www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Panglima TNI Minta Prajurit Jaga Kepercayaan Rakyat

BALIKPAPAN (halopolisi.com) – Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan luar biasa dari masyarakat Indonesia, karena berdasarkan hasil dari berbagai survey, sampai saat ini TNI adalah institusi paling dipercaya oleh rakyat.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.145 Prajurit dan PNS TNI, bertempat di Aula Markas Kodam VI/Mulawarman Jl. Jenderal Sudirman No 1, Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Presiden RI Ir. H Joko Widodo usai menyaksikan latihan PPRC TNI tahun 2017, dihadapan prajurit mengungkapkan rasa bangga dengan TNI. Beliau juga mengatakan bahwa TNI merupakan institusi yang dipercaya, dan kepercayaan rakyat sangat tinggi.

“Jangan kecewakan rakyat, setiap prajurit harus memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, kepada prajurit TNI untuk selalu menjaga kepercayaan rakyat,” pesannya.

Di hadapan ribuan prajuritnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan agar para Prajurit TNI jangan melanggar aturan hukum yang berlaku, kalau tentara melanggar aturan hukum, hukumannya lebih berat. Karena begitu masuk pendidikan militer yang pertama kali diajarkan adalah disiplin menjalankan aturan dan semuanya harus mengikuti aturan.

Terkait dengan masalah hukum, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa di Indonesia bahkan dunia uang bisa berkuasa dan hukum bisa dibeli dengan uang. Oleh karena itu, prajurit TNI jangan sampai bisa dibeli oleh orang-orang tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa selaku Panglima mempunyai kewenangan untuk menjaga nama baik institusi TNI.

“Apapun pangkat dan jabatanmu, jangan sekali-kali melanggar hukum apalagi korupsi. Saya akan kejar sampai kemana pun juga, karena hukum adalah Panglima bagi prajurit,” tegasnya.

Sementara itu dihadapan awak media Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa kedatangannya ke Kodam VI/Mulawarman untuk memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di Balikpapan dan menyampaikan rasa bangga Presiden RI Joko Widodo pada saat menyaksikan latihan PPRC TNI tahun 2017 di Natuna, karena ketiga matra telah menunjukkan kemampuan, keterpaduan dan kerja sama yang baik dalam suatu operasi tempur yang diaplikasikan melalui latihan PPRC TNI.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat memberikan arahan pada prajurit.(puspen tni/ziz)

Saksikan Latihan PPRC, Presiden Nyatakan Kebanggaan pada TNI

KEPRI (halopolisi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan para Kepala Staf Angkatan sangat bangga kepada prajurit TNI saat menyaksikan secara langsung Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2017 yang mengerahkan 5.900 prajurit TNI dan berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI dari AD, AL dan AU, bertempat di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), kemarin.

Usai menyaksikan Latihan PPRC TNI, di hadapan awak media Presiden mengatakan bahwa TNI menunjukkan kesiapsiagaan mempertahankan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman militer.

“Latihan PPRC TNI yang telah kita saksikan secara langsung semuanya menunjukkan kesiapan TNI dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita lihat bersama kesiapan latihan baik pertempuran darat, laut dan udara betul-betul dalam keadaan siap, apabila diperlukan oleh negara,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa latihan ini sangat penting sekali.

“Ingin kita tunjukkan betapa solidnya TNI mengadakan latihan dalam rangka kesiapan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Presiden memberikan pengarahan kepada prajurit TNI di Aula Kartika, Base Camp PPRC TNI tentang tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Institusi TNI.

“Ada public trust, rangkingnya tinggi sekali. Saya titip kepercayaan itu dan kita jaga bersama-sama. Karena membangun kepercayaan itu tidak sehari atau dua hari dan setahun atau dua tahun. Ini berjenjang dan butuh waktu yang lama, jaga kepercayaan itu,” tegasnya.

“Saya sangat bangga sekali melihat Latihan PPRC TNI, betapa sangat terintegrasi dan terpadunya kerja sama di antara pasukan darat, laut dan udara. Sehingga bisa memenangkan pertempuran dalam latihan ini. Pesan saya, prajurit jangan cepat puas karena masih banyak hal-hal yang perlu kita perbaiki dan benahi terutama di bidang Alutsista, yang harus mengikuti perubahan teknologi semakin cepat,” ungkap Presiden.

Presiden RI mengingatkan para prajurit TNI agar selalu berhati-hati dalam bersikap dan bertindak supaya kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap tinggi.

“Jangan rusak kepercayaan publik gara-gara hal-hal yang sebetulnya bisa kita hindari,” tuturnya.

Latihan PPRC TNI tahun 2017 yang mengangkat tema “PPRC TNI Menghancurkan Kekuatan Musuh di Natuna Guna Mengembalikan Keutuhan Wilayah Nasional Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan  dan kekuatan TNI serta profesionalisme prajurit dan kecanggihan Alutsista, sasarannya adalah mewujudkan keyakinan pimpinan nasional dan rakyat Indonesia terhadap kemampuan TNI dalam peperangan dan menimbulkan detterence effect.

 

Turut hadir menyaksikan Latihan PPRC TNI tahun 2017 diantaranya, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.(puspen tni/ziz)

 

FOTO: Presiden Jokowi bersama Panglima TNI saat melihat langsung latihan PPRC.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Pimpin Delegasi Indonesia di Forum ACDFIM Filipina

MANILA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin Delegasi Indonesia pada Forum ke-14 ACDFIM (Asean Chiefs of Defense Forces Informal Meetingyang berlangsung tanggal 17 s.d 19 Mei 2017 di Sofitel Philippine Plaza, Manila Filipina.
 
Pada Forum The 14th Asean Chiefs of Defense Forces Informal Meeting ACDFIM tersebut, Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Waasops Panglima TNI Laksma TNI Nurhidayat dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono.
 
Forum ke-14 ACDFIM merupakan pertemuan informal para Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) di kawasan Asean yang bertujuan sebagai sarana untuk bertukar informasi, pemikiran, pengalaman dan keahlian serta penyampaian pendapat dalam menghadapi tantangan dan ancaman bersama di kawasan Asean.
 
Pada tahun 2017 ini, selaku Ketua Sidang Forum ke-14 ACDFIM  yaitu Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Eduardo M. Ano, dengan mengangkat tema Partnering For Change, EngagingThe World / Kemitraan untuk perubahan dengan pelibatan dunia”.
 
Adapun tujuan Forum ke-14 ACDFIM tahun 2017 yaitu sebagai sarana untuk tukar-menukar pemikiran, pengalaman, keahlian dan juga sebagai sarana penyampaian pendapat dalam menghadapi tantangan dan ancaman bersama negara-negara di kawasan Asean. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai yaitu diperolehnya persamaan persepsi dalam menciptakan stabilitas keamanan kawasan serta terjalinnya hubungan kerja sama yang baik, sehingga mempermudah koordinasi dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di kawasan Asean.
 
Pada Forum ke-14 ACDFIM tahun 2017, agenda pertemuan yang akan dilaksanakan diawali dengan laporan hasil Asean Military Intelligence Informal Meeting (AMIIM) dan Asean Military Operations Informal Meeting (AMOIM), dilanjutkan dengan presentasi masing-masing Ketua Delegasi, kemudian diskusi rencana kerja kegiatan tahunan militer Asean dan  diakhiri dengan penandatanganan keputusan bersama seluruh Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Asean.
 
Dalam rangkaian Forum ke-14 ACDFIM tahun 2017, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo akan melaksanakan bilateral meeting dengan beberapa Panglima Angkatan Bersenjata. Pertemuan ini sebagai perkenalan antar sesama Panglima kawasan Asean sekaligus membahas peningkatan hubungan kerja sama antar kedua negara, khususnya kedua Angkatan Bersenjata.
 
Bilateral meeting yang dilaksanakan diantaranya dengan Pangab Filipina Jenderal Eduardo M. Ano, Pangab Singapura Letnan Jenderal Lim Cheng Yeow dan Pangab Myanmar Senior General Min Aung Hlaing.(puspen tni/ziz)
FOTO: Panglima TNI saat memimpin delegasi ACDFIM di Manila.(puspen tni/ziz)

Ribuan Orang Ikuti Gerak Jalan Santai Meriahkan HUT Ke-51 IKKT PWA

JAKARTA (halopolisi.com) – Sekitar 2.200 orang personel TNI dan PNS serta anggota IKKT PWA (Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI  Pragati Wira Anggini) mengikuti gerak jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT ke-51 IKKT PWA tahun 2017, di Komplek Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/5/2017).

Pada pelaksanaan gerak jalan santai, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hadir dan mengikuti bersama Ketua Umum IKKT PWA Ibu Nenny Gatot Nurmantyo, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A.,M.B.A., Wakasad Letjen TNI Hinsa Siburian, Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, para Asisten Panglima TNI dan para Pengurus Pusat IKKT PWA.

Adapun rangkaian kegiatan, diawali senam bersama dilanjutkan dengan jalan santai menelusuri jalan di lingkungan Mabes TNI Cilangkap, usai gerak jalan santai  dilaksanakan senam maumere, penanaman pohon oleh Panglima TNI, Ketua Umum IKKT PWA dan Kasum TNI.

Panitia penyelenggara menyiapkan doorprize kepada para peserta gerak jalan santai, berupa hadiah utama 6 unit sepeda motor, 3 unit televisi dan puluhan sepeda santai serta hadiah lainnya, selain itu panitia juga menggelar stand-stand bazaar.

Kegiatan gerak jalan santai dilaksanakan untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan sistem kekebalan tubuh guna menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari, akan tetapi tujuan utamanya untuk menjalin kebersamaan antara anggota IKKT PWA dengan Prajurit dan PNS TNI.(puspen tni/ziz)

FOTO: Ribuan peserta jalan sehat HUT IKKT PWA.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Tinjau Geladi Bersih Latihan PPRC di Riau

RIAU (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad, Kasal, Wakasau dan Pangkostrad selaku Direktur latihan meninjau secara langsung pelaksanaan geladi versih kesiapsiagaan operasi Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2017 di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau.

Sebelum menyaksikan Geladi Bersih Latihan PPRC TNI, Panglima TNI dan rombongan dengan menggunakan Heli Super Puma TNI AU dari Pangkalan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) Natuna meninjau lokasi pembaretan para Gubernur Se-Indonesia di Pantai teluk Buton Tanjung Datuk Natuna. Kemudian Panglima TNI meninjau tempat Pasukan Pendarat Amfibi untuk melaksanakan pertempuran laut di Pantai Sengiap Natuna.

Selanjutnya Panglima TNI beserta rombongan dengan menggunakan Kendaraan Taktis (Rantis) TNI meninjau kesiapan dan menyaksikan Geladi Bersih Demonstrasi Latihan PPRC TNI tahun 2017, yang akan dihadiri oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada tanggal 19 Mei 2017 di Tanjung Datuk Natuna.

Personel TNI yang dilibatkan berjumlah ± 5.900 prajurit TNI baik Penyelanggara maupun Pelaku Latihan PPRC TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Darat (Satgasrad), Satuan Tugas Laut (Satgasla), Satuan Tugas Udara (Satgasud), Satuan Darat (Satrad) lanjutan, Satuan Manover Infanteri dan Kavaleri, Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) dan Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin).

Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dikerahkan dalam Latihan PPRC TNI ini melibatkan tiga Angkatan antara lain, TNI AD 15 unit Multi Kaliber Roket Astros, 6 unit Meriam 155 Cesar, 6 unit Meriam 76, 9 unit Giant Bow Arhanud, 2 Unit Heli Kopter MI 17, 2 unit Heli Kopter MI 35, 10 unit Heli Kopter  Bell 412, 18 unit MBT Leopard, 1 unit Recovery Tank, 1 unit Tank Avlb, 20 unit MI 13, 14 unit Tank Marder, 10 Sea Rider, 3 unit Panser Anoa Mo, 1 unit Panser Anoa Ko, 10 unit Jet Ski dan 2 unit Kapal Motor Cepat (KMC). TNI AL 1 KRI Kelas Sigma, 1 KRI Kelas LPD, 1 KRI Kelas Parchim, 4 Sea Rider, 5 Tank Amfibi BMP3F, 8 Panser Amfibi BTR50 M dan TNI AU 1 FLT PTTA (Skd 51 Spo), 4 FLT BTU, 4  FLT SUL, 9 Psw C-130, 2 Psw Cn-295, 1 Heli Kopter FLT Standby SAR.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat meninjau langsung persiapan latihan PPRC.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Dampingi Presiden Resmikan PLBN di Papua

PAPUA (halopolisi.com) – Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw seluas 10,7 hektar serta penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada masyarakat Papua di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, kemarin.
 
“Pemerintahan sudah jelas menyatakan bahwa daerah perbatasan tidak boleh dilupakan karena merupakan beranda terdepan Indonesia, seperti sekarang ini kita berada di Skouw yang  harus menjadi kebanggaan kita semua.” ujar Presiden Joko Widodo.
 
Selain peresmian Pos Lintas Batas Negara, Presiden  RI Joko Widodo beserta rombongan direncanakan besok akan meninjau pembuatan jalan Wamena-Kenyam.
“Besok (hari ini) saya dan rombongan akan melihat pembuatan jalan tersebut, yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) bekerja sama dengan TNI,” katanya.(puspen tni/ziz)
FOTO: Panglima TNI saat mendampingi Presiden Joko Widodo di Papua.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Resmikan Pembuatan Film Merah Putih Memanggil

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meresmikan produksi film TNI yang berjudul “Merah Putih Memanggil” dan secara langsung menyaksikan kesiapan sampai dengan pelaksanaan pengambilan gambar penerjunan pasukan untuk film tersebut yang dilaksanakan di landasan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kemarin.

Panglima TNI mengatakan, pembuatan film Merah Putih Memanggil terselanggara atas kerja sama TNI dengan TB. Silalahi Picture dengan tujuan untuk memberikan gambaran bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik Angkatan Darat, Laut dan Udara setiap saat siap melaksanakan tugas untuk menghadapi ancaman apapun serta selalu menyiapkan kemampuannya, dimanapun rakyat Indonesia memanggil dari ancaman apapun, baik teroris dalam negeri maupun internasional.

Panglima TNI mengatakan, TNI merasa bangga kalau mendapatkan tugas one way ticket, artinya lebih baik pulang nama daripada gagal dalam tugas, adegan ini ditampilkan dengan maksud agar  seluruh rakyat Indonesia mengetahui kalau Indonesia mempunyai Prajurit TNI yang tangguh dan siap menjalankan tugas demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik  Indonesia.

“Film ini dibuat untuk meyakinkan rakyat agar mengetahui bahwa TNI selalu siap setiap saat melaksanakan panggilan tugas guna melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, dalam pembuatan film Merah Putih Memanggil melibatkan pasukan Kopassus, Denjaka, Kopaska, Penerbal, KRI Diponegoro dan Kapal Selam KRI Nanggala dari TNI AL serta Skuadron pesawat tempur Sukhoi SU-30 dari TNI AU.

“Saya berpesan kepada seluruh  masyarakat Indonesia, rugi apabila tidak menonton film ini,” katanya.

Produksi film Merah Putih Memanggil dilaksanakan shooting mulai dari tanggal 29 Maret 2017 s.d. 30 April 2017 di daerah Gunung Bundar Selatan, Kota Bogor dan akan dilanjutkan tanggal 2 s.d. 15 Mei 2017 di Pantai Anyer, Banten dan sekitarnya. Rencana pertunjukan perdana akan ditayangkan pada tanggal 5 Oktober 2017 bersamaan dengan HUT TNI.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya: Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Gadang Pambudi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar Hutagaol, Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna, Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat melihat proses shooting film Merah Putih Memanggil.(puspen tni/ziz)

Mabes TNI Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H

JAKARTA (halopolisi.com) – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H dengan penceramah K.H. Jazuli zaini M.A., (Ketua Pembina Yayasan Al Minna) di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (26/4/2017).
 
Dalam ceramahnya K.H. Jazuli zaini M.A. menyampaikan, peringatan Isra’ dapat diartikan bahwa hubungan antara manusia dengan manusia seperti hubungan TNI dengan masyarakat harus semakin erat untuk memperkuat TNI agar tetap kuat. Sedangkan Mi’raj yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang hakiki.
 
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya;  Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus TNI dan segenap Prajurit serta PNS TNI yang beragama Islam di lingkungan Mabes TNI.(puspen tni/ziz)
FOTO: Peringatan Isra’ Mi’raj di Mabes TNI.(puspen tni/ziz)

TNI-USPACOM Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan US Pasific Command (USPACOM) menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Multinasional yang diikuti oleh 30 negara kawasan Asia Pasifik, mulai tanggal 20-28 April 2017 di Jakarta. 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diwakili olehPerwira Tinggi Staf Ahli (Pa Sahli) Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntaksaat membuka Multinational Planning Augmentation Team (MPAT) Tempest Express-30 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (20/4/2017) mengatakan, kegiatanMPAT Tempest Express-30 adalah suatu kegiatan penanggulangan bencana multinasional.
 
Lebih lanjut Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyampaikan, pada kegiatan Tempest Express-30 ini akan didiskusikan tentang bagaimana memberikan bantuan yang cepat dan luas kepada negara yang sedang tertimpa bencana di kawasan Asia-Pasifik.  
“Dalam rangkaian kegiatannya nanti, kita juga akan berkoordinasi bagaimana bekerja dengan instansi terkait dan berbagai negara multinasional,” ucapnya.
 
Latma Tempest Express-30 menggabungkan kerja sama berbagai organisasi yang berbeda antara militer, komunitas kemanusiaan, instansi pemerintah dan instansi sipil lainnya, yang bersama-sama untuk merencanakan terhadap skenario tindakan penanganan yang dapat terjadi kapan saja di Asia Tenggara,” jelas Brigjen TNI Edison Simanjuntak.
 
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Edison Simanjuntak menyatakan, peristiwa bencana alam dalam suatu negara bukan hanya tanggung jawab pihak sipil atau komunitas kemanusiaan semata.
Keberhasilan misi-misi penanganan bencana alam, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri sangat bergantung pada kerja sama sipil, militer, komunitas kemanusiaan, pemerintah, LSM dan organisasi terkait lainnya,” terangnya.
 
Menurut Pa Sahli Panglima TNI Tk. II Bidang Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Brigjen TNI Edison Simanjuntak, pasukan militer sering kali dilibatkan dalam penanganan bencana di beberapa Negara,seperti Indonesia.  
TNI merupakan pihak pertama dan pendukung utama, bahkan terkadang sebagai pelaku utama dalam menangani kondisi bencana alam, katanya.
 
Pada kesempatan yang sama, Paban 7 Latma Sops TNI Kolonel Inf A. Budi Handoyoselaku Direktur Latma Tempest Express-30mengatakan bahwa, latihan ini diikuti oleh 30negara yaitu Australia, Cambodia, France, India, Japan, Maldives, New Zealand, Philippines, Sri Lanka, Tuvalu, Vanuatu, Bangladesh, Canada, Fiji,  Indonesia, Korea,Mongolia, Brunei, East Timor, Germany, Italy, Malaysia, Nepal, Papua New Guinea, Singapore, Thailand, United Kingdom,Vietnam, Solomon Island, Tonga, danUnited States.
 
Menurut Direktur Latma Tempest Express-30, Materi Latma Tempest Express-30yang disampaikan diantaranya HumanitarianStakeholders, Humanitarian Principles,International  Disaster  Response Operations, CM Coord & Hu MOCC,Humanitarian Logistics,IDN Disaster Response Mechanisms, MNF SOP Introduction and MNF SOP HA/DR Annex.
 
Dalam Latma Tempest Express-30, terdapat pula instansi pemerintah yang terlibat yaitu Kemensos, Kemenkes, Pemprov Yogyakarta, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, BNPB, BPBD Yogyakarta, BATAN Yogyakarta, Kantor SAR Yogyakarta (Basarnas/SAR), Polda Yogyakarta (District Police),” tambah Kolonel Inf A. Budi Handoyo.
 
Turut hadir dalam upacara pembukaan diantaranya, Kapusinfolahta TNI Marsma TNI Dadang Hermawan M.Sc, Kolonel Mark Railey, Kepala Kantor Kerjasama Pertahanan Amerika Serikat di Jakarta, Mr. Scoot A. Weidie dan  Kepala Bagian Kerjasama Latihan dan Program Multinasional (USPACOM J712).(puspen tni/ziz)
FOTO: TNI saat menggelar latihan penanganan bencana multinasional bersama Uspacom.(puspen tni/ziz)

TNI-Polri Jamin Keamanan Pilkada Putaran Kedua DKI Jakarta

JAKARTA (halopolisi.com) – Personel TNI dan Polri yang bertugas pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017 harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat mulai dari rumah menuju TPS, saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.
 
Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Apel Gabungan Pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta yang diikuti sekitar 24.000 personel TNI dan Polri di Gedung Enconvention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).
 
Panglima TNI menyatakan, tugas yang diemban oleh personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas mulia, karena bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tentram dan damai tanpa tekanan saat melaksanakan pesta demokrasi.  
“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tegasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan kepada seluruh  personel TNI dan Polri agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.  
“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai.  Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” tegasnya.
 
Mengakhiri pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengharapkan agar pelaksanaan pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Selamat bertugas dan selamat berjuang, saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” ucapnya.
 
Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan, hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin oleh konstitusi. Oleh karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta.
“Bentuk hadirnya negara yaitu adanya personel TNI dan Polri dimasing-masing TPS untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran jalannya Pilkada putaran kedua DKI Jakarta,” katanya.
 
Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017, diterjunkan  62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas, termasuk di Tempat Pemungutan Suara.
 
Turut hadir dalam Apel Gabungan Pengamanan Pilkada antara lain, Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, Pangkoopsau 1 Marsda TNI Imran Baidirus dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi M. Iriawan.(puspen tni/ziz)
 
FOTO: Panglima TNI, Kapolri, bersama Menkopolhukam saat mengikuti apel pengamanan Pilkada DKI Jakarta.(puspen tni/ziz)
Halaman 1 dari 71 1 2 3 4 5 6 71
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.