www.halopolisi.com menyajikan berita dan informasi seputar dunia kriminal dan kegiatan kepolisian, kegiatan TNI, serta peristiwa umum. || Dapatkan info jadwal SIM dan Samsat Keliling Jatim setiap hari di halopolisi.com. || Jika Anda menemui penyimpangan tindakan anggota Polri atau PNS Polri, catat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Laporkan ke Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615) atau pengaduan di Website Div Propam Polri (www.propam.polri.go.id) atau twitter Div Propam Polri (@propampolri) atau Facebook Div Propam Polri(propam.polri).

Panglima TNI Kunjungi Satuan di Wilayah Malang

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi para Asisten Panglima TNI, Pangdam V/Brw dan Kapuspen TNI, mengunjungi lokasi rencana pembangunan kolam renang di Lapangan Rampal Kodam V/Brawijaya, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Malang dan Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Abdurahman Saleh yang berada di wilayah Kota/Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (17/7/2017).(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-71 di Monas

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta Ibu Nenny Gatot Nurmantyo menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-71 tahun 2017 dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017). Turut hadir pada acara tersebut, diantaranya Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Tinjau Lokasi dan Kesiapan Peringatan Hari TNI ke-72 di Cilegon

BANTEN (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A, Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, WakasauMarsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI meninjau langsung lokasi dan kesiapan tempat pelaksanaan Peringatan Hari TNI ke-72 yang akan digelar pada tanggal 5 Oktober 2017, di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, kemarin.
 
Panglima TNI beserta rombongan dengan menggunakan 2 Helikopter Bell 412 milik TNI, berangkat dari Mabes TNI Cilangkap pukul 08.00 WIB dan tiba di Pelabuhan Indah Kiat Cilegon, Banten sekitar pukul 08.45 WIB.
 
Setibanya di lokasi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan disambut oleh Wakil Gubernur Banten, Pangdam III/Siliwangi, Kapolda Banten dan para Pejabat Pemda Provinsi Banten.
 
Selanjutnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan langsung menuju lokasi yang direncanakan sebagai tempat Peringatan Hari TNI ke-72, diantaranya tempat pelaksanaan upacara, penempatan Alutsista TNI, Daerah Persiapan dan Sasaran Demonstrasi, serta lokasi lain untuk akomodasi dan pengunjung dari masyarakat setempat.
 
Dalam rangkaian Peringatan Hari TNI ke-72 tahun 2017, Panitia (Pusat dan Daerah) akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain:Bakti Sosial Kesehatan, diantaranya Pengobatan Umum, Operasi Katarak, Operasi Bibir Sumbing, Pelayanan KB/Kebidanan, Sunatan Massal, Pelayanan Gigi, Donor Darah, Pemberian Alat Bantu Dengar, Kaca Mata Plus Minus dan Kursi Roda serta kegiatan sosial lainnya seperti Bazar dan pembagian sembako.
 
Kegiatan lainnya yaitu Lomba Foto dan Karya Tulis Jurnalistik, Festival Film Nasional, Lomba Dayung dan Renang 1.000 meter, Lomba Para Motor dan Aeromodelling, Lomba MTQ, MHQ dan Hadro serta Lomba Lagu Rohani dan Perjuangan.
 
Dalam rangkaian Peringatan Hari TNI ke-72 tahun 2017,  TNI juga menghadirkan 1.000 siswa/i berprestasi dari seluruh wilayah tanah air, khususnya pulau-pulau terluar dan daerah perbatasan, melaksanakan ziarah ke makam mantan Presiden RI dan Panglima Besar Jenderal Sudirman, nonton bareng Prajurit TNI bersama masyarakat film “Merah Putih Memanggil” yang direncanakan akan diputar secara serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia, pada tanggal 5 Oktober 2017.
 
Itu semua sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan TNI kepada masyarakat, yang telah mendukung tugas-tugas yang dilaksanakan TNI.  Hal ini juga sejalan dengan tema Peringatan Hari TNI ke-72 tahun 2017, yaitu “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.(puspen tni/ziz)
FOTO: Panglima TNI saat meninjau kawasan pantai cilegon.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Buka Puasa Bersama Ribuan Masyarakat Jatim

SURABAYA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melaksanakan Buka Puasa bersama ribuan masyarakat Jawa Timur, terdiri dari kalangan Ulama, Ustadz, Yatim Piatu, Keluarga Besar TNI-Polri dan FKPPI di Lapangan Hitam Kesatrian Sutedi Senaputra, Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur, kemarin.
 
Mengawali sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Jawa Timur, karena masyarakatnya guyub dan saling menghargai serta masih patuh kepada para Alim Ulamanya, sehingga semuanya bisa aman.  
“Sejak dahulu, Jawa Timur sudah menjadi barometer keamanan di Indonesia dan ini sudah sampai ke dunia internasional,” ucapnya.
 
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, sudah hampir delapan bulan terakhir di Jakarta telah terjadi bermacam-macam peristiwa dan sebagainya, tetapi di Jawa Timur kondisinya aman-aman saja.  
“Saya yakin karena di Jawa Timur masyarakatnya guyub, saling menghargai dan masih patuh kepada para alim ulamanya, sehingga semuanya bisa aman,” ujarnya.
 
“Kalau Jawa Timur ngamuk, yang ngamuk bukan tentaranya tapi rakyatnya, dan tentara sekutu pakai senjata yang berat bagaimanapun, tidak bisa mengalahkan Jawa Timur.  Semuanya berani karena dipimpin oleh ulamanya, ulamanya yang mendoakan semua santrinya maju, ini yang luar biasa Jawa Timur. Ini suatu berkah yang luar biasa,” tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa, kalau ingin mendapatkan kebahagiaan, hendaknya bisa sama-sama saling memberi sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik itu memberikan maaf, mendoakan, maupun berprasangka yang baik kepada siapapun.
 
Mengakhiri pengarahannya di hadapan ribuan masyarakat Jawa Timur, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan cerita bahwa, di salah satu kampus ada seorang dosen dengan mahasiswanya sedang berjalan di dekat taman dan melihat ada sepasang sepatu yang sudah sangat kumal.  
“Pak Dosen, itu ada sepatu, pasti sepatunya tukang kebun yang sedang istirahat, bagaimana kalau kita ambil sepatunya terus kita sembunyikan, lalu kita lihat bagaimana reaksi dia,” ucap si mahasiswa.
 
Mendengar apa yang disampaikan sang mahasiswa, Dosen yang arif mengatakan, “kamu ini mau mencari hiburan di atas penderitaan orang lain, kamu kan orang kaya, coba kamu masukkan beberapa lembar uang seratus ribuan ke dalam sepasang sepatu tukang kebun yang sedang istirahat itu, kira-kira kita lihat reaksinya,” katanya.
 
Beberapa saat kemudian si tukang kebun datang dan begitu dia hendak memakai sepatu, dia rasakan di dalam sepatunya ada sesuatu yang mengganjal, ternyata di dalam sepatu tersebut ada beberapa lembar uang ratusan kertas. Dia lihat kiri kanan tidak ada orang, akhirnya uangnya dia remes, dia pegang, kemudian dia bersujud sambil berdoa dan menangis, lalu berucap… Ya Allah engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang, engkau tahu bahwa hari ini anak-anakku belum makan dan istriku sedang sakit. Dia bersujud sambil meneteskan air mata, syukur Alhamdulillah saya mendapat rezeki sambil menengok ke atas.
 
Melihat kejadian tersebut, si mahasiswa meneteskan air mata. Sambil memegang pundak si mahasiswa, sang dosen mengatakan sekarang kamu sudah mendapatkan kebahagiaan yang lebih.
“Hari ini saya mendapatkan makna dan ilmu yang sangat luar biasa yang tidak mungkin saya lupakan dan saya bisa memahami maknanya, bahwa apabila kita memberi kita akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih daripada kita menerima,” tutur si mahasiswa kepada dosennya.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, dari cerita di atas dapat diambil kesimpulan kalau memahami itu semuanya, pasti hidup ini akan damai, karena orang tidak pernah berprasangka buruk dan orang selalu memberi dan memaafkan.
“Saya pikir inilah yang diterapkan di Jawa Timur, sehingga Jawa Timur semuanya aman-aman saja dan guyub guyub semuanya,” pungkasnya.
 
Turut hadir pada acara tersebut antara lain para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dan Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Lukman.(puspen tni)
FOTO: Panglima TNI saat buka puasa bersama masyarakat Jatim.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Terima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore

MALUKU (halopolisi.com) – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore “Kapita Malamo Nyili Gulu-Gulu Kesultanaan Tidore” yang artinya Panglima Perang Besar di Wilayah Jauh Kesultanan Tidore, di Istana Kesultanan Tidore, Maluku Utara, kemarin.
lanjut…

Panglima TNI: Teroris Musuh Seluruh Komponen Bangsa Indonesia

JAKARTA (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa teroris merupakan musuh seluruh komponen bangsa Indonesia tanpa terkecuali dan teroris itu adalah kejahatan terhadap negara.  
Demikian ditegaskan Panglima TNI menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Pusat, kemarin.
 
Terkait masalah terorisme, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Forum ke-14 ACDFIM tahun 2017 beberapa waktu lalu di Filipina juga menyampaikan bahwa aksi terorisme yang selama ini terjadi telah meluas ke berbagai bentuk kepentingan, baik aspek ideologi, ekonomi, sosial budaya dan bahkan pertahanan keamanan.
“Dalam upaya penanggulangan terorisme, Indonesia telah melakukan berbagai langkah strategis baik pada skala nasional, regional dan internasional,” katanya.
 
Panglima TNI menjelaskan, pada lingkup nasional, pelibatan TNI pada penanggulangan terorisme dilakukan melalui penempatan personel TNI pada lembaga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), pembentukan dan penyiapan Satuan Gultor TNI AD, TNI AL dan TNI AU, menyelenggarakan Latgab Satgultor TNI, dan Latgab Satgultor TNI dengan Polri.
 
Sedangkan pada tataran regional dan internasional, dilakukan beberapa langkah antara lain, meningkatkan kerja sama Sharing Information/ Intelligence antar negara-negara sahabat, melaksanakan patroli koordinasi dengan negara-negara sahabat; dan Latihan Bersama (Latma) Satgultor TNI dengan negara-negara sahabat.
 
Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Qadarrasmadi dan Saritilawah oleh Ahmad Nur, serta ceramah agama dan ditutup dengan doa dipimpin oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Dilanjutkan buka puasa bersama dan Shalat Maghrib berjamaah, dengan Imam Ustadz Husni Ismail.
 
Acara Buka Bersama dihadiri oleh diantaranya, Presiden RI Joko Widodo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Agus Hermanto serta Ketua KPU Arief Budiman.(puspen tni/ziz)
FOTO: Panglima TNI saat menghadiri buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR.(puspen tni/ziz)

Panglima TNI Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan

ACEH (halopolisi.com) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi para Asisten Panglima TNI dan beberapa Kepala Badan Pelaksana Pusat (Kabalakpus) TNI melaksanakan kunjungan pertamanya di Banda Aceh dalam rangka Safari Ramadhan bertempat di Lapangan Makodam Iskandar Muda (IM), Banda Aceh, kemarin.

Mengawali sambutannya Panglima TNI menyampaikan rasa syukurnya dapat melaksanakan silaturahmi bersama 3.000 Prajurit dan PNS TNI  di jajaran Kodam Iskandar Muda serta berbagai kebahagiaan dengan anak yatim di Bulan Suci Ramadhan 1438 H.

“Saya bersyukur, Alhamdulillah bisa berada disini melaksanakan buka puasa dan tarawih bersama dengan anak yatim serta para Prajurit jajaran Kodam Iskandar Muda, yang juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh Agama dan Masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan ini Safari Ramadhan saya yang pertama kali,” katanya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa buka puasa dan tarawih bersama sangat penting karena bisa bersilaturahmi dan mendengarkan tausiyah sambil menunggu waktu buka puasa.

“Semua ibadah di Bulan Ramadhan sangat bermanfaat dan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI tidak lupa mengajak seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk selalu berbagi kebahagian dengan sesama.

“Berbagi kebahagian bukan hanya dalam bentuk materi tetapi ucapan yang menyenangkan atau senyum yang tulus dapat membuat orang bahagia dan pahalanya luar biasa,” katanya.

 

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan meninjau pembangunan Rumah Susun Sederhana (Rusuna) Dinas Rindam yang terdiri dari 3 lantai dan 36 unit tipe 45 plus. Pembangunan Rusuna ini telah mencapai tahap akhir (96%) dan akan dapat difungsikan dalam waktu 2 minggu kedepan.

Rusuna yang terletak di sekitar kompleks Rindam Iskandar Muda tersebut merupakan salah satu program Panglima TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah Prajurit dan PNS TNI di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Selain untuk memelihara moril prajurit beserta keluarganya, bangunan Rusuna ini diharapkan menjadi model hunian yang ideal dimasa yang akan datang.

Turut hadir dalam acara tersebut Pangdam IM, Kasdam IM, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Irdam IM, Danrindam IM, Asintel Kasdam IM, Aspers Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Aster Kasdam IM, Wakil Gubernur, Wakapolda Aceh, Kajati Aceh, Ketua DPR Aceh, Wali NAD, Kabinda Aceh, Kakanhan Aceh, Ketua MPU Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat berbagi kebahagiaan bersama warga Aceh.(puspen tni/ziz)

HUT ke-69, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Gelar Lomba Nyanyi Kebangsaan

KEEROM (halopolisi.com) – Dalam rangka memperingati HUT ke-69, Yonif Mekanis 512 Quratha Yudha yang ditugaskan di Pos Komando Taktis Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG menggelar lomba menyanyi ke para siswa SMP Negeri Senggi Kabupaten Kerom.

Komandan Satgas Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf Budi Handoko dalam sambutanya mengatakan, kegiatan lomba menyanyi lagu Kebangsaan ini selain untuk memperingati HUT Yonif Mekanis 512/QY Ke-69 TA juga bertujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme bagi calon penerus bangsa yang masih duduk di bangku sekolah tingkat menengah pertama di Distrik Senggi Kabupaten Kerom.

“Kegiatan lomba nyanyi lagu kebangsaan ini kita lakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme bagi siswa yang duduk di bangku SMP,” tegas Letkol Budi.

Menurutnya, dengan berlandaskan moto ‘Berani Pantang Mundur, Suci, Bijaksana’ seluruh prajurit Yonif Mekanis 512/QY untuk mengajak seluruh peserta yang ikut berpartisipasi dalam ajang perlombaan ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk belajar, berani tampil, menumbuhkan percaya diri, dan juga memupuk jiwa nasionalisme serta cinta tanah air sehingga timbul rasa bela negara di dalam diri para siswa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan silaturahim yang tidak hanya sampai disini saja akan tetapi harus tetap kita jaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Mengakiri sambutanya, Danyonif Mekanis 512/QY juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Yonif Mekanis 512/QY, peserta lomba menyanyi lagu kebangsaan dan kepada bapak ibu guru yang telah mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan lomba bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar.(puspen tni/ziz)

FOTO: Yonis Mekanis 512/QY saat menggelar lomba nyanyi kebangsaan.(puspen tni/ziz)

 

Panglima TNI Minta Prajurit Jaga Kepercayaan Rakyat

BALIKPAPAN (halopolisi.com) – Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan luar biasa dari masyarakat Indonesia, karena berdasarkan hasil dari berbagai survey, sampai saat ini TNI adalah institusi paling dipercaya oleh rakyat.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.145 Prajurit dan PNS TNI, bertempat di Aula Markas Kodam VI/Mulawarman Jl. Jenderal Sudirman No 1, Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Presiden RI Ir. H Joko Widodo usai menyaksikan latihan PPRC TNI tahun 2017, dihadapan prajurit mengungkapkan rasa bangga dengan TNI. Beliau juga mengatakan bahwa TNI merupakan institusi yang dipercaya, dan kepercayaan rakyat sangat tinggi.

“Jangan kecewakan rakyat, setiap prajurit harus memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, kepada prajurit TNI untuk selalu menjaga kepercayaan rakyat,” pesannya.

Di hadapan ribuan prajuritnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan agar para Prajurit TNI jangan melanggar aturan hukum yang berlaku, kalau tentara melanggar aturan hukum, hukumannya lebih berat. Karena begitu masuk pendidikan militer yang pertama kali diajarkan adalah disiplin menjalankan aturan dan semuanya harus mengikuti aturan.

Terkait dengan masalah hukum, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa di Indonesia bahkan dunia uang bisa berkuasa dan hukum bisa dibeli dengan uang. Oleh karena itu, prajurit TNI jangan sampai bisa dibeli oleh orang-orang tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa selaku Panglima mempunyai kewenangan untuk menjaga nama baik institusi TNI.

“Apapun pangkat dan jabatanmu, jangan sekali-kali melanggar hukum apalagi korupsi. Saya akan kejar sampai kemana pun juga, karena hukum adalah Panglima bagi prajurit,” tegasnya.

Sementara itu dihadapan awak media Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa kedatangannya ke Kodam VI/Mulawarman untuk memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di Balikpapan dan menyampaikan rasa bangga Presiden RI Joko Widodo pada saat menyaksikan latihan PPRC TNI tahun 2017 di Natuna, karena ketiga matra telah menunjukkan kemampuan, keterpaduan dan kerja sama yang baik dalam suatu operasi tempur yang diaplikasikan melalui latihan PPRC TNI.(puspen tni/ziz)

FOTO: Panglima TNI saat memberikan arahan pada prajurit.(puspen tni/ziz)

Saksikan Latihan PPRC, Presiden Nyatakan Kebanggaan pada TNI

KEPRI (halopolisi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan para Kepala Staf Angkatan sangat bangga kepada prajurit TNI saat menyaksikan secara langsung Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2017 yang mengerahkan 5.900 prajurit TNI dan berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI dari AD, AL dan AU, bertempat di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), kemarin.

Usai menyaksikan Latihan PPRC TNI, di hadapan awak media Presiden mengatakan bahwa TNI menunjukkan kesiapsiagaan mempertahankan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman militer.

“Latihan PPRC TNI yang telah kita saksikan secara langsung semuanya menunjukkan kesiapan TNI dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita lihat bersama kesiapan latihan baik pertempuran darat, laut dan udara betul-betul dalam keadaan siap, apabila diperlukan oleh negara,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa latihan ini sangat penting sekali.

“Ingin kita tunjukkan betapa solidnya TNI mengadakan latihan dalam rangka kesiapan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Presiden memberikan pengarahan kepada prajurit TNI di Aula Kartika, Base Camp PPRC TNI tentang tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Institusi TNI.

“Ada public trust, rangkingnya tinggi sekali. Saya titip kepercayaan itu dan kita jaga bersama-sama. Karena membangun kepercayaan itu tidak sehari atau dua hari dan setahun atau dua tahun. Ini berjenjang dan butuh waktu yang lama, jaga kepercayaan itu,” tegasnya.

“Saya sangat bangga sekali melihat Latihan PPRC TNI, betapa sangat terintegrasi dan terpadunya kerja sama di antara pasukan darat, laut dan udara. Sehingga bisa memenangkan pertempuran dalam latihan ini. Pesan saya, prajurit jangan cepat puas karena masih banyak hal-hal yang perlu kita perbaiki dan benahi terutama di bidang Alutsista, yang harus mengikuti perubahan teknologi semakin cepat,” ungkap Presiden.

Presiden RI mengingatkan para prajurit TNI agar selalu berhati-hati dalam bersikap dan bertindak supaya kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap tinggi.

“Jangan rusak kepercayaan publik gara-gara hal-hal yang sebetulnya bisa kita hindari,” tuturnya.

Latihan PPRC TNI tahun 2017 yang mengangkat tema “PPRC TNI Menghancurkan Kekuatan Musuh di Natuna Guna Mengembalikan Keutuhan Wilayah Nasional Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, bertujuan untuk menunjukkan kemampuan  dan kekuatan TNI serta profesionalisme prajurit dan kecanggihan Alutsista, sasarannya adalah mewujudkan keyakinan pimpinan nasional dan rakyat Indonesia terhadap kemampuan TNI dalam peperangan dan menimbulkan detterence effect.

 

Turut hadir menyaksikan Latihan PPRC TNI tahun 2017 diantaranya, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.(puspen tni/ziz)

 

FOTO: Presiden Jokowi bersama Panglima TNI saat melihat langsung latihan PPRC.(puspen tni/ziz)

Halaman 1 dari 50 1 2 3 4 5 6 50
Tentang Kami || Redaksi|| Kontak || Disclaimer||
Copyright © 2014 HALOPOLISI.