 3 klub yang absen. Untuk sebuah event perdana, pencapaian ini tentulah patut diapresiasi.(eka/ziz)

FOTO: Para member SOC Surabaya saat mengikuti Kopdar gabungan di Pandaan.(rls)

Senkom Mitra Polri Gelar Workshop Bela Negara

MADURA (halopolisi.com) – Senkom Mitra Polri berupaya meningkatkan kapasitas anggotanya melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Kinerja Senkom Mitra Polri Madura Raya di Markas Kodim 0829 Bangkalan, Madura.

Workshop dibuka Kapolres Bangkalan, AKBP Anissulah M Ridho dan dihadiri Ketua Senkom Mitra Polri Jatim H. Semoga Jaya, Dandim 0829 Letkol Inf Sunardi Istanto, Danlanal Batuporon Letkol Mar. Ena Sulaksana, Kejari Bangkalan, BPBD dan beberapa Muspida Kabupaten Bangkalan.

Dalam pidato pembukaan, Kapolres Bangkalan menekankan pentingnya kemitraan Polri dengan Senkom Mitra Polri, terutama dalam kegiatan bersama.

“Senkom Mitra Polri merupakan organisasi yang meskipun tanpa digaji namun rela meluangkan waktu untuk membantu Polri untuk menjaga kamtibmas maupun kegiatan lain Polri yang membutuhkan mitra,” ujar Kapolres Bangkalan.

Sebanyak 215 peserta ikut andil dalam workshop yang juga diisi dengan latihan bela negara ini. Peserta berasal dari perwakilan masing-masing kabupaten se-Madura.

“Kegiatan Workshop akan diisi dengan pembekalan oleh Kapolres dan Wasbang yang langsung dari saya. Serta kegiatan Outbond dari Kodim dengan penanggung jawab Pasi Terdim 0829/Bkl Kapten Inf Moh Nurhamzah,” ungkap Letkol Sunardi.

Saat memberi pembekalan Wasbang, Dandim 0829/Bkl Letkol Inf Sunardi Istanto menyampaikan materi tentang kependudukan di Indonesia dan dunia, konflik ekonomi dunia dan permasalahan global yang mempengaruhi gaya hidup yang akan memicu konflik serta perebutan sumber daya alam oleh negara-negara adidaya atau kuat dan Indonesia adalah salah satunya yang diincar.

“Anggota Senkom Mitra Polri paham apa yang akan terjadi di negara Indonesia maupun di daerah masing masing sehingga dapat mempertebal pemahaman jiwa kebangsaan yang mempunyai semboyan NKRI harga mati,” tegas Dandim.

Lebih lanjut Kapolres Bangkalan menyatakan bahwa koordinasi merupakan kunci dalam menangani gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Ketua Senkom Jatim, Semoga Jaya mengatakan, kegiatan Workshop ini untuk meningkatkan kinerja dari para anggota Senkom Mitra Polri agar lebih profesional, solid, dan mandiri dalam bekerja.

“Anggota Senkom Mitra Polri tidak dibayar dan dari berbagai lapisan masyarakat juga ada dari para purnawirawan Polri maupun TNI yang mana dengan kesadaran yang tinggi sebagai warga negara yang peduli dalam bidang Kamtibmas,” katanya.(hp senkom/ziz)

FOTO: Para anggota Senkom Mitra Polri saat mengikuti workshop.(hp senkom/ziz)

Kooffee Plus Roof Bar G Suites Hotel Surabaya Sajikan Valentine Dinner Package

SURABAYA (halopolisi.com) – Bulan Februari merupakan bulan yang dinantikan oleh semua pasangan di seluruh dunia, karena di bulan kasih sayang ini mereka akan merayakan momen Valentine bersama dengan belahan jiwa atau kerabat yang mereka kasihi.
lanjut…

Presiden Jokowi: Pers Bagian Penting Pembangunan Negara

AMBON (halopolisi.com) – Pers merupakan bagian penting dalam pembangunan Negara, namun media kini dihadapkan dengan sebuah tantangan besar, hadirnya Media Sosial (Medsos).
lanjut…

Gus Ipul Tahajud dan Subuhan Berjamaah serta Sarapan Nasi Bungkus di Masjid Al Akbar

SURABAYA (halopolisi.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengikuti Sholat Tahajud dan Subuhan berjamaah yang diakhiri sarapan nasi bungkus bareng warga di Masjid Al Akbar Surabaya(MAS), Minggu, (5/2) pagi.

Sholat Tahajud dan Subuhan bersama kali ini diimami oleh KH Ahmad Muzakki, S.Th.I, Al Hafidh dengan tausiyah disampaikan Prof. Dr. KH Moh Ali Azis MA, founder dan trainer Pelatihan Terapi Shalat Bahagia (PTSB).

“Mengutip hadist Rasulullah. Perbaiki hubunganmu dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubunganmu dengan sesama manusia,” kata Gus Ipul ketika memberikan pengantar tausiyah Prof Ali Azis.

Menurut Gus Ipul, pada dasarnya shalat wajib maupun sunah seperti tahajud atau dhuha merupakan bentuk memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT. Dalam shalat subuh khususnya, jika dikerjakan secara berjamaah maka manfaat dan pahalanya akan sangat besar.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengapresiasi Masjid Al Akbar Surabaya yang telah memulai menggalakkan gerakan Sholat Subuh serta Tahajud berjamaah. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menarik lebih banyak lagi Jamaah yang bisa secara Istiqomah ikut memakmurkan masjid dengan mengikuti Sholat Tahajud dan Subuh berjamaah.

Sementara itu usai tausiyah yang disampaikan Prof Ali Azis, para Jamaah kemudian melakukan sarapan bersama dengan nasi bungkus menu krawu khas Gresik.

Dengan penuh canda, Gus Ipul juga tampak berbaur lesehan dengan para Jamaah untuk menikmati menu seadanya di emperan Masjid AL Akbar Surabaya.(wis/ziz)

 

FOTO: Gus Ipul saat mengikuti shalat tahajud dan subuhan di Masjid Al Akbar yang dilanjutkan sarapan bareng warga.(wis)

Gus Ipul Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama

JAKARTA (halopolisi.com) – Untuk keenam kalinya berturut-turut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama. Kali ini, penghargaan utama di bidang transportasi ini diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diterima oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Pada Desember 2015 lalu, saat mendapatkan secara berturut-turut untuk kelima kalinya, Jawa Timur bahkan sempat diganjar penghargaan tertinggi yaitu Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana. Apabila kembali mampu mempertahankan penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama sampai tahun 2020, maka Jawa Timur akan kembali mendapatkan Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana II.

“Penghargaan ini diukur melalui beberapa hal penting di antaranya, Provinsi memiliki dokumen perencanaan yang terpadu dengan pusat dan kabupaten, Alokasi anggaran APBD oleh provinsi, kab kota dalam bidang transportasi, peningkatan sarana dan prasarana transportasi, peningkatan pelayanan dan ketertiban di bidang transportasi,” kata Gus Ipul.

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan penghargaan mengatakan, masalah transportasi bisa dilihat dari dua hal yaitu kelancaran transportasi serta keselamatan transportasi.

Tolok ukur dari kelancaran transportasi bisa dilihat dari sisi kemacetan. Semakin macet maka semakin buruk kualitas transportasi di daerah itu. Pengukurannya dilakukan dengan cara melihat kecepatan kendaraan per kilometer per jam.

Sedangkan keselamatan dilihat seberapa banyak kecelakaan terjadi. Data kepolisian menunjukkan, pada tahun 2016 ada 100 ribu lebih kecelakaan yang mengakibatkan 23 ribu lebih orang meninggal di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Wapres mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi baik buruknya transportasi di daerah, yaitu jumlah penduduk yang makin banyak, jumlah kendaraan yang makin banyak, beban jalan, pertumbuhan ekonomi, serta kedisiplinan pengendara.

Dalam kesempatan ini, Wapres Jusuf Kalla juga memberikan dua solusi terkait transportasi yaitu dengan cara traffic management serta pembangunan infrastruktur jalan yang terus digalakkan.

Terkait penghargaan ini, Gus Ipul mengatakan, penghargaan ini harus disyukuri meski masih memerlukan kerja keras gubernur dan bupati walikota untuk membenahi masalah transportasi ini. Salah satu yang penting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk disiplin berlalu lintas.

Sesuai dengan Kepmenhub RI Nomor : KP.588 Tahun 2016 tentang Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama ada beberapa kabupaten kota di Jawa Timur yang juga meraihnya penghargaan yakni kategori Kota Raya diraih oleh Kota Surabaya, kategori Kota Besar diraih Kota Malang, kategori Kota Sedang diraih oleh Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kabupaten Jombang, Kabupaten Jember, dan kota Probolinggo.

Selain itu juga, kategori Kota Kecil diraih oleh Kabupaten Tulungagung. Sedangkan untuk kategori Angkutan Kota Sedang diraih oleh Kabupaten Sidoarjo.

Jawa Timur juga memborong di kategori lainnya diantaranya Kategori Lalu Lintas Kota Sedang diterima oleh Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Banyuwangi.

Untuk Kategori Lalu Lintas Kota Kecil diraih oleh Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Situbondo. Untuk kategori Plakat Wahana Tata Nugraha Wiratama diterima oleh Kabupaten Kediri dan Kabupaten Sumenep.

Pada tahun 2015, jumlah kabupaten/kota di Jawa Timur yang ikut untuk dinilai sebanyak 31 kabupaten/kota dan yang meraih penghargaan sebanyak 27 kabupaten/kota atau 87 persen dari total yang ikut serta. Pada tahun 2016 ini jumlah kabupaten/kota yang mengikuti semakin banyak yakni 35 kabupaten/kota dan yang meraih penghargaan sebanyak 30 kabupaten/kota atau 92 persen, sehingga ada kenaikan dari tahun 2015-2016 sebesar lima persen.(wis/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama dari Wapres Jusuf Kalla.(wis)

 

Halaman 1 dari 103 1 2 3 4 5 6 103
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.