www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

21 Pesawat TNI Amankan Jalannya KTT IORA Ke-20

JAKARTA (halopolisi.com) – Sebanyak 21 pesawat TNI disiagakan dalam mendukung  kelancaran jalannya pelaksanaan Pengamanan  KTT IORA ke-21 tahun 2017 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.
 
21 pesawat TNI merupakan Alutsista dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU yang disiagakan dalam mendukung pengamanan jalannya KTT IORA tersebut ditempatkan di beberapa tempat seperti Lanud Halim Perdanakusuma, Pondok Cabe dan di JCC.
 
Di Lanud Halim Perdanakusuma misalnya, terdapat tiga pesawat tempur jenis F-16 yang setiap saat dapat langsung diterbangkan bila terjadi sesuatu hal yang dianggap dapat mengancam jalannya pelaksanaan kegiatan KTT IORA.
Tugas utama pesawat tempur F-16 yang standby di Lanud Halim adalah melaksanakan patroli dan pengamanan di wilayah udara nasional Indonesia khususnya disekitar lokasi pelaksanaan KTT IORA ke-20 di JCC.
 
Selain pesawat tempur F-16 yang distandbykan di Lanud Halim Perdanakusuma, terdapat pula empat pesawat jenis Fix Wing (Hercules C-130, Boeing 737 dan CN-295) yang berfungsi sebagai pesawat angkut VVIP. 
 
Sementara itu, untuk pesawat helikopter TNI jenis Super Puma dan Bell 412, distandbykan di lapangan terbang Pondok Cabe dan di JCC tempat dilangsungkannya KTT IORA. 16 helikopter milik TNI tersebut dibagi menjadi tiga penugasan yaitu pertama, sebagai pesawat angkut evakuasi penyelamatan jika terjadi keadaan kontijensi saat berlangsungnya KTT, kedua sebagai pesawat angkut dukungan pasukan khusus yang bertugas mengawal tamu Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan mulai dari hotel menuju JCC atau sebaliknya dan ketiga sebagai pesawat angkut khusus VVIP.
 
Pengamanan yang dilaksanakan TNI dalam mendukung kelancaran selama berlangsungnya KTT IORA ke-20 sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor  34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2 angka 7 tentang pengamanan Presiden RI dan Wapres RI beserta keluarganya serta angka 11 tentang membantu mengamankan tamu negara setingkat Kepala Negara serta perwakilan pemerintahan asing yang sedang berada di Indonesia.
 
Hal itu telah disampaikan oleh Panglima Komando Gabungan Pengamanan VVIP (Pangkogab) Letjen TNI Edy Rahmayadi, beberapa waktu yang lalu saat melaksanakan upacara gelar Pasukan Pengamanan KTT IORA ke-20 tahun 2017 di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. 
Dalam amanatnya Pangkogab mengatakan bahwa,  seluruh prajurit TNI-Polri harus memegang teguh semua ketentuan yang berlaku dan pedomani perintah operasi serta laksanakan Prosedur Tetap (Protap) pengamanan yang telah diatur oleh Undang-Undang.
 
“Laksanakan perintah pimpinan yang ada di lapangan dalam setiap tindakan dan selalu berkoordinasi seketat-ketatnya dengan satuan tugas maupun instansi terkait demi kelancaran operasional tugas kita bersama,” katanya.
 
Pangkogabpam VVIP menekankan bahwa, dalam pelaksanaan tugas agar tidak ada kesalahan sekecil apapun dan selalu lakukan koordinasi antar Satgas lainnya, tetap jaga keamanan dan prioritaskan pengamanan terhadap  tamu negara.
 
“Apabila terjadi gangguan dan hambatan yang mempengaruhi kelancaran kunjungan kenegaraan dan pelaksanaan KTT IORA, tetap memprioritaskan keamanan dan perlindungan terhadap rakyat Indonesia dengan mengedepankan profesionalitas dan soliditas,” ucap Letjen TNI Edy Rahmayadi.(puspen tni/ziz)
FOTO: Prajurit TNI saat bersiaga dengan pesawatnya dalam pengamanan KTT IORA.(puspen tni/ziz)
 

TNI Gelar Apel Pasukan Pam VVIP Kunjungan Raja Salman dan KTT IORA

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person(VVIP)  kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Pengamanan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT)Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017 di Indonesia.
 
“Rekatkan sinergitas dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan dan keikhlasan,demi mewujudkan rasa aman dan tenteram di masyarakat, serta mampu menjaga kredibilitas nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di dunia Internasional,” kata Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) Pengamanan VVIP di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017).
 
Dalam amanatnya Pangkostrad menenkankan agar seluruh prajurit TNI-Polri harus memegang teguh semua ketentuan yang berlaku dan pedomani perintah operasi serta laksanakan Prosedur Tetap (Protap) pengamanan yang telah diatur oleh Undang-Undang.
“Laksanakan perintah pimpinan yang ada di lapangan dalam setiap tindakan dan selalu berkoordinasi seketat-ketatnya dengan satuan tugas maupun instansi terkait demi kelancaran operasional tugas kita bersama,” katanya. 
 
“Apabila terjadi gangguan danhambatan yang mempengaruhi kelancaran kunjungan kenegaraan dan pelaksanaan KTT IORA, tetap memprioritaskan keamanan dan perlindungan terhadap rakyat Indonesia dengan mengedepankan profesionalitas dan soliditas,” ucap Letjen TNI Edy Rahmayadi.
 
Dalam kesempatan tersebut Letjen TNI Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa, TNI-Polri tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin mengacau dan mencoba mempermalukan kewibawaan pemerintahan Republik Indonesia dengan memprovokasi maupun aksi-aksi yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan pengamanan VVIP.
“Saya ingatkan lagi, keamanan dan keselamatan tamu negara Raja Arab Saudi beserta rombongan dan pelaksanaan KTT IORA dibebankan negara kepada kita semua.Jangan pernah ragu dalam melaksanakan tugas, kita adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia,” tegasnya.
 
Di akhir amanatnya Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa, dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP seluruh prajurit TNI-Polri tidak boleh ragudalam pelaksanaan tugas.
“Selamat bertugas dan selamat berjuang, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing, memberi kekuatan, petunjuk, rahmat dan hidayah Nya kepada kita semua,” pungkasnya. 
 
Adapun negara anggota IORA yaitu : Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Kenya, Komoros, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Persatuan Emirat Arab, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania,Thailand dan Yaman.
 
Pasukan TNI-Polri yang terlibat dalam Pengamanan VVIP kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi dengan kekuatan 5.384 prajurit yang terdiri dari Koopspam 20 personel, Satgaspam VVIP 222 personel, Satgaspam Wilayah I 1.289 personel, Satgaspam Wilayah II 515 personel, Satgas Pam Wilayah III 3.308 personel serta Polri dan intelijen sebanyak 1.700 personel.
 
Sedangkan Pengamanan VVIP KTT IORA ke-20 pasukan TNI-Polri yang terlibat dengan kekuatan 12.000 prajurit terdiri  dari: Kogabpam 400 personel, Kostrad  2.000 personel,  Kosatgaspam TNI  550 personel, Kohanudnas 700 personel, Kodam Jaya 1.700 personel, Koarmabar 800 personel, Koopsau-1 (Soetta)  650 personel, Koopsau-1(Halim)  400 personel, Kopassus 700 personel, Kormar  1.000 personel, Korpaskhas  700 personel,  Kodam II/Swj  300 personel, Kodam III/Slw  400 personel, Satkomlek TNI 100 personel, Satgas lainnya 1.700 personel.
 
Alutsista TNI yang dikerahkan pada pelaksanaan pengamanan VVIP tamu kenegaraan dan KTT IORA terdiri dari, TNI AD : 3 unit Heli Bell 412, 20 unit Rantis Anoa, 6 unit Ransus Jihandak, 3 unit Detektor/Radiasi, 2 unit Mine Detektor, 1 unit Drone dan 1 unit Rantis Komodo. TNI AL : 4 unsur KRI, 2 unit Heli Bell NV 412 dan 2 unit Sea Raider serta TNI AU : 1 unit BBJ, 1 unit Pesawat Boing 737- 400, 1 unit C-130 VIP, 1 unit C-295, 3 unit Heli NA S-332 VIP, 1 unit Heli NA S-332, 1 unit Heli SA-330 dan 1 unit Heli EC-120B.(puspen tni/ziz)
FOTO: Pangkostrad saat memimpin apel pengamanan kunjungan Raja Salman.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Terima Kunjungan Commanding General USARPAC

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan resmi Commanding General US Army Pasific (USARPAC) General Robert Brown dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama antara militer Indonesia dan Amerika Serikat, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta, kemarin.
lanjut…

TNI Terima Bantuan 6 Unit Mobil Ambulan dari PT Asabri

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima bantuan 6 unit mobil Ambulan dari PT Asabri yang diserahkan oleh  Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja selaku Direktur Utama (Dirut) PT Asabri (Persero) dan diterima oleh Brigjen TNI Heri Wiranto S.E., M.M., Wakil Asisten Personel (Waaspers) Panglima TNI didampingi Laksma TNI drg. Andriani Sp.ort., Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI di lapangan Apel Kantor Pusat PT Asabri Jl. Mayjen Sutoyo No.11, Jakarta Timur.

Pemberian bantuan mobil ambulan kepada Mabes TNI sebagai peserta Asabri untuk mendukung tugas pokok TNI yang penuh risiko dalam melaksanakan tugasnya.

Bantuan tersebut sebagai jaminan kecelakaan kerja, kematian dan pensiun bagi prajurit TNI di lingkungan Kemhan RI, sehingga tidak terdapat program yang ditransformasi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.(puspen tni/ziz)

FOTO: Mabes TNI saat menerima bantuan ambulan dari Asabri.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI: Insan Pers Adalah Pahlawan Pejuang

AMBON (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal, TNI Gatot Nurmantyo menyatakan jika insan pers adalah pahlawan pejuang. Hal itu telah dibuktikan dalam sejarah Indonesia sebelum merdeka di mana insan pers membangkitkan semangat para pemuda-pemuda Indonesia agar bersatu dan berjuang dengan ikrar Sumpah Pemuda. Peran Pers melalui pemberitaannya menyebarkan energi sosial, sehingga terdengung di seluruh nusantara dengan sesanti merdeka atau mati.
lanjut…

Panglima TNI Siap Kerahkan Prajurit Amankan Pilkada Serentak 2017

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan siap dan akan mengerahkan prajuritnya sesuai dengan kebutuhan yang diminta Polri dalam rangka mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di wilayah Indonesia.
lanjut…

Panglima TNI Hadiri Pembukaan Lomba Menembak Piala Pangdam Jaya Cup

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, S.Ip., Dansesko TNI Letjen TNI Agus Sutomo, S.E. dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana menghadiri Pembukaan Kejuaraan Lomba Menembak Piala Pangdam Jaya Cup dalam rangka memperingati HUT ke-67 Kodam Jaya di Lapangan Tembak Batalyon Infanteri Mekanis 201/Jaya Yudha, Jl. Raya Bogor Km.26 Gandaria, Jakarta Timur, Sabtu (4/2/2017).(puspen tni/ziz)

Panglima Tegaskan TNI-Polri Satu Visi-Misi Amankan Pilkada Serentak 2017

JAKARTA (halopolisi.com) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap membantu Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka pelaksanaan pengamanan menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 di seluruh wilayah Indonesia.
lanjut…

Kolonel Mar Sugianto Serahkan Tongkat Komando Danbrigif 1 Marinir ke Kolonel Mar I Made Sukada

SURABAYA (halopolisi.com) – Tongkat kepemimpinan Komandan Brigade Infanteri 1 Marinir (Danbrigif) resmi berganti dari Kolonel Mar Sugianto ke Kolonel Mar I Made Sukada.

Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) digelar Rabu (1/2/2017).

Upacara Sertijab dipimpin inspektur upacara Komandan Pasmar I, Brigjen Marinir Lukman.

Dalam kesempatan ini, Kolonel Mar Sugianto mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dukungan semua pihak selama menjabat sekitar 1 tahun lebih sebagai Danbrigif.

Sementara Danbrigif 1 Marinir yang baru menyatakan siap melanjutkan program-program yang telah dijalankan Kolonel Mar Sugianto.

Sosok Kolonel Sugianto dikenal cukup dekat dengan insan media. Pria asal Sulsel ini juga terkenal sebagai ahli strategi gaple/domino dalam forum gaple sinergisitas.(wis/ziz)
FOTO: Prosesi Sertijab Danbrigif 1 Marinir.(wis)

Presiden Beri Arahan Personel TNI-Polri se-Solo Raya

SOLO (halopolisi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan kepada 2.617 personel TNI dan Polri se-Solo Raya sebagai petunjuk pelaksanaan tugas bagi TNI dan Polri dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengarahan dilakukan di Ballroom Alila Hotel, Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 562, Laweyan, Solo (Surakarta), Jawa Tengah, kemarin.
lanjut…

Halaman 1 dari 70 1 2 3 4 5 6 70
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.