www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Gus Ipul: Jepang Punya Arti Penting bagi Perekonomian Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Wakil Gubernur Jatim, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Jepang memiliki arti penting bagi masyarakat dan pemerintahan provinsi Jatim. Nilai investasi Jepang juga masih cukup tinggi dan terus mengalami peningkatan.

“Secara ekonomi, investasi Jepang di Jatim pada triwulan III tahun 2016 tercatat Rp 6,3 triliun,” kata Gus Ipul ketika menghadiri resepsi perpisahan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Yoshiharu Kato di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (25/4/2017) malam.

Gus Ipul mengatakan, saat ini investasi Jepang di Jatim terdiri dari 63 proyek dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 7.051 orang.

“Catatan ini otomatis menempatkan investasi Jepang pada urutan pertama di Jatim,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, tercatat ada sekitar 830 orang warga Jepang yang tinggal di Jatim, dan Jatim saat ini juga memiliki sister province dengan Prefektur Osaka sejak tahun 1984.

Melalui kerjasama ini juga telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya pertukaran pelajar SMA dan SMK serta pelatihan di bidang pengembangan UMKM.

“Saya dan Mr Kato ini sudah seperti saudara. Kami sering bicara tidak hanya pada jam kerja. Komunikasi ini membuat hubungan Jepang dan Indonesia, khususnya Jatim jadi makin baik,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Kato sendiri mengaku sangat terkesan dengan Jatim. Dia juga mengungkapkan kekagumannya pada Jatim.(hp jatim/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat menghadiri resepsi perpisahan konsulat Jepang di Surabaya.(hp jatim/ziz)

Gus Ipul: Kampung Kelir Dekatkan Pramuka dengan Masyarakat

KEDIRI (halopolisi.com) – Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka yang selama tiga hari diselenggarakan di Kota Kediri membawa banyak manfaat, salah satunya mendekatkan kembali pramuka dengan masyarakat. Karena dalam kegiatan ini tumbuh semangat gotong royong antar anggota pramuka dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan rumah yang bersih, aman dan sehat.

Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim Saifullah Yusuf yang juga Ketua Kwartir Daerah Jatim saat menghadiri penutupan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka di Lapangan Dandangan Kota Kediri, Jumat (21/4/2017) malam.

Menurut Gus Ipul, semangat pramuka yang suka menolong dan peduli dengan sesama sangat terlihat saat mereka bersama warga masyarakat saling bahu-membahu mengecat rumah dan fasilitas umum dalam festival kampung kelir ini. Dengan semangat itu, keberadaan festival ini turut membumikan kembali keberadaan pramuka di tengah masyarakat. Karena pada dasarnya pramuka adalah milik rakyat Indonesia, bukan milik golongan tertentu.

“Saya menyampaikan rasa bangga kepada pramuka yang selama tiga hari tak kenal lelah melakukan bakti sosial mengecat rumah penduduk agar kampungnya menjadi bersih, aman dan sehat. Apresiasi sebesar-besarnya saya haturkan karena ini membuktikan pramuka milik rakyat, milik kita semua. Saya juga merasa berbesar hati karena kegiatan ini didukung Muspida Kota Kediri,” ujar orang nomor dua di Jatim ini.

Memang belum keseluruhan bagian rumah selesai dicat, seperti genteng. Untuk itu Gus Ipul berharap warga masyarakat meneruskan kegiatan ini.

“Pak Walikota berjanji dan siap akan menyelesaikan pengecatan ini dibantu warga, termasuk mengecat gentengnya. Kalau gentengnya ikut dicat, jauh lebih enak dan indah dipandang mata,” katanya.

Tak hanya mengecat rumah, festival ini juga diikuti dengan penyuluhan hidup sehat yang bertujuan menciptakan hidup yang bersih, membuat sanitasi yang baik dan meningkatkan gizi masyarakat. Juga untuk menciptakan rumah yang layak huni.

“Rumah layak huni itu tidak harus besar tapi punya ventilasi yang baik, cahaya dan udara bersih bisa masuk,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut menurutnya, manfaat lain dari kampung kelir ini adalah mendorong warga untuk memelihara, melestarikan dan mengembalikan kembali semangat gotong royong, serta mendorong warga untuk lebih kreatif dan inovatif.

Tak hanya itu, kegiatan ini turut melibatkan warga dalam deteksi dini mencegah timbulnya masalah-masalah baik sosial dan keamanan di lingkungannya.

“Jadi warga bisa lebih tanggap terhadap masalah di sekitarnya misal ada warga baru yang aktivitasnya mencurigakan, serta saling tolong menolong bila ada warga yang kesusahan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kamabicab yang juga Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengucapkan terima kasih kepada para pramuka yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan kampung kelir ini.

Kampung kelir ini merupakan program yang dilakukan Pramuka untuk membuat kampung lebih berwarna, seperti mengecat rumah-rumah warga dengan cat warna warni. Festival ini juga menjadi pemicu dan penggerak masyarakat agar berlomba-lomba mempercantik kampungnya agar lebih bersih, aman, dan sehat. Tak hanya itu, kampung kelir ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luar atau wisatawan untuk berkunjung ke Kota Kediri.

Festival Wirakarya ini sendiri tak hanya sekadar kegiatan mengecat rumah-rumah warga, tapi juga ada beberapa kegiatan lain yang diikuti pramuka dari beberapa kabupaten lain. Acara penutupan festival ini dihadiri oleh Muspida Kota Kediri dan ribuan pandega putra dan putri dari Kota Kediri, Kab. Kediri, Kota Blitar, Kab. Blitar dan Kab. Tulungagung. Serta diramaikan pula oleh grup musik Letto.(hp Jatim/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat membuka Festival Kampung Kelir di Kediri.(hp jatim/ziz)

PWI Jatim Bidani Lahirnya SMSI Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Para pengelola media siber (media online) di Jawa Timur berhasil membentuk Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jatim, Jumat (21/4/2017), di Kantor PWI Jatim.

Pembentukan organisasi yang dihadiri 101 pengelola media siber di Jatim ini sebagai kelanjutan terbentuknya SMSI pusat pada 17 Maret 2017 yang diinisiasi PWI Pusat.

“Kami mendapatkan mandat dari PWI Pusat untuk mengakomodasi dan memfasilitasi teman-teman pengelola media siber di Jatim agar mereka memiliki payung organisasi. Alhamdulilah, hari ini terbentuk SMSI Jatim dan segera kami laporkan ke pusat,” kata Akhmad Munir, Ketua PWI Jatim saat memberikan paparan tentang organisasi SMSI.

Kata Munir, SMSI Jatim akan menjadi wadah bagi para pengelola media siber di Jawa Timur agar bisa bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sebagai media siber, pengelola wajib menjalankan usaha layaknya badan usaha lainnya. Oleh karena itu, kata Munir, media siber harus dikelola seperti mengelola bisnis pada umumnya sehingga bisa menghasilkan keuntungan. Sedangkan keuntungan itu akan menjadikan karyawannya sejahtera.

“Namun di sisi jurnalistik, awak medianya juga harus bekerja dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan kode etik jurnalistik. Karenanya, kami berharap setelah bergabung dengan SMSI ini ada perubahan lebih baik terhadap anggotanya, termasuk dalam bidang jurnalistiknya,” kata Munir.

Secara nasional, SMSI sudah terbentuk di 28 provinsi, termasuk Provinsi Jatim yang hari ini terbentuk.

“Setelah ini terbentuk, hasilnya akan kami sampaikan ke pusat agar segera mendapat SK pengesahan, untuk selanjutnya SMSI akan menjadi konstituan baru di Dewan Pers,” tambahnya.

Dengan difasilitasi Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir, dalam pembentukan pengurus itu, para pengelola media siber yang hadir sepakat menunjuk Eko Pamuji (duta.co) sebagai ketua. Kemudian, sekretarisnya dipercayakan kepada Syaiful Anam (jatimpos.com), dan bendahara Andy Setyawan (surabayaonline.co).(wis/ziz)

FOTO: Logo SMSI.(ist)

Peringati Hari Kartini, Gus Ipul Nobar Film Kartini

SURABAYA (halopolisi.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menggelar nonton bareng (nobar) Film Kartini di XXI Ciputra World, Surabaya, Jumat (21/4/2017) dengan beberapa undangan.

Gus Ipul mengaku sebenarnya sudah dua kali menonton film garapan Hanung Bramantyo itu. Menurutnya, film tersebut digarap dengan bagus.

“Digarap dengan bagus, buat saya ini adalah salah satu tonggak bersejarah di Indonesia,” kata Gus Ipul.

menurutnya, tema film ini bisa menjadi inspirasi perfilman Indonesia.

“Ini bagus sekali, sangat menginspirasi, tidak hanya bagi perempuan tetapi juga untuk laki-laki,” lanjutnya.

Gus Ipul yang mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dengan penutup kepala berupa udeng ini menegaskan jika masyarakat bisa belajar tentang perubahan sebagaimana yang dilakukan Raden Ajeng Kartini.

“Kartini berusaha mendobrak tradisi yang mendiskriminasi, tradisi yang tidak memberi akses kepada perempuan khususnya untuk memperoleh hak-hak dasarnya,” ujar Gus Ipul.(den/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat Nobar film Kartini.(den)

La Nyalla Academia Kian Aktif Keliling Tebar Kebaikan

La Nyalla

La Nyalla Academia, organisasi sosial yang didirikan Ketua Umum Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti, kian aktif melakukan beragam kegiatan positif di berbagai kabupaten/kota.

Dalam sepekan terakhir, para relawan La Nyalla Academia melakukan serangkaian aktivitas.Di antaranya adalah bersih-bersih pantai di Pacitan yang diikuti ratusan relawan yang mayoritas adalah anak-anak muda.

Kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan destinasi wisata yang bersih dan nyaman, sehingga bisa semakin memikat wisatawan yang pada gilirannya memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar. ”Kami juga ingin menanamkan rasa cinta lingkungan kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” kata relawan La Nyalla Academia, Surin Welangon dalam rilisnya, Minggu (16/4/2017).

Kegiatan berikutnya adalah bersama-sama membantu penanganan bencana banjir bandang di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. La Nyalla Academia menyalurkan sembako kepada para korban serta membantu penanganan pasca-banjir. ”Kami turut berduka atas musibah tersebut. La Nyalla Academia tergerak untuk ikut membantu meringankan beban para korban,” ujar Surin.

Aktivitas La Nyalla Academia juga terus berlanjut dengan berbagai aksi sosial di sejumlah kabupaten/kota. Saat ini, aksi pengobatan gratis dan khitanan masal tengah disiapkan di beberapa daerah. ”Alhamdulillah, semakin banyak yang ikut turun tangan bersama membangun semangat kerelawanan untuk membantu masyarakat. Inisiatif La Nyalla Academia disambut antusias masyarakat,” kata Surin.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, dirinya hanya memfasilitasi beragam aspirasi positif para relawan. La Nyalla percaya, semangat kerelawanan perlu dibangun untuk membantu mengentaskan berbagai permasalahan yang ada, termasuk masalah-masalah yang ada di Jawa Timur.

”Berbagai masalah yang ada tak bisa hanya diatasi oleh pemerintah saja. Semangat kerelawanan harus tumbuh dari inisiatif warga. Dalam hal ini, La Nyalla Academia yang punya belasan ribu relawan di seluruh Jawa Timur ingin menggerakkan semangat kerelawanan masyarakat untuk bersama-sama mengurai serta menyelesaikan berbagai problem sosial-ekonomi,” ujar La Nyalla

Rani Hotel Bali Tawarkan Menu Baru yang Menggoda

BALI (halopolisi.com) – Makan malam merupakan kegiatan yang dapat dijadikan sebagai moment menyantap hidangan yang paling menyenangkan. Makan malam umumnya tidak terikat waktu karena biasa dinikmati setelah jam kerja, makan malam pun memiliki lebih banyak pilihan karenanya.

Makan malam dikenal sebagai “musuh” bagi orang yang sedang diet. Namun tanpa disadari, menghindari makan malam justru buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, makan malam dengan porsi yang cukup dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan.

Beberapa contoh manfaat kesehatan yang didapat dengan mengonsumsi makanan pada malam hari adalah mengendalikan rasa lapar. Tak hanya itu, mengonsumsi protein pada malam hari justru membantu diet karena tidak semua lemak akan diserap oleh tubuh karena tubuh sedang dalam “resting mode” atau beristirahat. Di sisi lain, makan malam juga dapat mengontrol tingginya asam lambung.

Selain berbagai manfaat di sisi kesehatan, ada keuntungan lain dari mengonsumsi makan malam. Makan malam bersama keluarga atau kerabat dapat mempererat sebuah hubungan. Tak hanya itu, mengkonsumsi makanan di luar seperti makan di restaurant dapat memberikan perasaan bahagia dan excitement untuk mencoba hal baru.

Hal ini yang mendasari hotel yang terletak di Jalan Kartika Plaza Kuta, Bali Rani Hotel, untuk memperbarui semua menu makan malamnya.

“Setiap beberapa periode kami selalu membuat kreasi menu baru agar tamu-tamu kami tidak merasa bosan dan menemukan sesuatu yang baru setiap kali datang,” ujar Made Swendra, Food & Beverage Manager Brasserie Restaurant – Bali Rani Hotel dalam rilisnya pada halopolisi.com, Jumat (7/4/2017).

Menu-menu yang dikeluarkan adalah masakan yang berasal dari berbagai belahan dunia seperti Sanuki Udon, Vietnamese Noodle Soup, Tuna Tataki, Apple Samosa, Musselino de Crème, serta kreasi berdasarkan masakan khas dari beberapa Negara lain.

Untuk menu lokal, Brasserie Restaurant ini mengandalkan sensasi rasa lokal seperti Nasi Goreng Rendang, Nasi Goreng Asam Pedas, Mie Garing, dan banyak lainnya. Anda tertarik untuk mencoba?(rls/ziz)

FOTO: Menu masakan ala Rani Hotel Bali yang siap memanjakan pengunjung.(rls)

Ketua ASPPI Jatim : Wisata Sudah Seperti Kebutuhan Pokok

Ketua ASPPI Jatim Saformadianto

Provinsi Jawa Timur memiliki banyak potensi pariwisata yang tidak kalah dengan provinsi lain di Indonesia. Jawa Timur juga diuntungkan dengan posisinya yang diapit Yogyakarta dan Bali.

Ketua DPD ASPPI Jatim Saformadianto mengatakan bahwa pariwisata di Jatim ini boleh dikatakan komplit, karena Jatim memiliki semua bentuk wisata, mulai wisata tradisonal hingga modern. Mulai dari wisata alam laut dan alam bawah laut, wisata pegunungan, wisata religi, wisata budaya hingga theme park juga ada.

“Bahkan saat ini hampir setiap tahun bermunculan wahana wisata baru atau destinasi wisata baru di berbagai daerah di Jatim. Karena saat ini kebutuhan orang untuk berwisata bisa dikatakan hampir menyerupai kebutuhan pokok,” ujar Saformadianto di sela acara peringatan HUT ASPPI ke-9 di Best Western Hotel Surabaya, Selasa (4/4/2017).

Ditambahkan Safor, dalam usia ASPPI yang ke-9 ini, pihaknya berupaya untuk terus memajukan pariwisata di Jatim, termasuk juga mempromosikan sejumlah lokasi wisata ke wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

Tahun lalu ASPPI Jatim yang mempunyai tagline Tourism Soldiers, sukses menggelar acara Suramadu Adventure Trip (SAT) II yang diikuti travel agent dari berbagai provinsi serta travel agent luar negeri. Dalam SAT II tersebut, ASPPI Jatim berusaha mempromosikan wisata di kawasan Pulau Madura, mulai dari wisata alam hingga budaya. “Kami sebagai Tourism Soldiers akan terus mempromosikan Jatim, Pokok’e Jatim Rek,” ujar Safor.

Menurut Safor, ASPPI Jatim berusaha untuk menggaet lebih banyak wisman di luar Malaysia, Singapura serta Tiongkok yang masih mendominasi wisman dari negara lain. Salah satu contoh konkritnya ASPPI Jatim pernah menggelar promosi di Bangkok Thailand. “ASPPI Jatim juga berharap agar konektivitas udara di Jatim segera terwujud dengan pembangunan bandara baru di luar Surabaya agar kunjungan wisman ke Jatim kian banyak,” harap Safor. (gus)

Gus Ipul Optimis Pelaksanakan UNBK 2017 Berjalan Sukses

SURABAYA (halopolisi.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf mengaku optimis pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017 yang diselenggarakan di Jatim dapat terlaksana dengan sukses.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul usai melakukan peninjauan pelaksanaan UNBK tahun 2017 di SMKN 8, Jl. Kamboja Surabaya, Senin (3/4/2017).

Ia mengatakan, secara umum terkait pelaksanaan UNBK sudah dilakukan dengan optimal. Persiapan juga dilakukan antara Dinas Pendidikan Prov. Jatim bersama pihak PT Telkom dan PLN.

Rasa optimis tersebut juga dapat dilihat pada konektivitas internet yang mumpuni, perangkat komputer yang dibutuhkan, penggunaan listrik agar tidak padam hingga komponen pendukung dari kesuksesan pelaksanaan UNBK yang baru pertama kali dilakukan.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan server cadangan jika sewaktu waktu terdapat masalah. Pemerintah telah menyiapkan teknisi-teknisi yang bertugas mendampingi disetiap sekolah dan akan stand by atau berjaga-jaga jika terdapat gangguan pada perangkat maupun konektivitas.

“Kalau ada terjadi terputusnya server di pusat, cadangannya bisa dipergunakan. Insyallah semuanya sudah siap, saya ingin Jatim menjadi daerah pertama kali dalam pelaksanaan UNBK di Indonesia,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul ingin agar pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar dan berintegritas yang akhirnya bisa menjadi langkah pertama dalam menginspirasi lembaga pendidikan di setiap level.

“Kita ingin pada akhirnya lebaga pendidikan disemua tingkatan mulai dari SD, SMP dan SMP bisa menyelenggarakan ujian serupa dengan 100 % menggunakan komputer,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan berbasis komputer dapat membuat siswa menjadi jujur dengan biaya yang murah, efektif dan efisien. Hal terpenting lainnya adalah lebih mudah dalam pengawasannya. Ujian ini, akan membuat guru dan siswa terbiasa untuk melakukan proses belajar mengajar menggunakan teknologi.

Gus Ipul menerangkan, terdapat tantangan dan proses yang cukup rumit dari pelaksanaan UNBK ini. Terutama, pelaksanaan yang berada di wilayah kepulauan maupun daerah terpencil yang belum terjangkau koneksi internet.

“Allhamdulillah, dengan komitmen dari PLN, Telkom dan pemerintah dalam menyukseskan UNBK ini dapat memberikan efek positif dari pelaksanaan ujian pada hari ini,” imbuhnya.

Peserta UNBK untuk jenjang SMK ini berjumlah 200.112 peserta dari total lembaga 1.779 yang terdiri dari 288 SMK negeri dan 1.491 SMK swasta se Jatim.(hp jatim/ziz)

FOTO: Wagub Jatim, Gus Ipul saat memantau pelaksanaan UNBK.(hp jatim)

Gus Ipul: Masjid Berperan Bantu Pemerintah Deteksi Masalah Sosial

SIDOARJO (halopolisi.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim),  Drs. H. Saifullah Yusuf menilai, masjid dapat berperan penting dalam membantu pemerintah mendeteksi masalah sosial masyarakat. Caranya dengan mendirikan koperasi hingga membuat klinik kesehatan di sekitar masjid.

Hal tersebut disampaikan di hadapan ratusan jamaah pengajian akbar dalam rangka memperingati Rojabiyah di Masjid Besar Al-Karomah Buduran, Sidoarjo, Sabtu (1/4/2017) malam.

Ia mengatakan, saat ini banyak permasalahan sosial yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Perintah sholat dan peduli sesama berdiri sejajar dan beriringan. Bahkan, dalam Al-Qur’an sering disebut bahwa hubungan antara manusia dengan Allah sangat penting (Habbluminallah). Akan tetapi, hubungan antar sesama manusia dengan manusia (Habblumiannas) juga harus seimbang.

Menurutnya, dengan mendirikan koperasi maupun klinik kesehatan di area masjid tersebut dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan sehingga cepat tertangani.

Gus Ipul menegaskan, selain berperan sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat dimakmurkan dengan kegiatan positif seperti majelis dzikir, Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), koperasi, klinik kesehatan hingga pelatihan yang produktif sehingga masjid lebih makmur.

“Jika hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, saya yakin masjid banyak tutupnya dibanding buka’nya,” ujarnya.

Ia mengakui, pemerintah memiliki keterbatasan untuk dapat mendeteksi dan membantu masyarakat yang ada di daerah. Tidak semua masyarakat terbantu oleh pemerintah. Untuk itulah, peran masjid dalam membantu ummat sangat besar peranannya.

“Inilah yang dinamakan simbol kepedulian terhadap sesama masyarakat. Saya titip, jangan sampai di sekitar masjid ada orang-orang dhuafa’ atau susah yang luput dari pantauan kita. Terutama jika terdapat saudara kita yang kurang mampu,” ungkapnya.

Gus Ipul berharap, keberadaan masjid bisa terus ditingkatkan dan dimakmurkan agar masyarakat memperoleh manfaat dari adanya masjid ini.

“Saya berharap, masjid ini terus diisi dengan berbagai macam kegiatan positif. Masjid ini juga harus dirawat dan dijaga kebersihannya agar jamaah betah dan lebih khusuk dalam beribadah,” tutupnya.(hp jatim/ziz)

FOTO: Gus Ipul saat mengisi pengajian di Buduran.(hp jatim)

BPJS Kesehatan Buka Layanan Pendaftaran di Mall

SURABAYA (halopolisi.com) – Kepuasan peserta merupakan salah satu fokus utama BPJS Kesehatan di tahun 2017. Berbagai terobosan dilakukan oleh BPJS Kesehatan guna meraih tingkat kepuasan peserta yang tinggi. Salah satu terobosan yang dilakukan BPJS Kesehatan adalah mengembangkan cara pendaftaran bagi peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS akan difasilitasi melalui perluasan kanal-kanal pendaftaran yang ada, diantaranya pendaftaran melalui Care Center 1500-400 (saat ini masih Pilot Project) dan melalui berbagai Point of Service (POS) public area seperti Mall, Bank, PT POS, Kelurahan dan Kecamatan.

Untuk pendaftaran di POS public area, salah satunya dilakukan bekerjasama dengan PT Lippo Karawaci Tbk. Komitmen Lippo Karawaci dalam mendukung dan mensukseskan keberlangsungan Program JKN-KIS salah satunya diwujudkan dengan memberikan aksesibilitas kemudahan pendaftaran khusus untuk calon peserta mandiri/ PBPU.

Presiden Direktur PT. Lippo Karawaci Tbk., Ketut Budi Wijaya pada saat penandatanganan perjanjian kerjasama pelayanaan pendaftaran peserta JKN-KIS di Jakarta, 25 Maret lalu mengungkapkan, kerjasama ini merupakan wujud komitmen Perseroan untuk membantu Pemerintah mempercepat pencapaian target jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan dan melakukan community development dengan menjembatani pelayanan masyarakat dalam memberikan kemudahan dan menyediakan fasilitas pendaftaran yang nyaman.

PT. Lippo Karawaci Tbk sebagai Perusahaan yang mengelola pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia merasa turut terpanggil dan siap mendukung program Pemerintah.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Divisi Regional Jawa Timur, dr. Handaryo, MM., AAK., CRGP, mengungkapkan, kerjasama yang dilakukan bersama dengan 67 Mall PT. Lippo Karawaci Tbk yang di Surabaya sendiri terdapat 1 mall, yaitu City Of Tommorow (CITO) Mall, akan membantu upaya percepatan rekrutmen peserta.

“Strategi ini adalah sebuah terobosan yang diharapkan dapat memenuhi kepuasan dan kemudahan pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendaftar, tetapi tidak ingin mengantri di Kantor BPJS Kesehatan. Kami mendorong perusahaan lain atau perusahaan pengembang dapat melakukan hal serupa. Kami menyadari dukungan dari semua pihak dalam menyukseskan program JKN-KIS sungguh besar, termasuk dari perusahaan swasta seperti Lippo Grup dan City Of Tommorow (CITO) Mall. Kami sangat mengapresiasi dukungan yang luar biasa ini,” ujar Handaryo pada saat launching layanan Point of Service pendaftaran peserta JKN-KIS di City Of Tommorow (CITO) Mall, Sabtu (1/4/2017).

Pihak City Of Tommorow (CITO) Mall memberikan sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas untuk pendaftaran peserta, setiap hari Senin-Minggu pukul 11.00 sd 20.00. Kanal pendaftaran ini mulai berjalan per 1 April 2017 dan untuk proses pendaftaran peserta tidak dikenakan biaya apapun, kecuali pembayaran iuran pertama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pendaftaran peserta JKN-KIS kini jadi sangat mudah, dan tidak perlu mengantri di kantor cabang BPJS Kesehatan. Tidak perlu juga menunggu hari kerja, karena kanal pendaftaran ini juga buka pada saat akhir pekan. Calon peserta bisa mendaftarkan diri bahkan sambil jalan-jalan santai ke mall bersama keluarga atau sambil shopping,” tambah Handaryo.

Handaryo menjelaskan, calon peserta bisa langsung mendaftarkan diri dan keluarga menjadi peserta JKN-KIS cukup dengan membawa data diri berupa elektronik KTP (e-KTP), dan mengisi Daftar Isian Peserta (DIP) seperti nomor rekening Bank (BNI, BRI, Mandiri atau BTN), alamat rumah (untuk pengiriman kartu), alamat email, nomor telepon selular (HP) yang bisa dihubungi dan memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) serta kelas perawatan. Selanjutnya agen POS City Of Tommorow (CITO) Mall akan memberikan nomor virtual account (VA) dan juga dikonfirmasi melalui SMS.

Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA diterbitkan. BPJS Kesehatan akan melakukan pengecekkan pada aplikasi kepesertaan yang akan menampilkan daftar peserta yang sudah melakukan pembayaran iuran pertama. Apabila peserta telah melakukan pembayaran iuran pertama, BPJS Kesehatan akan mencetak dan mendistribusi kartu peserta JKN-KIS ke alamat yang telah di-input pada saat mendaftar di POS City Of Tommorow (CITO) Mall.(rls/ziz)

FOTO: BPJS Kesehatan saat meneken kerjasama dengan Lippo Mall.(rls)

Halaman 2 dari 29 1 2 3 4 5 6 7 29
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.