www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi Jadi Idola Siswa MIN Sobo

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Pria yang dikerumuni puluhan siswa Madrasah Ibditaiyah Negeri (MIN) Sobo, Kecamatan Banyuwangi ini bukan kiai. Dia juga bukan ustad yang sering berdakwah di televisi.
lanjut…

Satpolair Polres Banyuwangi Ajak Nelayan Cegah Illegal Fishing

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Banyuwangi kian gencar melakukan sosialisasi pencegahan illegal fishing. Korps Biru-Biru ini tampak melakukan Quick Wins di Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo.
lanjut…

Polres Banyuwangi Latih 55 Siswa Pusdik Porong

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Sebanyak 55 siswa Pusat Pendidikan (Pusdik) Sabhara Porong Sidoarjo melaksanakan latihan kerja di Polres Banyuwangi. Selama sepekan para taruna Polri ini akan berlatih menerapkan ilmu yang didapat selama tujuh bulan di lembaga pendidikan.

Di antara materi yang menjadi pelatihan magang kerja adalah penindakan tindak pidana ringan atau tipiring. Khusus pelajaran ini para siswa Pusdik Sabhara dilatih oleh Aiptu Hadi di ruangan KBO Sabhara Polres Banyuwangi. Salah metode yang diajarkan adalah cara membuat administrasi tipiring.

Puluhan taruna Polri itu secara bergantian berlatih materi serupa. Termasuk tehnik pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali). Secara khusus mereka berlatih di depan pintu gerbang Mapolres Banyuwangi.

Mereka juga berlatih menerapkan ilmunya dalam hal tindakan pertama tempat kejadian perkara (TPTKP). Langkah ini, kata AKP Basori Alwi, wajib dijalankan manakala petugas mendapat laporan terjadinya sebuah peristiwa kriminal.

“Sebelum anggota reskrim tiba melakukan olah TKP, maka anggota sabhara datang lebih dulu untuk TPTKP. Tujuannya untuk mengamankan area lokasi kejadian sehingga memudahkan anggota reskrim dalam melakukan penyelidikan,” tukas Kasat Sabhara Polres Banyuwangi.

Mengapa langkah ini penting? Kecepatan anggota sabhara datang ke lokasi kejadian kian memudahkan dalam proses pengusutan perkaranya. Jika TKP tidak segera di pasang garis polisi maka pengunjung bisa mendekati lokasi kejadian sehingga menyulitkan penyelidikan aparat reskrim.

“Pengamanan di TKP sangat penting untuk lekas dilakukan. Di situ ada barang bukti, bisa juga bekas sidik jari pelaku dan alat petunjuk yang lain. Jangan sampai itu rusak atau hilang karena kerumunan massa,” jabar AKP Basori Alwi.

Karena itu, selama seminggu ini para calon anggota polisi tersebut diajari cara menerapkan teori yang diperolehnya di Pusdik Porong. Dengan cara itu lulusan taruna Polri tidak lagi gagal paham dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum maupun pengayom, pelindung dan pelayan masyakarat.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Para siswa Pusdik Porong saat magang di Polres Banyuwangi.(hp banyuwangi/ziz)

Konsisten Perjuangkan Pendidikan Anak Putus Sekolah, Aiptu Ririn Nurfiah Raih Penghargaan

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Aiptu Ririn Nurfiah, anggota Polsek Kota Banyuwangi yang peduli dengan masalah pendidikan anak-anak putus sekolah mendapat penghargaan dari Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto atas kegigihannya membantu pendidikan warga kurang mampu.
lanjut…

Polres Banyuwangi Sosialisasikan Penutupan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1939 masih jauh. Peringatan hari besar umat Hindu itu akan jatuh pada Rabu 27 Maret 2017 mendatang. Namun PT ASDP Ketapang telah mengeluarkan surat edaran mengenai libur pelayaran di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
lanjut…

Polres Banyuwangi Peringati HPN Bareng Wartawan

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Puluhan wartawan media cetak, televisi, radio maupun online makan siang bersama Wakapolres Banyuwangi, Kompol Muhammad Yusuf Usman SIK di Rumah Makan Bik Atik, Senin (13/2/2017).

Makan bersama ini dalam rangka menghormati awak media yang tengah merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2017.

“Acara ini untuk membangun kembali kerharmonisan di antara kita. Kalau dulu bisa, masak sekarang tidak,” kata Wakapolres Banyuwangi kepada 33 jurnalis media harian disaksikan sejumlah pejabat utama Polres Banyuwangi.

Jabatan wakapolres ibarat leher. Dimana kepala bergerak, leher pasti mengikuti arahnya. Sebab itu dia siap mendengar keluh kesah para wartawan. Bahkan dirinya berjanji untuk menjembatani andai timbul persoalan yang menyebabkan hubungan antara aparat kepolisian dengan wartawan kurang harmonis.

“Umpama ada anggota saya yang salah ucap atau nada bicaranya terdengar kasar mohon dimaafkan. Itulah manusia,” pintanya diiyakan insan pers usai santap siang di warung yang terletak persis di depan Pemda Banyuwangi.

Orang nomor dua di Polres Banyuwangi ini menggambarkan di mana bumi dipijak di situlah langit dijunjung. Maksudnya, etika dan tata krama masing-masing daerah tidak sama. Dibutuhkan sikap saling memahami untuk menciptakan sebuah hubungan yang harmonis.

“Kalau di Makasar saya bilang kau, kau, sudah biasa. Tapi di sini (Banyuwangi) pasti terdengar kasar. Makanya saya memakai kata Anda biar terdengar lebih sopan,” ulas Pamen yang jago main sepak bola ini.

Dia juga merasa bertanggung jawab untuk merajut kembali keharmonisan yang mungkin renggang. Solusinya, sebelum menutup acara itu, Kompol Yusuf Usman, kembali meminta perwakilan insan pers untuk menyampaikan unek-uneknya.

“Silahkan nanti perwakilan wartawan yang senior bertemu lagi dengan kami untuk membicarakan sesuatu yang perlu dipecahkan. Poinnya acara ini untuk membangun lagi harmonisasi,” tegasnya seraya menutup acara santai tersebut.

Makan bersama yang diadakan jajaran Polres Banyuwangi memang untuk menghormati insan pers yang tengah merayakan hari jadinya.

Bentuk penghormatan itu bahkan dilakukan dengan menghadirkan para kepala bagian dan kepala satuan di lingkungan Polres Banyuwangi untuk santap siang bersama pemburu berita.(hp banyuwangi/ziz)

FOTO: Jajaran Polres Banyuwangi saat makan bersama wartawan memperingati HPN.(hp banyuwangi/ziz)

Tangkal Peredaran Narkoba, Polsek Rogojampi Binluh Karyawan Bandara Blimbingsari

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama bagi Kementerian Perhubungan. Sebab itu, seluruh staf dan karyawan Bandara Blimbingsari Banyuwangi diberi pembinaan khusus tentang bahaya narkoba.
lanjut…

Polsek Bangorejo Pasang Police Line pada Jalan Longsor

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Sungai Kalibaru di Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi meluap akibat guyuran hujan deras. Luapan juga terjadi di sungai Dusun Pasembon, Desa Sambirejo sehingga menyebabkan badan jalan pada dua jembatan di dusun tersebut ambrol.
lanjut…

Ratusan Siswa TK Al-Ihsan Belajar di Mapolres Banyuwangi

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Polisi sahabat anak (Polsanak). Slogan itu tergambar saat kunjungan 146 siswa TK Al-Ihsan Genteng ke Mapolres Banyuwangi.
lanjut…

Kapolres Banyuwangi Silaturrahmi Bareng Ulama

BANYUWANGI (halopolisi.com) – Pertemuan dengan para ulama kembali digelar jajaran Polres Banyuwangi, Senin (6/2/2017). Pertemuan sederhana ini sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi pihak keamanan dengan tokoh agama di wilayah berjuluk Sunrise of Java.

Ketua MUI Banyuwangi  KH M. Yamin, Ketua PCNU Banyuwangi KH Maskur Ali, Pengasuh Ponpes Darussalam Blok Agung KH Hisyam Safaat, kepala Kemenag Banyuwangi, beberapa ulama Muhammadiyah serta para pengasuh pondok pesantren tampak hadir dalam silaturahmi itu.

Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto mengatakan, pertemuan ini hanya untuk silaturahmi dengan para tokoh agama dan tidak ada niatan untuk melakukan pendataan ulama seperti isu yang beredar saat ini.

“Aparat keamanan dan ulama wajib untuk menjalin silaturahmi . Tidak untuk pendataan tapi untuk menjalin komunikasi. Sebagai petugas pengamanan wajib menjalankan Kamtibmas dan biar sampai ke masyarakat, kita butuh ulama agar bisa menyampaikan hal-hal yang benar,” ujar AKBP Agus.

Selanjutnya, Kapolres Banyuwangi mengaku pihaknya akan melakukan roadshow ke kediaman ulama seluruh Banyuwangi.

“Kita akan datangi ke kediaman ulama, para kiai dan pesantren. Ini itikad baik kami menjalankan komunikasi dan silaturahmi kepada ulama dan masyarakat,” tambahnya.(hp banyuwangi/ziz)

 

FOTO: Kapolres Banyuwangi saat silaturrahmi dengan para ulama.(hp banyuwangi/ziz)

 

Halaman 1 dari 26 1 2 3 4 5 6 26
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.